buah dan sayuran tagged posts

Tidak Begitu Populer, Inilah Manfaat Buah Pepino

Walaupun kurang populer, buah pepino memiliki manfaat yang beragam untuk kesehatan.

Pernahkah Anda mendengar tentang buah pepino? Buah yang berasal dari Amerika Selatan ini memang memiliki ragam sebutan di Indonesia. Ada yang menyebutnya sebagai buah melodi, puspita, husada dewa, timun manis, dan lain sebagainya.

Buah ini umumnya berbentuk bulat atau lonjong. Kulitnya berwarna kuning dengan belang ungu kecokelatan. Cukup banyak orang yang menjadikannya sebagai tanaman hias. Padahal, manfaat buah pepino bagi kesehatan ternyata sangat beragam.

Selain bermanfaat, mengonsumsi buah pepino tidak akan terasa seperti minum obat. Sebab buah ini memiliki kandungan air yang tinggi sehingga menyegarkan, aromanya pun harum.

Manfaat buah pepino

Berdasarkan pengujian yang dilakukan di Laboratorium Uji Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian UGM, buah pepino mengandung vitamin C, protein, serat, lemak, serta beta-karoten. Nah, dengan kandungan tersebut wajar saja bila buah pepino memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

1. Membantu mengelola kadar gula darah

Journal of The Science of Food and Agriculture merilis sebuah hasil penelitian yang menunjukkan bahwa ekstrak buah pepino dapat menghambat perkembangan diabetes. Karena penelitian tersebut diujikan pada tikus yang diabetes, maka untuk memastikan manfaatnya pada manusia masih diperlukan penelitian lebih lanjut.

2. Mengatasi tekanan darah tinggi

Mengatasi tekanan darah tinggi merupakan salah satu manfaat buah pepino. Telah dilakukan penelitian yang menunjang teori tersebut. Hasil penelitian ini juga dirilis oleh Journal of The Science of Food and Agriculture, yaitu dinyatakan bahwa susu pepino yang difermentasi dengan Lactobacillus brevis dapat memberikan efek anti hipertensi.

Pada penelitian tersebut, tikus yang diberi susu pepino terfermentasi menunjukkan penurunan tekanan darah sistolik yang signifikan.

3. Membantu mengendalikan penyakit kanker

Pada banyak kasus, ketika seseorang mengalami kanker, perburukkan penyakit akan semakin cepat terjadi saat kanker mulai menyebar ke berbagai organ. Jika penyebarannya sudah sangat parah, biasanya dokter hanya akan memberikan terapi paliatif saja. Yaitu terapi untuk memperbaiki kualitas hidup pasien, sudah bukan untuk pemulihan lagi. Oleh sebab itu, penting sekali untuk mencegah penyebaran sel kanker ini, agar harapan hidup pasien juga lebih tinggi.

Dalam penelitian yang dirilis oleh Journal of Environmental Pathology, Toxicology, and Oncology, dilaporkan bahwa buah pepino dapat menghambat penyebaran sel tumor atau metastase. Journal of Cancer Research and Therapy juga menyatakan bahwa buah pepino memiliki daya untuk menghambat kanker dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Cara mengonsumsi buah pepino

Sekarang Anda sudah mengetahui manfaat buah pepino. Tentu sayang sekali untuk dilewatkan, bukan? Jika Anda ingin mulai mengonsumsi buah yang satu ini, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui, sebagai berikut:

– Agar lebih cepat matang, sebaiknya simpan buah pepino yang masih mentah pada suhu ruangan.

– Jika sudah matang dan ingin menyimpan buah pepino di dalam lemari pendingin, bungkus terlebih dahulu buah tersebut dengan plastik. Perlu diketahui, buah pepino hanya dapat bertahan selama tiga hari di dalam kulkas.

– Kulit buah pepino memang keras, akan tetapi aman untuk dikonsumsi. Bila Anda tidak menyukainya, kulit buah pepino dapat dikupas sebelum dimakan.

– Buah pepino dingin lebih nikmat untuk disantap. Bisa juga dijadikan pengganti melon atau blewah dalam es buah.

Meski cara mengonsumsinya terbilang mudah dan manfaat buah pepino pun banyak, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter apabila ingin rutin mengonsumsi buah pepino, khususnya bagi Anda yang memiliki kondisi kesehatan tertentu. Sebaiknya Anda juga tidak berpikir untuk mengganti obat dari dokter dengan konsumsi buah pepino, maupun buah lainnya.

Read More