Cara Membuat Rambut Tebal dengan Mengurangi Kerontokan Rambut

Cegah penipisan rambut dengan mencoba bahan alami sebagai cara membuat rambut tebal

Memiliki rambut yang tebal tentunya menjadi idaman semua orang. Rambut tebal melambangkan kondisi rambut yang sehat dan menarik. Salah satu cara membuat rambut tebal adalah dengan melakukan upaya mengurangi kerontokan rambut.

Rambut yang rontok lama-kelamaan berpengaruh pada ketebalan rambut. Oleh sebab itu, mengurangi kerontokan bisa menjadi cara yang efektif untuk mendapatkan kondisi rambut yang tebal. 

Mengatasi kerontokan rambut untuk menjaga ketebalan rambut

Anda bisa mendapatkan kondisi rambut yang lebih tebal apabila Anda mampu mengatasi kerontokan rambut. Ada beberapa cara membuat rambut tebal dengan mengurangi rambut rontok yang bisa Anda lakukan, yaitu: 

  • Diet sehat

Percaya atau tidak, makanan yang Anda konsumsi sedikit banyak berpengaruh pada kesehatan rambut. Pastikan untuk mengonsumsi lebih banyak makanan sehat dengan nutrisi seperti vitamin C, vitamin B, dan vitamin E.

Jangan lupa, selama melakukan diet, Anda juga perlu mengonsumsi lebih banyak air. Asupan mineral berpengaruh pada kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk kesehatan rambut. 

  • Mengelola stres

Anda pasti sering mendengar masalah rambut rontok yang disebabkan oleh stres. Stres memang memiliki dampak pada kondisi kerontokan rambut  dan menghambat Anda untuk memiliki rambut tebal.

Oleh karena itu, upayakan untuk bisa mengelola stres dengan baik. Anda bisa mengatasi stres dengan berbagai teknik, seperti membaca, terapi melalui musik, meditasi, berolahraga, dan lain sebagainya. 

  • Menggunakan produk anti kerontokan

Memakai produk perawatan rambut dengan efek anti rontok juga bisa menjadi solusi yang tepat bila Anda ingin meningkatkan ketebalan rambut. Produk-produk ini berperan dalam menjaga kekuatan serta elastisitas rambut, sehingga rambut tidak mudah patah dan rontok.

Produk-produk untuk melawan kerontokan rambut tersedia dalam berbagai jenis, mulai dari minyak rambut, krim untuk kulit kepala, shampo, dan lain sebagainya. Gunakanlah produk yang paling sesuai dengan jenis rambut Anda. 

  • Terapi laser

Apabila kondisi kerontokan yang Anda alami cukup parah, Anda mungkin bisa menjalani perawatan berupa terapi laser. Terapi ini menggunakan alat berupa laser untuk menstimulasi pertumbuhan rambut, sehingga cocok dijadikan sebagai salah satu cara membuat rambut tebal. 

Terapi laser tidak harus dilakukan oleh dokter di rumah sakit. Ada banyak alat-alat khusus yang memiliki fungsi sebagai laser rambut. Alat-alat tersebut biasanya disajikan dalam bentuk sisir, brush, dan lain sebagainya. 

Mengubah gaya hidup untuk menghindari kerontokan rambut

Gaya hidup yang Anda jalani mampu memberikan dampak positif maupun negatif pada kondisi kesehatan rambut Anda. Mengubah gaya hidup juga bisa menjadi salah satu cara membuat rambut tebal. 

Anda bisa mencoba mengubah gaya hidup di rumah dengan: 

  • Suplemen zat besi dan zinc

Zat besi dan zinc merupakan salah satu kandungan yang dipercaya mampu menjaga kesehatan rambut, mengurangi rambut rontok dan berkontribusi dalam menjaga rambut tetap tebal. Anda bisa mendapatkannya melalui suplemen yang diresepkan oleh dokter.

  • Mengurangi kebiasaan styling 

Styling rambut adalah salah satu kebiasaan yang membuat rambut menjadi sangat tidak sehat. Hal ini dapat berdampak pada kerontokan dan ketebalan rambut. Cobalah untuk mengurangi menggunakan alat styling rambut seperti catokan, pengeriting rambut, dan lain sebagainya.  

Gaya hidup yang sehat bisa membantu untuk meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk kesehatan rambut. Apabila dilakukan dengan tepat, perubahan gaya hidup bisa menjadi salah satu cara membuat rambut tebal tanpa harus menggunakan produk berbahan kimia tertentu.

Read More

Begini Trik Agar Manicure dan Pedicure bertahan Lama

Perawatan untuk kecantikan, khususnya bagi perempuan kurang lengkap dilakukan jika tanpa melakukan manicure dan pedicure. Dua jenis perawatan yang diperuntukkan bagi kuku tangan dan kaki agar kesehatan tetap terjaga dan semakin tampil menawan atau lebih cantik ketimbang sebelumnya, di samping banyak manfaat yang didapat dari perawatan ini.

Terdapat berbagai macam cara yang bisa dipilih untuk melakukan kedua perawatan ini, seseorang yang ingin melakukannya tinggal memilih jenis mana yang ingin dilakukan. Perlu diketahui bahwa perawatan ini dapat bertahan lama meskipun seseorang jarang melakukannya. Namun, untuk mendapatkannya diperlukan beberapa trik khusus.

Trik Manicure dan Pedicure Tahan Lama

  1. Merawat Kutikula

Kesalahan yang paling sering dilakukan seseorang ketika akan melakukan perawatan untuk kuku tangan dan kaki ini adalah menghilangkan kutikula. Padahal, fungsi dari kutikula adalah sebagai penghalang yang berfungsi melindungi kulit dari infeksi.

  • Perthatikan Bagian Bawah Kuku

Ketika melakukan kedua perawatan ini jangan hanya terpaku pada bagian yang terlihat, perhatikan juga bagian bawah kuku. Bagian bawah kuku ini perlu dipastikan selalu dalam keadaan bersih, tujuannya adalah agar bakteri tidak muncul dan terbentuk di bagian tersebut.

  • Lembapkan

Gunakan minyak kutikula secara rutin agar membuat kuku tangan dan kaki tetap berada dalam keadaan yang lembap dan lembut. Manfaat lain dari minyak kutikula juga bisa dimanfaatkan untuk mencegah kerusakan pada cat kuku yang sebelumnya digunakan.

  • Gunakan Lapisan Dasar

Tujuan digunakannya lapisan dasar ketika melakukan perawatan ini adalah membantu mencegah kuku terkena noda. Cara melakukannya juga sangat mudah, hanya perlu mengaplikasikan satu lapisan dan tunggu setidaknya selama satu menit sebelum menggunakan warna lain.

  • Lapisi Bagian Atas

Lapisan atas mampu digunakan untuk menyegel warna dan membuat perawatan semakin terlihat lebih bersinar dan berkilau. Namun, perlu diingat bahwa sebelum melapisi warna cat kuku, usahakan agar menunggu selama satu menit.

  • Hindari Panas

Sangat disarankan untuk menghindari hal-hal yang panas, seperti hair dryer atau oven setelah selesai melakukan perawatan. Perlu diketahui bahwa cat kuku membutuhkan waktu setidaknya selama 12 jam untuk memastikannya benar-benar kering.

  • Jauhi Wewangian

Wewangian daam bentuk apa saja, misal itu lotion atau produk yang mengandung wewangian sintetis bisa membuat cat kuku retak. Seseorang perlu memastikan produk yang tidak mengandung wewangian untuk menjaga perawatan yang dilakukan bertahan lama.

  • Jangka Waktu Pendek

Sangat diperlukan kehati-hatian dalam melakukan perawatan jenis gel, seseorang paling lama hanya diperblehkan menggunakannya selama dua minggu. Lebih dari waktu tersebut, lapisan kuku dan kutikula justru bisa menjadi rusak, serta meningkatkan risiko terkena infeksi.

Hal lain yang perlu diperhatikan bagi perempuan yang melakukan perawatan ini adalah mengantisipasi alergi pasca manicure yang mungkin muncul. Terdapat beberapa kasus yang menyebutkan bahwa beberapa perempuan mengalami alergi pasca perawatan.

Apabila merasakan panas disertai ruam merah atau gatal di sekitar kuku setela melakukan perawatan, jangan didiamkan. Bisa jadi keadaan yang muncul ini dikarenakan adanya alergi terpaan dari beberapa bahan kimia yang dipakai saat perawatan.

Menjaga kondisi kuku setelah perawatan sangat penting, akan tetapi lebih penting untuk menjaga kesehatan dari kuku tersebut. Sangat perlu untuk menghindari keadaan yang buruk, jangan sampai membiarkan tanda-tanda tidak sehat yang dikirimkan kuku dan kuli di sekitarnya menjadi lebih parah, segera lakukan konsultasi ke dokter untuk segera mendapat perawatan.

Read More

Cari Tahu Penyebab Batuk yang Umum Terjadi

berbagai penyebab batuk yang umum terjadi

Batuk adalah reaksi refleks tubuh untuk membersihkan tenggorokan dari lendir atau substansi asing. Namun pada beberapa kasus, batuk mungkin bisa mengindikasi gejala penyakit medis lainnya. Terlebih, jika batuk terjadi selama lebih dari 3 pekan seperti batuk rejan yang masuk kategori batuk akut. Sebagian besar batuk akan mereda dengan sendirinya dalam hitungan hari atau minggu. 

Namun jika tetap ada hingga lebih 8 minggu, batuk tersebut sudah termasuk dalam kategori batuk kronis. Anda perlu tahu penyebab batuk tersebut dengan konsultasikan kepada dokter jika batuk berlangsung cukup lama dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Ada beberapa hal di bawah ini yang merupakan penyebab batuk yang paling umum terjadi. Mulai dari yang paling ringan dan bersifat sementara hingga yang permanen. Berikut penyebab batuk yang perlu Anda waspadai.

  1. Membersihkan tenggorokan

Cara termudah tubuh membersihkan tenggorokan dari lendir atau substansi asing seperti debu dan asap dengan batuk. Hal ini merupakan reaksi refleks untuk membuat seseorang bisa bernapas lebih lega. Batuk jenis ini hanya terjadi sekali saja, namun jika terus menerus terjadi, maka Anda perlu memerhatikan apa yang menjadi pemicunya, seperti kondisi sekitar, tempat kerja, dan lain-lain.

  1. Virus dan bakteri

Penyebab batuk yang paling umum adalah karena infeksi saluran pernapasan. Penyebabnya bisa karena virus atau bakteri dan berlangsung selama beberapa hari atau satu minggu. Bergantung pada pemicu, pengobatan bisa memerlukan antibiotik atau tidak. Misalnya infeksi bakteri seperti pneumonia dan batuk rejan juga bisa menyebabkan penderitanya terus menerus mengalami batuk.

  1. Asma

Penderita asma juga bisa mengalami batuk. Membedakannya dengan pemicu lain juga mudah karena biasanya disertai dengan wheezing atau bernapas dengan frekuensi tinggi yang disebut juga mengi. Orang yang menderita asma dalam jangka waktu panjang biasanya selalu membawa inhaler untuk meredakan asma ketika sewaktu-waktu terjadi.

  1. Merokok

Perokok aktif cenderung lebih sering batuk, bahkan ada yang disebut dengan smoker’s cough. Hal ini dapat terjadi sebagai reaksi terhadap zat berbahaya yang ada dalam rokok. Tidak hanya perokok aktif saja, perokok pasif hingga orang yang terpapar thirdhand smoke juga bisa batuk saat mengalami kontak.

  1. Reaksi konsumsi obat tertentu

Ada beberapa obat yang juga bisa menjadi penyebab batuk meskipun sangat jarang terjadi. Efek samping ini bisa muncul dari obat seperti ACE inhibitors yang digunakan untuk mengatasi tekanan darah tinggi dan masalah pada jantung. Biasanya yang terjadi adalah batuk kering. Selain itu, obat jenis lisinopril dan enalapril juga bisa menimbulkan efek samping seperti batuk. Ketika mengganti jenis obat yang dikonsumsi umumnya akan meredakan batuk yang terjadi.

  1. Terpapar iritan 

Beberapa orang juga bisa mengalami batuk ketika terpapar dengan iritan tertentu seperti obat nyamuk bakar. Saat menghirup obat nyamuk bakar semalaman dalam ruangan tanpa ventilasi udara bisa mengganggu pernapasan sehingga dapat menjadi penyebab batuk.

  1. GERD

GERD atau gastroesophageal reflux disease juga bisa menyebabkan batuk kronis. Ketika kambuh, artinya asam lambung atau isi perut naik kembali ke esofagus. Kondisi ini menjadi stimulus seseorang refleks mengalami batuk. Biasanya, GERD juga disertai sensasi panas di tenggorokan.

Read More

Sering Negative Thinking? Mungkin Ini Faktor Pemicunya

8 types of negative thinking that hold you back as a writer and ...

Biasanya orang yang sedang banyak pikiran akan mengalami negative thinking. Namun hati-hati, jika negative thinking dibiarkan terlalu lama, itu bisa membuat Anda rentan mengalami gangguan mental. Pikiran negatif atau negative thinking yang tidak dikelola dengan baik juga dapat memicu gangguan mental. 

Pola pikir dan bagaimana cara kita menyikapi suatu peristiwa dapat membentuk kesehatan psikologis kita. Terlalu sering negatif thinking, mengkritisi diri, membatasi diri dapat merusak citra diri, sehingga tidak bisa menikmati hidup. 

Dari Mana Datangnya Negatif Thinking? 

  • Pengaruh Lingkungan

Kecenderungan berpikiran negatif tentang diri sendiri ataupun hal di sekitarnya merupakan bahasa yang dipelajari dari lingkungan terdekat. Artinya, jika seseorang tumbuh dalam lingkungan yang mudah untuk mengkritik atau merendahkan orang lain, maka ia cenderung akan melihat hal di sekitarnya dengan cara yang demikian. Hal ini membuat seseorang jadi cenderung merespons negatif secara otomatis, termasuk memandang negatif kepada diri sendiri.

  • Kecenderungan Biologis

Manusia memang secara biologis cenderung lebih mudah menyimpan ingatan negatif dibandingkan ingatan positif. Untuk dapat mempertahankan diri, otak menjadi peka untuk menangkap ancaman yang datang kepada diri. Pikiran negatif adalah bagian dari mekanisme pertahanan diri dari ancaman tersebut.

  • Pelampiasan Emosi 

Seseorang tentu tidak dapat mengontrol sesuatu di luar diri kita. Sebaliknya, kita lebih punya kuasa terhadap diri kita sendiri. Hal inilah yang menjadikan diri kita sebagai objek yang paling mungkin untuk disalahkan atas ketidaknyamanan yang dirasakan. Inilah yang membuat kita sering berpikir negatif tentang diri sendiri maupun orang lain.

Pikiran negatif merupakan sinyal agar kita mulai menyadari kondisi diri, sehingga kita dapat mengevaluasi diri sendiri. Jika pikiran negatif dimaknai dengan baik dan dikendalikan ke dalam porsi yang cukup, pikiran ini sebenarnya akan membantu kita untuk meningkatkan diri ke arah yang lebih baik. 

  • Terlalu Fokus Pada Pengalaman Buruk

Anda selalu fokus pada kesalahan seseorang dan saat-saat dia pernah mengecewakan Anda ketimbang menghargai atau mengapresiasi hal-hal positif yang dia lakukan pada Anda. Di sisi lain, karena  Anda terlalu mencintai seseorang, Anda lebih memilih untuk mengabaikan sikap kasar dia terhadapmu dengan harapan dia pasti akan berubah.

Solusi dari permasalahan ini adalah mintalah pendapat dari orang lain atau para ahli untuk menyadarkan Anda dari pikiran delusional ini. Jangan lupakan aspek positif jika Anda terlalu fokus ke perasaan negative thinking Anda. Pertimbangkan kedua aspek dengan seimbang. Praktikkan self-love dengan melakukan hal-hal yang bisa membantumu berpikiran positif.

Berhentilah Negative Thinking dan Mulailah Berpikir Positif

  • Berhenti Berpikir Berlebihan

Untuk mencegah negative thinking menjadi sumber stres, Anda harus berani menghadapinya dari awal. Pikiran yang berlebihan ini biasanya akan berujung pada banyak hal tak keruan. Inilah sumber negative thinking paling awal.

  •  Menceritakan dengan Orang Terdekat

Jika rasanya sulit untuk bicara dengan diri sendiri, coba luapkan perasaan pada orang terdekat. Selain bisa melegakan hati, menceritakan masalah dengan orang yang dipercaya juga bisa menambah kepercayaan diri serta membantu masalah supaya cepat selesai. Hanya beberapa menit berekspresi dapat membantu Anda mencapai solusi yang benar-benar dapat membantu Anda keluar dari masalah yang sedang dihadapi. 

  • Coba Memikirkan Tentang Semua Kemungkinan yang Bisa Terjadi 

Dibandingkan harus berpikir hal-hal yang negatif, tidak ada salahnya untuk mencoba berpikir berbagai kemungkinan yang dapat terjadi. Misalnya ubah mindset Anda tentang “Kenapa saya gendut sekali ya” dengan “Saya pasti bisa menurunkan beberapa kilogram berat badan”. Setelah itu, coba untuk konsisten melakukan kegiatan positif demi mengejar impian tersebut.

***

Negative thinking biasanya datang dari kebiasaan dan untuk menghilangkannya butuh waktu.  Untuk mengatasi kebiasaan negatif thinking, mulailah dengan mengenali kapan kebiasaan ini muncul. Misalnya, perhatikan cara Anda memandang sebuah peristiwa dan bagaimana bereaksi terhadap berbagai masalah.

Read More

Claustrophobia Hadirkan Gejala-gejala Tak Menyenangkan Ini

Banyak jenis ketakutan tidak mendasar yang bisa dialami seseorang sepanjang hidupnya. Ketakutan-ketakutan tak beralasan tersebut sebenarnya merupakan masalah mental yang terbentuk karena ada pemicu di masa lalu. Dari sekian banyak jenis ketakutan tidak mendasar, claustrophobia menjadi salah satu jenis ketakutan tak mendasar yang cukup merugikan bagi para penderitanya.

Claustrophobia merupakan suatu situasi ketika seseorang memiliki ketakutan berlebihan ketika berada di dalam ruangan sempit. Di mana definisi ruangan sempit bagi penderita claustrophobia pun sangat sulit diukur karena sangat bergantung persepsi tiap-tiap penderitanya. Dengan ketakutan tak mendasar terhadap ruang sempit ini, para penderita claustrophobia pun memiliki keterbatasan aktivitas karena banyak memilih untuk tidak menaiki transportasi umum yang cenderung sempit, seperti pesawat, bus, ataupun kereta api. Bahkan untuk masuk ke elevator atau lift, para penderita claustrophobia akan berpikir ratusan kali.

Keengganan untuk masuk ke sesuatu yang sempit tersebut dikarenakan akan ada gejala tak mengenakkan yang hadir jika mereka memaksa masuk ke ruangan yang dianggap sempit. Berikut ini adalah beberapa gejala tak menyenangkan yang kerap dialami orang-orang yang menderita claustrophobia ketika terpaksa masuk ke ruangan yang dinilai sempit oleh persepsi mereka.

  1. Gemetar Hebat

Gemetar hebat biasa dialami oleh siapapun ketika berada dalam kondisi yang menegangkan. Bagi kaum yang menderita claustrophobia, masuk ke dalam kendaraan ataupun elevator jelas merupakan sesuatu yang sangat menegangkan dan memicu gemetar hebat. Tentunya rasa gemetar ini akan membuat orang-orang di sekelilingnya merasa heran dan memicu rasa tidak percaya diri bagi penderita claustrophobia.

  • Disorientasi Mendadak

Penderita claustrophobia akan mendadak tidak bisa berpikir jernih ketika berada di ruangan yang dianggap sempit. Kondisi tersebut memicu disorientasi terhadap apa yang mesti dilakukan oleh sang penderita. Karena disorierntasi atau kebingungan tersebut, penderita claustrophobia bisa saja tiba-tiba berteriak ataupun melakukan sesuatu yang justru bisa mencelakakan dirinya sendiri hingga orang-orang di sekitarnya.

  • Berkeringat Dingin

Ruangan sempit akan membuat penderita claustrophobia mudah sekali berkeringat. Keringat yang dialami penderita bisa jadi sangat deras dan menyerupai keringat dingin yang umum dialami oleh orang-orang yang sedang dilanda ketakutan. Tentunya berkeringat dingin secara deras bisa mengganggu penampilan dari penderita claustrophobia. Bayangkan ketika sebenarnya penderita sedang hendak menemui klien penting untuk usahanya, namun tiba-tiba ia menjadi berkeringat dingin dan membanjiri bajunya ketika terpaksa menaiki lift untuk menemui klien tersebut.

  • Sesak Napas

Karena tidak mampu mengatur rasa ketakutannya dalam ruangan sempit, kepanikan akan timbul bagi penderita claustrophobia. Kepanikan sebenarnya merupakan hal wajar. Namun jika sudah berlebihan, kepanikan terhadap kondisi ruangan yang sempit bisa memicu sesak napas bagi penderita claustrophobia!

  • Mual

Anda yang menderita claustrophobia umumnya akan mengalami gejala mual-mual setiap memasuki ruangan yang dianggap sempit. Untungnya, gejala mual yang dialami biasanya tidak berujung pada kondisi muntah-muntah.

  • Jantung Berdebar Kencang

Kepanikan yang melanda penderita claustrophobia jelas tidak berujung baik pada kesehatan. Apalagi kerap ditemukan kondisi saat penderita ketakutan ruang sempit ini mengalami nyeri dada hebat akibat jantung berdebar kencang ketika berada di ruangan sempit. Jika sudah demikian, memutuskan untuk segera keluar dari ruangan merupakan jalan terbaik untuk menghindari masalah jantung dadakan yang bisa saja timbul.

  • Pingsan

Sampai pada tahap ekstrem, orang-orang yang menderita claustrophobia tidak mampu lagi mengendalikan kesadarannya selama berada di ruangan sempit. Ia pun sangat mungkin mengalami pingsan ketika merasa terjebak dalam ruangan yang dinilai sempit tersebut.

***

Hidup dengan risiko berbagai gejala tidak menyenangkan di atas tentunya bukan hal yang baik. Segera melakukan penanganan terkait claustrophobia yang diidap ke tenaga ahli baiknya dilakukan guna bisa membuat hidup penderita kembali normal.

Read More

6 Penyebab Wajah Gatal dan Cara Mengatasinya

Memiliki kulit wajah yang bersih, sehat, dan cerah tentu adalah impian para wanita. Namun, ada saja faktor yang menghalangi tercapainya hal itu, yaitu wajah gatal hingga mengelupas. Kondisi ini kerap kali membuat tidak nyaman dan tangan tidak tahan untuk segera menggaruknya. Alhasil, kulit wajah jadi merah dan mengelupas. Sebenarnya, apa sih yang menyebabkan wajah gatal? Perawatan apa yang harus dilakukan agar wajah gatal ini tidak terjadi lagi? Yuk, simak di sini penjelasannya!

  • Kulit kering (dry skin).

Perempuan yang memiliki kulit kering cenderung sering merasa gatal di area wajahnya. Penyebab kulit kering sendiri bisa berbagai faktor, seperti sering mencuci wajah, terpapar bahan kimia, dan kelembaban udara yang rendah.

American Academy of Dermatology merekomendasikan cara mengatasi wajah gatal karena kulit kering sebagai berikut.

  • Gunakan air hangat untuk membersihkan wajah.
  • Pilih pembersih bebas alkohol.
  • Bersihkan wajah cukup dua kali sehari pada pagi dan malam hari sebelum tidur.
  • Oleskan pelembap setelah membersikan wajah untuk mengunci kelembapan.
  • Oleskan lip balm dengan petrolatum jika bibir pecah-pecah.
  • Pakai syal untuk melindungi wajah dari paparan suhu dingin.
  • Gigitan serangga.

Bisa saja wajah gatal Anda karena digigit nyamuk, semut, serangga, dan sejenisnya. Rasa gatal ini biasanya cepat hilang. Hanya saja, gigitan serangga tertentu, seperti kutu atau tungau dapat menyebabkan gatal yang berkepanjangan. Anda bisa membersihkan area yang gatal dengan sabun dan air, mengompres dengan es atau air dingin, dan minum obat pereda nyeri atau antihistamin jika diperlukan.

  • Kondisi kulit tertentu.

Kondisi kulit tertentu juga dapat menyebabkan wajah gatal dalam waktu lama. Beberapa masalah kulit yang bisa menimbulkan rasa gatal, meliputi:

  • Cacar air, yang disebabkan oleh virus menular.
  • Folliculitis, yaitu peradangan pada folikel rambut di kulit.
  • Eksim, yaitu kulit gatal, merah, pecah-pecah, dan meradang.
  • Gatal-gatal akibat reaksi alergi, sehingga menyebabkan bengkak pada kulit.
  • Psoriasis, yaitu penyakit kulit kronis dengan timbulnya bercak merah dan bersisik pada kulit.
  • Dermatitis sebhorreik, adalah gangguan pada kulit kepala.
  • Kurap, disebabkan infeksi jamur pada kulit.
  • Herpes zoster, yaitu infeksi virus yang menyebabkan ruam.

Jika wajah gatal Anda disebabkan oleh kondisi kulit seperti ini, maka segeralah konsultasi dengan dokter kulit. Dokter akan memberikan pengobatan yang sesuai dengan masalah kulit Anda, seperti lotion, obat topikal, dan antihistamin.

  • Kanker kulit.

Sebagian besar, tanda orang mengalami kanker kulit atau melanoma adalah muncul bintik, bercak, atau perubahan pada kulit mereka. Tidak jarang, bercak itu yang membuat wajah gatal-gatal.

Anda harus segera menemui dokter kulit agar lebih memastikan kondisi dari kulit dan penyebab wajah gatal. Jika Anda menderita kanker kulit, dokter melakukan pengobatan yang tepat untuk menghilangkan rasa gatal tersebut.

  • Reaksi alergi.

Kulit bisa menimbulkan reaksi alergi terhadap banyak zat, termasuk kulit wajah. Salah satu zat yang menyebabkan alergi adalah nikel. Senyawa ini banyak ditemukan dalam produk yang dekat dengan Anda, salah satunya bingkai kacamata, sehingga bisa menyebabkan wajah gatal.

Jika Anda mengalami reaksi alergi, kemungkinan besar Anda akan mengalami ruam dan rasa gatal yang hebat. Anda harus mencari tahu apa yang menyebabkan alergi muncul, sehingga Anda lebih berhati-hati lagi terhadap barang atau sesuatu penyebab rasa gatal. Dokter kulit mungkin akan meresepkan Anda obat krim atau salap steroid.

  • Usia lebih dari 65 tahun.

Meskipun tidak semuanya mengalami hal ini, tapi usia terkadang juga menjadi penyebab wajah gatal. Seiring bertambahnya usia, kondisi kulit pun juga ikut berubah. Kulit pada usia 65 tahun ke atas jadi lebih tipis dan kelembapannya pun menurun. Akibatnya, kulit jadi kering dan terasa gatal.

Anda dapat menggunakan pelembab wajah agar kulit tidak kering. Selain itu, perbanyak konsumsi buah-buahan, sayur-sayuran, dan cukup minum air putih, agar kulit terhidrasi dengan baik. Bila perlu, temui dokter kulit Anda untuk menemukan penyebab dari wajah gatal yang sedang dialami dan mendapatkan penanganan yang tepat. Jadi, jangan biarkan rasa gatal semakin parah dan merusak kesehatan kulit wajah Anda, ya!

Read More

Manfaat Kulit Pohon Bunga Cempaka Putih

Ada manfaat bunga cempaka putih di samping mitosnya

Pohon bunga cempaka putih adalah salah satu dari 200 jenis pohon magnolia. Selain bunganya yang indah, pohon cempaka memiliki manfaat kesehatan, terutama pada bagian kulit pohonnya. Selama ribuan tahun kulit pohon cempaka digunakan untuk suplemen obat tradisional Cina. Meskipun penggunaan kulit pohon bunga cempaka putih merupakan hal yang biasa di pengobatan tradisional Cina, Anda mungkin penasaran apa kata dunia ilmiah dan penelitian mengenai kulit pohon ini. Artikel ini akan membahasnya dengan lebih mendalam. 

Umumnya, kulit pohon bunga cempaka putih dilepaskan dari batang dan ranting pohon untuk dijadikan suplemen. Terkadang, daun dan bunga cempaka putih juga digunakan dengan tujuan serupa. Kulit pohon mengandung 2 jenis neolignan (yaitu magnolol dan honokiol) yang dipercaya memiliki kemampuan pengobatan. Neolignan adalah sejenis zat gizi mikro polyphenol yang ditemukan di tanaman. Polyphenol sangat dihargai karena kadar antioksidannya dan dipercaya memberikan banyak manfaat kesehatan. Kulit pohon bunga cempaka putih sering digunakan sebagai bentuk pengobatan tradisional untuk merawat asma, kecemasan, depresi, gangguan pencernaan, dan peradangan. 

Potensi manfaat kulit pohon cempaka

Selain mengandung neolignan, ada lebih dari 200 senyawa kimia yang terkandung di dalam pohon bunga cempaka putih. Senyawa-senyawa ini, termasuk magnolol dan honokiol, telah dipelajari secara ekstensif karena manfaat anti-peradangan, anti-kanker, anti-bakteri, dan antioksidannya. Beberapa potensi manfaat kulit pohon bunga cempaka putih adalah:

  • Melindungi tubuh dari efek stres oksidatif dan peradangan

Stres oksidatif dan peradangan adalah salah satu penyebab kondisi-kondisi kesehatan kronis seperti diabetes, kanker, penyakit jantung, dan penyakit degeneratif saraf seperti Alzheimer. Stress oksidatif juga memiliki peran terhadap perubahan-perubahan pada tubuh dan pikiran yang terjadi saat seseorang bertambah tua. Polyphenol, yang banyak ditemukan di kulit pohon cempaka, dianggap dapat dijadikan sebagai terapi khusus untuk melawan efek samping dari stres oksidatif dan peradangan. 

Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada tikus, beberapa ilmuwan percaya bahwa honokiol dapat membantu melawan penuaan dengan cara meningkatkan enzim antioksidan dan mengurangi kadar metana aldehyde dikarboksilat. Pada penelitian, perubahan kadar metana aldehyde dikarboksilat sering dianggap sebagai tanda-tanda aktivitas antioksidan. 

Sementara itu, penelitian pada honokiol telah menemukan bahwa zat ini dapat mengurangi peradangan pada otak dan sumsum tulang belakang, karena kemampuannya dalam melewati pembatas otak-darah. Hal ini membuat kulit pohon cempaka berpotensi sebagai agen terapi penyakit degeneratif saraf seperti Alzheimer. Selain itu, stres oksidatif juga dipercaya menyebabkan diabetes dan komplikasi yang berhubungan dengannya. Pada sebuah ulasan tahun 2016, kulit pohon cempaka dianggap dapat meningkatkan kadar gula darah dan meringankan komplikasi diabetes pada hewan. Tentunya, penelitian tambahan pada manusia masih tetap dibutuhkan. 

  • Meringankan gejala stres dan kecemasan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, ekstrak kulit pohon cempaka memiliki efek perlindungan terhadap banyak kondisi saraf. Tidak hanya untuk penyakit degeneratif saraf seperti Alzheimer saja, tetapi juga kondisi gangguan mental seperti stres, kecemasan, gangguan suasana hati, dan depresi. Sebuah studi pada hewan pengerat menunjukkan bahwa campuran honokiol dan magnolol menyebabkan efek seperti antidepresan, seperti kenaikan kadar serotonin di otak dan berkurangnya kadar kortikosteron di darah. Serotonin dan kortikosteron masing-masing memainkan peran dalam mengatur kecemasan, suasana hati, dan depresi. 

Penelitian kulit pohon bunga cempaka putih di atas kebanyakan dilakukan lewat studi hewan dan tes tabung laboratorium. Untuk benar-benar memastikan potensi manfaat bagi kesehatan manusia, penelitian lanjutan masih perlu banyak dilakukan.

Read More

Manfaat Saffron Berdasarkan Penelitian

Saffron adalah rempah dari bunga Crocus sativus, yang merupakan sepupu dari bunga lily. Saffron adalah rempah dengan aroma yang kuat dan warna yang khas dan banyak manfaat saffron bagi kesehatan. Bumbu ini juga kaya akan antioksidan, yang memiliki banyak manfaat kesehatan.

Untuk menghasilkan saffron, stigma (bagian dari bunga, yang menangkap serbuk sari) harus dipilih dengan teliti, dipotong dari gaya putih dan kemudian dengan hati-hati diletakkan di atas saringan dan di asap di atas panas untuk memperdalam rasa.

Selain menjadi bumbu yang paling mahal, terdapat banyak manfaat dari saffron, yang membuatnya lebih istimewa. Berikut manfaat yang bisa Anda dapatkan dari saffron:

  • Memberikan antioksidan

Saffron selalu dihubungkan dengan tingginya tingkat antioksidan spesifik yang dimiliki. 

Menurut studi, antioksidan aktif utama meliputi crocin, picrocrocin, dan safranal. Senyawa lain termasuk kaempferol dan crocetin. Antioksidan ini membantu melawan stres oksidatif dan radikal bebas dalam tubuh.

Karena stres oksidatif dan radikal bebas berperan dalam pengembangan berbagai kondisi kesehatan, termasuk kanker dan penyakit jantung, antioksidan seperti ini dapat membantu melindungi kesehatan Anda.

  • Mengurangi gejala PMS

Premenstrual syndrome (PMS) adalah istilah yang menggambarkan gejala fisik, emosi, dan psikologis yang terjadi sebelum dimulainya periode menstruasi.

Penelitian menunjukkan bahwa saffron dapat membantu mengobati gejala PMS. Mencium saffron selama 20 menit membantu Anda mengurangi gejala PMS seperti kecemasan dan menurunkan kadar hormon stres kortisol.

Saffron adalah bumbu kuat yang tinggi antioksidan. Hal ini telah dikaitkan dengan manfaat kesehatan, seperti peningkatan mood, libido, dan fungsi seksual, serta mengurangi gejala PMS dan peningkatan penurunan berat badan.

Saffron telah dikaitkan dengan beberapa manfaat kesehatan potensial lainnya, seperti peningkatan resiko penyakit jantung, kadar gula darah, penglihatan, dan memori.  Namun, studi lebih lanjut diperlukan untuk menarik kesimpulan yang lebih kuat mengenai manfaat-manfaat tersebut.

Read More

Sebelum Berobat, Ketahui Dulu Sistem Rujukan BPJS Kesehatan

Dalam memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat, BPJS Kesehatan menggunakan sistem rujukan bertingkat. Setiap peserta diwajibkan untuk mengikuti prosedur yang telah ditetapkan apabila ingin memanfaatkan fasilitas dari BPJS Kesehatan. Sistem rujukan BPJS Kesehatan pun beragam, terdiri atas faskes tingkat 1 sampai faskes tingkat lanjutan.

Apabila tidak mengikuti prosedur, Anda tidak dapat menerima bantuan layanan dari BPJS Kesehatan. Bahkan, pelanggaran pada rujukan bisa membuat Anda terkena sanksi. Lantas, sudahkah Anda mengenal sistem rujukan pada BPJS Kesehatan?

Apa itu rujukan BPJS Kesehatan dan tingkatannya

Sistem rujukan diberlakukan oleh BPJS Kesehatan guna mengatur pelaksanaan program dengan lancar dan merata. Tidak seperti menggunakan asuransi kesehatan swasta, Anda tidak bisa sembarang memilih rumah sakit saat akan berobat dengan BPJS.

Layanan pengobatan hanya bisa dilakukan di fasilitas kesehatan (faskes) yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan melalui tiga tingkat, yaitu:

  1. Faskes tingkat 1 atau faskes primer
  2. Faskes tingkat 2
  3. Faskes tingkat lanjutan

Faskes tingkat 1 merupakan tempat pertama yang didatangi saat akan melakukan pemeriksaan. Biasanya, faskes ini terdiri atas puskesmas, rumah sakit, klinik, dokter umum, dan dokter gigi.

Berdasarkan pemeriksaan di faskes tingkat 1, Anda akan dirujuk ke faskes tingkat 2 apabila perlu mendapatkan penanganan lebih lanjut. Pada tingkat ini, Anda hanya bisa mendatangi faskes yang telah dirujuk oleh dokter melalui surat rujukan.

Terakhir, apabila faskes tingkat 2 tidak sanggup menangani, Anda akan dirujuk pada faskes tingkat lanjutan. Surat rujukan hanya bisa dikeluarkan oleh dokter.

Setelah mendapat rujukan, Anda dan pihak faskes harus sama-sama memastikan bahwa tidak ada pelanggaran rujukan BPJS Kesehatan. Jika Anda menerima perawatan yang tidak sesuai dengan surat rujukan, BPJS Kesehatan tidak akan membayar biaya perawatan Anda.

Selain itu, pihak faskes pun akan turut terkena sanksi dan dievaluasi kinerjanya sebagai faskes kerja sama BPJS Kesehatan.

Prosedur mendapat rujukan BPJS Kesehatan

Saat akan melakukan pengobatan, pertama-tama Anda harus mendatangi faskes tingkat 1 tempat Anda terdaftar. Anda bisa mengetahui daftar faskes melalui situs resmi BPJS Kesehatan atau aplikasi Mobile JKN.

Setelah itu, Anda bisa langsung mendatangi faskes tingkat 1 dan melakukan pendaftaran. Anda bisa langsung mendapatkan pelayanan kesehatan pada faskes tingkat ini tanpa perlu surat rujukan BPJS Kesehatan.

Apabila berdasarkan hasil pemeriksaan, Anda butuh penanganan lebih lanjut, dokter akan membuat surat rujukan ke faskes tingkat 2, baik rumah sakit khusus maupun dokter spesialis. Anda bisa mendatangi faskes tingkat 2 yang telah dirujuk.

Ketika mendatangi faskes, baik faskes tingkat 1 ataupun tingkat 2, jangan lupa untuk selalu membawa KTP asli serta identitas BPJS Kesehatan Anda. Identitas yang dibawa dapat berupa kartu fisik ataupun identitas kartu digital yang bisa diakses melalui aplikasi Mobile JKN.

Anda diperbolehkan untuk mendapat layanan kesehatan dari faskes di luar kota. Akan tetapi, layanan di luar kota hanya dibatasi maksimal tiga kali dalam satu bulan.

Pada kondisi gawat darurat, pasien tidak diwajibkan untuk melalui prosedur rujukan bertingkat. Pasien bisa langsung dibawa ke faskes mana pun, baik yang bekerja sama atau tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Pasien gawat darurat bisa langsung mendapatkan penanganan pertama. Apabila pasien dirawat di faskes yang tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, faskes akan mengarahkan pasien ke faskes rujukan BPJS Kesehatan saat kondisi pasien sudah membaik.

Read More

MERS

Middle East respiratory syndrome atau MERS-CoV adalah infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh coronavirus.

MERS (Middle East respiratory syndrome), atau disebut sebagai MERS-CoV, merupakan infeksi saluran pernafasan yang dipicu oleh virus Corona. Jenis virus Corona penyebab MERS tidak sama dengan SARS (severe acute respiratory syndrome), namun dapat menimbulkan kondisi yang sama pada manusia.

MERS pertama kali terjadi di Arab Saudi pada tahun 2012. Sejak saat itu, infeksi tersebut menyebar ke wilayah Timur Tengah, kemudian ke seluruh dunia.

Sebagian besar kasus MERS tersebar melalui bepergian dari Timur Tengah ke luar negeri atau orang-orang yang datang ke Timur Tengah. Sebagian besar penderita MERS mengalami infeksi saluran pernafasan bawah yang menyerupai dengan pneumonia, dan dapat menimbulkan gejala berupa batuk, demam, dan sesak nafas.

Tidak hanya itu, MERS juga dapat menyebabkan gagal pernafasan atau gagal ginjal, bahkan bisa menimbulkan kematian. Jumlah pasien yang meninggal akibat MERS adalah sebanyak 3 atau 4 dari 10 pasien. Oleh karena itu, jika Anda berencana untuk pergi ke Timur Tengah, atau pulang dari Timur Tengah, Anda perlu menjaga kondisi Anda dengan menerapkan protokol kesehatan.

Gejala

Gejala MERS serupa dengan influenza dan biasanya muncul dalam waktu 2 hingga 14 hari setelah mengalami infeksi virus. Sama seperti virus Corona, MERS juga bisa tidak menimbulkan gejala sama sekali. Namun, jika penderita mengalami gejala, berikut adalah gejala yang mungkin akan dialami:

  • Batuk.
  • Demam.
  • Sesak nafas.
  • Nyeri di bagian dada.
  • Menggigil.
  • Sakit tenggorokan.
  • Tubuh terasa pegal.
  • Nyeri di bagian kepala.
  • Diare.
  • Mual.
  • Muntah.

Komplikasi

MERS juga bisa membuat seseorang mengalami komplikasi seperti kegagalan organ (khususnya di bagian ginjal) dan pneumonia. Sebagian kasus juga menunjukkan bahwa penderita bisa mengalami gangguan pernafasan yang berat sehingga membutuhkan alat bantu nafas (ventilator).

Penyebab

Pada dasarnya, penyakit MERS disebabkan oleh virus Corona. Virus Corona dapat menyebar melalui dua cara, antara lain:

  • Dari hewan ke manusia

Virus Corona dapat menyebar melalui unta. Unta yang terinfeksi bisa menular ke manusia melalui kontak fisik, atau konsumsi susu atau daging unta yang tidak dimasak dengan matang.

  • Dari manusia ke manusia

MERS dapat menular dari manusia ke manusia lain. Contohnya, ketika seseorang merawat penderita yang mengalami MERS, orang yang merawatnya bisa tertular melalui kontak dekat melalui percikan air liur atau udara ketika penderita batuk.

Diagnosis

Jika seseorang mengalami MERS, mereka bisa periksa diri ke dokter. Dokter dapat membantu mereka dengan melakukan diagnosis. Sebelum melakukan diagnosis, dokter perlu menanyakan kondisi pasien.

Setelah itu, dokter dapat melakukan diagnosis. Diagnosis dapat dilakukan melalui pemeriksaan penunjang untuk mengetahui jika ada virus di dalam tubuh pasien atau tidak. Pemeriksaan penunjang meliputi tes darah, tes usap tenggorokan, dan rontgen dada.

Pengobatan

Meskipun belum ada pengobatan yang tepat untuk mengatasi MERS, MERS dapat diatasi dengan terapi suportif untuk mengurangi gejala dan mencegah terjadinya komplikasi pada tubuh pasien.

Pencegahan

Sama seperti virus Corona, pencegahan MERS dapat dilakukan dengan cara berikut:

  • Mencuci tangan dengan sabun dan air bersih setidaknya 20 detik.
  • Jangan menyentuh mata, hidung, atau mulut bila tangan Anda tidak bersih.
  • Jika batuk atau bersin, sebaiknya tutupi hidung dan mulut dengan tisu, kemudian segera buang tisu ke tempat sampah.
  • Menggunakan semprotan disinfektan untuk membersihkan permukaan barang yang sering disentuh.
  • Jangan pergi ke tempat yang terdapat wabah mematikan seperti MERS.

Kesimpulan

Menjaga kebersihan diri itu penting. Anda hanya perlu terapkan hal-hal yang disebutkan di atas untuk mencegah penyakit menular seperti MERS. Jika Anda butuh informasi lebih lanjut tentang MERS, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter.

Read More