Sering Negative Thinking? Mungkin Ini Faktor Pemicunya

8 types of negative thinking that hold you back as a writer and ...

Biasanya orang yang sedang banyak pikiran akan mengalami negative thinking. Namun hati-hati, jika negative thinking dibiarkan terlalu lama, itu bisa membuat Anda rentan mengalami gangguan mental. Pikiran negatif atau negative thinking yang tidak dikelola dengan baik juga dapat memicu gangguan mental. 

Pola pikir dan bagaimana cara kita menyikapi suatu peristiwa dapat membentuk kesehatan psikologis kita. Terlalu sering negatif thinking, mengkritisi diri, membatasi diri dapat merusak citra diri, sehingga tidak bisa menikmati hidup. 

Dari Mana Datangnya Negatif Thinking? 

  • Pengaruh Lingkungan

Kecenderungan berpikiran negatif tentang diri sendiri ataupun hal di sekitarnya merupakan bahasa yang dipelajari dari lingkungan terdekat. Artinya, jika seseorang tumbuh dalam lingkungan yang mudah untuk mengkritik atau merendahkan orang lain, maka ia cenderung akan melihat hal di sekitarnya dengan cara yang demikian. Hal ini membuat seseorang jadi cenderung merespons negatif secara otomatis, termasuk memandang negatif kepada diri sendiri.

  • Kecenderungan Biologis

Manusia memang secara biologis cenderung lebih mudah menyimpan ingatan negatif dibandingkan ingatan positif. Untuk dapat mempertahankan diri, otak menjadi peka untuk menangkap ancaman yang datang kepada diri. Pikiran negatif adalah bagian dari mekanisme pertahanan diri dari ancaman tersebut.

  • Pelampiasan Emosi 

Seseorang tentu tidak dapat mengontrol sesuatu di luar diri kita. Sebaliknya, kita lebih punya kuasa terhadap diri kita sendiri. Hal inilah yang menjadikan diri kita sebagai objek yang paling mungkin untuk disalahkan atas ketidaknyamanan yang dirasakan. Inilah yang membuat kita sering berpikir negatif tentang diri sendiri maupun orang lain.

Pikiran negatif merupakan sinyal agar kita mulai menyadari kondisi diri, sehingga kita dapat mengevaluasi diri sendiri. Jika pikiran negatif dimaknai dengan baik dan dikendalikan ke dalam porsi yang cukup, pikiran ini sebenarnya akan membantu kita untuk meningkatkan diri ke arah yang lebih baik. 

  • Terlalu Fokus Pada Pengalaman Buruk

Anda selalu fokus pada kesalahan seseorang dan saat-saat dia pernah mengecewakan Anda ketimbang menghargai atau mengapresiasi hal-hal positif yang dia lakukan pada Anda. Di sisi lain, karena  Anda terlalu mencintai seseorang, Anda lebih memilih untuk mengabaikan sikap kasar dia terhadapmu dengan harapan dia pasti akan berubah.

Solusi dari permasalahan ini adalah mintalah pendapat dari orang lain atau para ahli untuk menyadarkan Anda dari pikiran delusional ini. Jangan lupakan aspek positif jika Anda terlalu fokus ke perasaan negative thinking Anda. Pertimbangkan kedua aspek dengan seimbang. Praktikkan self-love dengan melakukan hal-hal yang bisa membantumu berpikiran positif.

Berhentilah Negative Thinking dan Mulailah Berpikir Positif

  • Berhenti Berpikir Berlebihan

Untuk mencegah negative thinking menjadi sumber stres, Anda harus berani menghadapinya dari awal. Pikiran yang berlebihan ini biasanya akan berujung pada banyak hal tak keruan. Inilah sumber negative thinking paling awal.

  •  Menceritakan dengan Orang Terdekat

Jika rasanya sulit untuk bicara dengan diri sendiri, coba luapkan perasaan pada orang terdekat. Selain bisa melegakan hati, menceritakan masalah dengan orang yang dipercaya juga bisa menambah kepercayaan diri serta membantu masalah supaya cepat selesai. Hanya beberapa menit berekspresi dapat membantu Anda mencapai solusi yang benar-benar dapat membantu Anda keluar dari masalah yang sedang dihadapi. 

  • Coba Memikirkan Tentang Semua Kemungkinan yang Bisa Terjadi 

Dibandingkan harus berpikir hal-hal yang negatif, tidak ada salahnya untuk mencoba berpikir berbagai kemungkinan yang dapat terjadi. Misalnya ubah mindset Anda tentang “Kenapa saya gendut sekali ya” dengan “Saya pasti bisa menurunkan beberapa kilogram berat badan”. Setelah itu, coba untuk konsisten melakukan kegiatan positif demi mengejar impian tersebut.

***

Negative thinking biasanya datang dari kebiasaan dan untuk menghilangkannya butuh waktu.  Untuk mengatasi kebiasaan negatif thinking, mulailah dengan mengenali kapan kebiasaan ini muncul. Misalnya, perhatikan cara Anda memandang sebuah peristiwa dan bagaimana bereaksi terhadap berbagai masalah.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>