makanan sehat tagged posts

Ungkap Manfaat Kefir untuk Kesehatan Berikut Ini

beragam manfaat kefir untuk kesehatan tubuh

Sudah pernah mendengar kefir? Secara kasat mata, kefir serupa dengan tekstur yogurt, namun kurang populer dan masih banyak orang yang belum mengetahui manfaat kefir untuk kesehatan ini. Kefir adalah sejenis minuman fermentasi yang mengandung probiotik, bahkan dikatakan bahwa kandungan probiotik di dalamnya lebih baik jika dibandingkan dengan yogurt.

Kata kefir diambil dari bahasa Turki yang memiliki arti ‘merasa baik‘. Bukan tanpa alasan, masyarakat lokal setempat merasakan tubuhnya lebih baik setelah mengonsumsi kefir ini. 

Biji kefir terbuat dari campuran bakteri baik dengan ragi, lalu diolah dengan susu kambing maupun sapi, baru dapat dikonsumsi. Ada banyak sekali manfaat kefir untuk kesehatan, di antaranya:

  • Diyakini efektif membantu menurunkan berat badan

Kefir merupakan salah satu asupan yang direkomendasikan bagi individu yang sedang dalam program diet menurunkan berat badan. Hal ini didukung oleh sebuah riset yang dilakukan pada hewan uji. Penelitian tersebut menghasilkan fakta bahwa tikus obesitas secara efektif turun berat badannya setelah mengonsumsi kefir.

Walaupun begitu, memang penelitian ini masih membutuhkan riset lanjutan lainnya untuk mengonfirmasi manfaat kefir untuk menurunkan berat badan manusia.

  • Menjaga kesehatan pencernaan

Sebagai salah satu sumber probiotik, kefir dipercaya dapat menjaga keseimbangan bakteri baik dalam usus. Atas alasan tersebut, manfaat kefir juga dipercaya berguna untuk menjaga kesehatan pencernaan. Selain itu, kefir juga diyakini mampu mengatasi permasalahan pencernaan, seperti infeksi H. pylori, irritable bowel syndrome (IBS), dan lainnya.

  • Mampu menurunkan kolesterol jahat

Manfaat kefir yang lainnya, yaitu dipercaya mampu menurunkan kolesterol. Sebuah penelitian yang membagi partisipannya untuk meminum 2 porsi susu rendah lemak per hari, 4 porsi susu rendah lemak per hari, dan 4 porsi kefir per hari, memberikan hasil bahwa partisipan yang mengonsumsi kefir secara rutin mengalami penurunan kolesterol jahat (LDL).

Hal ini didukung oleh kandungan probiotik yang terkandung di dalam kefir. Kandungan tersebut diyakini mampu mengontrol jumlah kolesterol yang dicerna tubuh dari makanan yang dikonsumsi.

  • Kaya akan nutrisi baik

Segala manfaat kefir untuk kesehatan datang dari kandungan nutrisinya yang baik. Dalam segelas kefir atau setara dengan 175 mililiter kefir rendah lemak, terdapat berbagai nutrisi baik, seperti:

  • Protein, 4 gram
  • Kalsium, 10% dari rekomendasi asupan harian (RAH)
  • Fosfor, 15% dari RAH
  • Vitamin B12, 12% dari RAH
  • Riboflavin atau vitamin B2, 10% dari RAH
  • Magnesium, 3% dari RAH

Di samping nutrisi yang telah disebutkan, kefir juga mengandung vitamin D, mineral, dan probiotik yang mampu mengoptimalkan kesehatan sistem pencernaan. 

Namun, di satu sisi, kefir mengandung lemak, karbohidrat, dan kalori yang jika dikonsumsi secara berlebihan dapat menimbulkan efek samping pada kesehatan tubuh Anda. Hal ini tergantung pada kadar jenis susu yang digunakan untuk mengolah kefir tersebut.

  • Menyeimbangkan gula darah

Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan pada 2015, menyebutkan bahwa para ahli meneliti perbedaan kefir dan susu fermentasi lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar keseimbangan gula darah pada pasien diabetes. Dari riset tersebut, ditemukan hasil bahwa kefir mampu menurunkan lebih banyak gula darah jika dibanding dengan susu fermentasi umum yang ada di pasaran.

Read More

Manfaat Zat Besi: Baik Bagi Tubuh 

Setiap orang membutuhkan berbagai sumber mineral untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Salah satu sumber mineral yang dapat dikonsumsi adalah zat besi. Manfaat zat besi tidak hanya sekedar pembentukan energi, namun juga dapat memberikan manfaat lain seperti menjaga daya tahan tubuh.

Zat besi dapat dikonsumsi baik secara alami maupun dalam bentuk suplemen. Banyak makanan yang mengandung zat besi yang bisa dikonsumsi. Contoh makanan tersebut adalah daging sapi, bayam, dan kacang merah. Meskipun memberikan berbagai manfaat bagi tubuh, tidak semua manusia dapat mengkonsumsi zat besi dalam jumlah yang sama. Hal tersebut bergantung pada jenis kelamin, usia, serta kondisi kesehatan mereka.

Apa Saja Manfaat Zat Besi?

Setiap orang bisa mengkonsumsi makanan yang terdapat zat besi setiap hari, untuk membantu mereka melakukan aktivitas sesuai kebutuhan. Ada baiknya jika Anda mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Manfaat zat besi adalah sebagai berikut:

  1. Meningkatkan hemoglobin

Zat besi bisa Anda konsumsi karena dapat meningkatkan hemoglobin. Hemoglobin merupakan protein merah dimana kegunaannya dapat mengangkut oksigen dalam darah. Hemoglobin juga merupakan cara untuk mencegah anemia.

2. Meningkatkan kekuatan otot

Mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi juga dapat meningkatkan kekuatan otot. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan penurunan elastisitas otot sehingga membuat otot manusia kendur.

3. Mengurangi rasa lelah

Zat besi dapat dikonsumsi jika Anda merasa lelah. Kekurangan zat besi bisa terjadi pada seseorang, baik yang menderita anemia maupun tidak.

4. Meningkatkan kekebalan tubuh

Manfaat lain dari zat besi adalah meningkatkan kekebalan tubuh manusia. Mineral tersebut akan meningkatkan produksi hemoglobin yang akan membawa oksigen ke sel, jaringan, dan organ tubuh yang rusak sehingga proses penyembuhan tubuh bisa dimulai dengan cepat.

5. Menjaga kehamilan

Manfaat lain dari zat besi adalah mampu menjaga kondisi kehamilan. Selama masa kehamilan, produksi sel darah merah dan volume darah meningkat supaya dapat memenuhi kebutuhan ibu dan bayi yang dikandung. Selain itu, kebutuhan zat besi di dalam tubuh juga meningkat.

Ibu hamil yang kekurangan zat besi di dalam tubuh memiliki risiko yang lebih besar terhadap proses persalinan prematur dan melahirkan bayi dengan berat badan rendah. Tidak hanya itu, kekurangan zat besi juga bisa memicu risiko infeksi.

6. Meningkatkan konsentrasi

Manfaat lain dari zat besi adalah mampu meningkatkan konsentrasi manusia. Zat besi bisa dikonsumsi untuk meningkatkan kemampuan kognitif mereka sehingga dapat membantu mereka fokus pada aktivitas yang ingin dikerjakan.

7. Meningkatkan kualitas tidur

Zat besi juga berguna untuk meningkatkan kualitas tidur manusia. Jika manusia kekurangan zat besi, maka dapat menyebabkan insomnia, apnea tidur, dan akan kesulitan untuk tidur nyenyak pada malam hari.

Seberapa Banyak Asupan Yang Dapat Dikonsumsi?

Setiap orang dapat mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Namun jumlah asupan pada setiap orang berbeda-beda. Jumlah asupan dapat dikonsumsi berdasarkan kelompok berikut:

  1. Bayi

Jika bayi yang usianya berada di antara 0 hingga 6 bulan, maka asupannya adalah sebanyak 0,27 mg. Jika bayi yang usianya berada di antara 7 hingga 12 bulan, maka asupannya adalah sebanyak 11 mg.

2. Anak-anak

Jika anak yang usianya berada di antara 1 hingga 3 tahun, maka asupannya adalah sebanyak 7 mg. Jika anak yang usianya berada di antara 4 hingga 8 tahun, maka asupannya adalah sebanyak 10 mg.

3. Laki-laki

Jika laki-laki berusia di antara 9 hingga 13 tahun, maka asupannya adalah sebanyak 8 mg. Jika laki-laki berusia di antara 14 hingga 18 tahun, maka asupannya adalah sebanyak 11 mg. Jika laki-laki berusia 19 tahun ke atas, maka asupannya adalah sebanyak 8 mg. 

4. Perempuan

Jika perempuan berusia di antara 9 hingga 13 tahun, maka asupannya adalah sebanyak 8 mg. Jika perempuan berusia di antara 14 hingga 18 tahun, maka asupannya adalah sebanyak 15 mg. Jika perempuan berusia di antara 19 hingga 50 tahun, maka asupannya adalah sebanyak 18 mg. Jika perempuan berusia 51 tahun ke atas, maka asupannya adalah sebanyak 8 mg.

Jika perempuan yang sedang menjalani masa kehamilan, maka asupan zat besi adalah sebanyak 27 mg. Jika perempuan yang menyusui di usia 14 hingga 18 tahun, maka asupan zat besi adalah sebanyak 10 mg. Jika perempuan yang menyusui di usia lebih dari 19 tahun, maka asupan zat besi adalah sebanyak 9 mg.

Apakah Ada Efek Samping Dari Zat Besi?

Meskipun zat besi dapat memberikan banyak manfaat bagi tubuh, zat besi juga dapat memicu efek samping berupa mual, muntah, diare, dan sembelit. Oleh karena itu, jumlah asupan zat besi harus sesuai yang disebutkan di atas.

Kesimpulan

Di atas merupakan informasi tentang manfaat zat besi yang perlu Anda pahami. Ada berbagai makanan yang mengandung zat besi, namun perlu diperhatikan asupannya setiap hari. Meskipun demikian, zat besi merupakan sumber mineral yang dapat mendukung kebutuhan Anda setiap hari.

Read More