masker wajah tagged posts

Taati Protokol Kesehatan agar Naik Ojek Tetap Aman

Setelah hampir tiga bulan Indonesia berada dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka menekan persebaran virus corona penyebab covid-19, para pemegang kebijakan mulai melonggarkan aturan itu. Hasilnya, beberapa aktivitas yang umum terjadi sehari-hari kembali begeliat, salah satunya adalah naik ojek daring atau online.

Selama masa PSBB, pemerintah memang melarang segala aktvitas antar dan jemput dengan menggunakan ojek daring. Hal itu dilakukan lantaran potensi persebaran virus dari dan ke pengemudi dan penumpang cukup besar.

Alhasil, sektor usaha yang tengah menjamur dan marak kiwari ini lesu seketika. Penyedia jasa hanya dapat melayani antar-jemput barang dan makanan. Kini, masa-masa yang berat bagi semua pihak itu sudah mulai berangsur pulih. Masyarakat dapat kembali memanfaatkan ojek daring untuk mengantarkannya ke tujuan.

Akan tetapi, stake holder terkait mewanti-wanti untuk selalu menaati protokol kesehatan agar tidak terjadi lonjakan kasus covid-19 di Indonesia. Seperti dilansir dari laman web Kawal Covid-19, berikut ini beberapa hal yang harus dipatuhi oleh setiap individu dalam layanan jasa ojek daring agar aktivitas naik ojek tetap dapat berjalan dengan aman dan lancar tanpa perlu khawatir terjadi penularan satu dengan lainnya:

  • Untuk Pengemudi
  • Bila Anda sakit (demam, batuk, atau pilek), Anda tidak boleh mengemudikan motor atau mobil. Mohon beristirahat di rumah dan berkonsultasi dengan petugas kesehatan.
  • Mohon menyediakan hand sanitizer di motor atau mobil.
  • Bersihkan semua tempat yang sering disentuh oleh tangan, seperti kemudi motor atau mobil, pegangan rem, pegangan tangan penumpang, kursi penumpang, sabuk pengaman, dan gagang pintu mobil) dengan cairan pembersih minimal sekali setiap hari.
  • Mohon menggunakan masker saat membawa penumpang.
  • Batasi interaksi fisik dengan penumpang.
  • Minta penumpang untuk cuci tangan dengan hand sanitizer sebelum masuk ke dalam mobil atau naik ke kursi penumpang pada motor.
  • Jika menggunakan pembayaran tunai di tempat, cuci tangan dengan hand sanitizer sebelum dan sesudah melakukan transaksi pembayaran.
  • Setelah penumpang turun, bersihkan kursi, sabuk pengaman, pegangan penumpang motor, dan gagang pintu mobil dengan menggunakan cairan pembersih.

Jika di atas adalah hal-hal yang harus dilakukan pengemudi ojek atau taksi daring, di bawah ini adalah prosedur yang harus ditaati penumpang:

  • Untuk Penumpang
  • Jika Anda adalah Orang dalam Pengawasan atau ODP, Anda wajib menggunakan masker saat naik ojek.
  • Jika ada bukan ODP atau Pasien dalam Perawatan (PDP) tapi memiliki gejala covid-19, seperti panas, batuk, pilek, dan/atau sesak napas, Anda wajib menggunakan masker saat naik ojek.
  • Pastikan Anda mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam mobil atau naik ke kursi penumpang pada motor.
  • Sebaiknya lakukan pembayaran nontunai dan hindari transaksi tunai untuk meminimalisir sentuhan.
  • Batasi interaksi fisik dengan pengemudi.
  • Jika naik ojek motor, peganglah pegangan tangan di belakang kursi penumpang dan jangan memegang pengemudi.
  • Jika menggunakan pembayaran tunai, selalu cuci tangan dengan hand sanitizer sebelum dan sesudah melakukan pembayaran.

***

Kita tak dapat memungkiri jika layanan jasa ojek atau taksi daring memiliki potensi yang besar dalam persebaran virus corona. Namun, banyak dari kita yang terpaksa dan tak dapat menghindari aktivitas tersebut. Oleh karenanya, jangan pernah terlena dan selalu waspada.

Protokol kesehatan yang telah dirumuskan di atas tentu saja hanya akan efektif memutus rantai persebaran virus corona jika semua pihak dapat menjalankannya dengan baik. Pada akhirnya, kita harus mengakui bahwa itu semua disiapkan agar aktivitas naik ojek tetap dapat berlangsung tanpa harus mempertaruhkan kesehatan kita.

Read More