cinta tagged posts

Kehamilan Dapat Mengubah Hubungan Anda dan Pasangan

Pada saat hamil, seorang wanita akan mengalami perubahan bentuk tubuh cukup drastis. Perubahan tersebut berupa payudara semakin membesar, perut lebih lebar, dan pergelangan kaki yang membengkak. Perubahan bentuk tubuh ini pun dapat memengaruhi hubungan dengan pasangan. Sederhananya, cinta dan kehamilan bisa menjadi kombinasi yang rumit.

Pada saat kehamilan ini, pasangan suami istri harus bisa saling menjaga perasaan masing-masing dan saling memahami satu sama lain. Berikut ini adalah lima hal dalam kehamilan yang dapat mengubah hubungan pasangan suami istri!

Lebih Manja Terhadap Pasangan

Hormon kehamilan yang mengalir melalui tubuh dapat memiliki dampak besar pada emosi wanita hamil dan memicu perasaan panik. Hal itu senada dengan ungkapan Cathy O’Neil, salah satu penulis buku Baby proofing Your Marriage,bahwa banyak wanita mengalami ketakutan akan ditinggalkan selama awal kehamilan. Bahkan wanita paling mandiri sekalipun mengkhawatirkan suaminya akan pergi atau terluka dalam kecelakaan.

Ketakutan tersebut sering menyebabkan wanita hamil membuat permintaan aneh dan tidak masuk akal, seperti memeriksa keadaan pasangan setiap 30 menit sekali. Jika Anda mengalami kecemasan emosi seperti ini sebaiknya katakan langsung dengan pasangan Anda.

Biarkan pasangan tahu jika Anda sangat membutuhkan pelukan dan perhatian ekstra. Dan sebagai pasangan wanita hamil, Anda tidak perlu khawatir karena semua kekhawatiran istri Anda wajar. Justru sebaiknya berikanlah perhatian dan pelukan hangat agar ia merasa tenang.

Tidak Memiliki Perasaan yang Sama

Begitu seorang wanita mengetahui jika dirinya hamil, secara otomatis Ia akan merasa menjadi seorang Ibu. Namun hal ini tidak dirasakan oleh pasangannya, suami tidak lantas merasa menjadi Ayah sebelum bersuka cita menggendong bayi.

Menurut O’neil, hal ini bukan berarti pasangan tidak bersemangat menjadi orang tua. Hanya saja suami tidak merasakan kedekatan yang sama dengan situasi yang Anda rasakan. Saat dihadapkan pada situasi seperti ini cobalah untuk tidak merasa kesal.

Pasangan Merasa Diabaikan

Saat masa kehamilan, seorang wanita akan cenderung fokus memperhatikan bayi yang ada dalam kandungannya. Sehingga, terkadang pasangan merasa diabaikan dan tidak mendapatkan perhatian seperti biasanya. Agar pasangan tidak merasa diabaikan ajaklah ia untuk mulai berbicara dengan calon bayi Anda.

Selain itu, sisihkan waktu luang Anda untuk membuat makanan favorit pasangan. Atau mengajaknya menonton film favorit selepas suami pulang kerja. Cara-cara tersebut dapat membuat pasangan tetap merasa nomor satu dan tidak diabaikan.

Keintiman akan Meningkat

Selama masa kehamilan Anda akan merasa semakin dekat secara emosional dengan pasangan. Membiasakan diri dengan fungsi tubuh selama masa kehamilan dan membaginya dengan pasangan akan menjadi sesuatu yang menarik. Saat Anda tiba-tiba merasa mual mungkin tampak sedikit memalukan pada awalnya, tetapi itu akan membuat Anda berdua lebih terhubung dari sebelumnya.

Seks Semakin Jarang dan Berkurang

Ketika perut semakin membesar berhubungan intim pun akan semakin sulit tetapi tetap harus diwujudkan. Menurut Craig Malkin, Ph.D., seorang psikolog di Cambridge, penting menjaga hubungan fisik selama kehamilan. Anda harus membicarakannya dengan pasangan sehingga memperkuat ikatan sebagai pasangan suami istri. Ia juga mengatakan bahwa menemukan gairah di saat kehamilan dan berhubungan kembali secara fisik akan membawa Anda lebih dekat dengan pasangan. Jadi, siapkah Anda dengan perubahan-perubahan dalam hubungan yang terjadi dengan pasangan saat kehamilan?

Read More