Gigitan Nyamuk Aedes Sebabkan Ruam Viruz Zika

Virus zika menyebar lewat gigitan nyamuk Aedes yang terinfeksi

Pernahkah Anda mendengar sebuah penyakit yang bernama viruz zika? Virus ini akan menyebabkan kombinasi ruam bintik datar (makula) dan benjolan kecil timbul kemerahan (papula). Nama teknis dari ruam tersebut adalah makulopapular, dan ruam ini sangat gatal. Virus zika menyebar lewat gigitan nyamuk Aedes yang terinfeksi. Penularan juga dapat terjadi dari ibu ke janin atau lewat hubungan seksual, transfusi darah, dan gigitan hewan. Virus biasanya ringan, dan dalam 80 persen kasus tidak menimbulkan gejala apapun. Apabila ada, gejala yang umum terjadi adalah ruam, demam, sakit kepala, lelah, konjungtivitis, dan sakit pada bagian persendian. Gejala tersebut akan hilang dalam dua minggu atau kurang. 

Viruz zika mendapatkan namanya dari sebuah hutan di Uganda bernama Zika, di mana virus tersebut dideskripsikan pertama kali pada tahun 1947. Virus zika menyebar luas di benua Amerika pada tahun 2015, dengan Brazil melaporkan ada ratusan ribu kasus virus zika, dengan banyak komplikasi serius pada ibu hamil. Umumnya, virus zika ditularkan lewat gigitan minyak dari spesies Aedes yang terinfeksi. Virus zika kemudian akan masuk ke kelenjar getah bening dan aliran darah. Reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap virus dapat ditunjukkan lewat ruam makulopapular. 

Gejala virus zika

Kebanyakan orang yang menderita virus zika tidak menunjukkan adanya ruam atau gejala lain. Dalam sebuah studi besar dari Brazil, hanya ada sekitar 38% mereka yang memiliki zika ingat bahwa mereka digigit oleh nyamuk. Apabila Anda memiliki ruam virus zika, ruam tersebut akan muncul dalam 3 hingga 12 hari setelah mendapat gigitan dari nyamuk yang terinfeksi. Ruam biasanya akan muncul pertama kali di tubuh, untuk kemudian menjalar dan menyebar ke tangan, kaki, wajah, telapak tangan, hingga telapak kaki. Ruam tersebut merupakan kombinasi antara benjolan merah dan bintik kemerahan. Infeksi yang dibawa nyamuk lain, seperti demam berdarah dan chikungunya, memiliki ruam yang serupa. Semuanya diklasifikasikan sebagai flavivirus. Namun, berbeda dengan ruam flavivirus lain, ruam virus zika dilaporkan menyebabkan gatal pada 79 persen kasus. Ruam yang serupa juga dapat disebabkan karena reaksi obat, alergi, infeksi bakteri, dan peradangan sistemik. 

Diagnosa dan perawatan

Dokter akan menanyakan seputar riwayat perjalanan Anda, dan memastikan apakah Anda pernah berkunjung ke negara-negara di mana virus zika menjadi endemis. Mereka juga akan bertanya apakah Anda ingat pernah mendapatkan gigitan nyamuk di daerah tersebut. Dokter juga akan bertanya seputar gejala yang dirasakan dan kapan gejala tersebut muncul. Karena virus zika menyebabkan ruam yang mirip dengan infeksi virus lain, dokter akan meminta Anda melakukan beberapa jenis guna menyingkirkan penyakit-penyakit lain. Tes darah, air seni, dan air liur dapat membantu mengkonfirmasi virus zika, dengan beberapa jenis tes baru sedang dalam proses pengembangan. 

Saat ini, tidak ada perawatan spesial dan khusus untuk virus zika ataupun ruam yang ditimbulkan. Beberapa perawatan yang direkomendasikan hampir serupa dengan perawatan untuk penyakit mirip-flu lain, seperti cukup istirahat, minum banyak air, dan penggunaan acetaminophen untuk menurunkan demam dan mengurangi rasa sakit. Dengan perawatan yang baik, ruam akan hilang dalam 1 hingga 4 hari sejak pertama kali ruam muncul. 

Saat ini, belum ada vaksin untuk viruz zika. Virus ini biasanya ringan, dan banyak orang tidak menunjukkan adanya gejala-gejala ataupun tanda-tanda khusus. Apabila Anda memiliki ruam zika virus atau gejala lain, Anda dapat sembuh dalam waktu kurang dari 2 minggu. 

Read More

Taati Protokol Kesehatan agar Naik Ojek Tetap Aman

Setelah hampir tiga bulan Indonesia berada dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka menekan persebaran virus corona penyebab covid-19, para pemegang kebijakan mulai melonggarkan aturan itu. Hasilnya, beberapa aktivitas yang umum terjadi sehari-hari kembali begeliat, salah satunya adalah naik ojek daring atau online.

Selama masa PSBB, pemerintah memang melarang segala aktvitas antar dan jemput dengan menggunakan ojek daring. Hal itu dilakukan lantaran potensi persebaran virus dari dan ke pengemudi dan penumpang cukup besar.

Alhasil, sektor usaha yang tengah menjamur dan marak kiwari ini lesu seketika. Penyedia jasa hanya dapat melayani antar-jemput barang dan makanan. Kini, masa-masa yang berat bagi semua pihak itu sudah mulai berangsur pulih. Masyarakat dapat kembali memanfaatkan ojek daring untuk mengantarkannya ke tujuan.

Akan tetapi, stake holder terkait mewanti-wanti untuk selalu menaati protokol kesehatan agar tidak terjadi lonjakan kasus covid-19 di Indonesia. Seperti dilansir dari laman web Kawal Covid-19, berikut ini beberapa hal yang harus dipatuhi oleh setiap individu dalam layanan jasa ojek daring agar aktivitas naik ojek tetap dapat berjalan dengan aman dan lancar tanpa perlu khawatir terjadi penularan satu dengan lainnya:

  • Untuk Pengemudi
  • Bila Anda sakit (demam, batuk, atau pilek), Anda tidak boleh mengemudikan motor atau mobil. Mohon beristirahat di rumah dan berkonsultasi dengan petugas kesehatan.
  • Mohon menyediakan hand sanitizer di motor atau mobil.
  • Bersihkan semua tempat yang sering disentuh oleh tangan, seperti kemudi motor atau mobil, pegangan rem, pegangan tangan penumpang, kursi penumpang, sabuk pengaman, dan gagang pintu mobil) dengan cairan pembersih minimal sekali setiap hari.
  • Mohon menggunakan masker saat membawa penumpang.
  • Batasi interaksi fisik dengan penumpang.
  • Minta penumpang untuk cuci tangan dengan hand sanitizer sebelum masuk ke dalam mobil atau naik ke kursi penumpang pada motor.
  • Jika menggunakan pembayaran tunai di tempat, cuci tangan dengan hand sanitizer sebelum dan sesudah melakukan transaksi pembayaran.
  • Setelah penumpang turun, bersihkan kursi, sabuk pengaman, pegangan penumpang motor, dan gagang pintu mobil dengan menggunakan cairan pembersih.

Jika di atas adalah hal-hal yang harus dilakukan pengemudi ojek atau taksi daring, di bawah ini adalah prosedur yang harus ditaati penumpang:

  • Untuk Penumpang
  • Jika Anda adalah Orang dalam Pengawasan atau ODP, Anda wajib menggunakan masker saat naik ojek.
  • Jika ada bukan ODP atau Pasien dalam Perawatan (PDP) tapi memiliki gejala covid-19, seperti panas, batuk, pilek, dan/atau sesak napas, Anda wajib menggunakan masker saat naik ojek.
  • Pastikan Anda mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam mobil atau naik ke kursi penumpang pada motor.
  • Sebaiknya lakukan pembayaran nontunai dan hindari transaksi tunai untuk meminimalisir sentuhan.
  • Batasi interaksi fisik dengan pengemudi.
  • Jika naik ojek motor, peganglah pegangan tangan di belakang kursi penumpang dan jangan memegang pengemudi.
  • Jika menggunakan pembayaran tunai, selalu cuci tangan dengan hand sanitizer sebelum dan sesudah melakukan pembayaran.

***

Kita tak dapat memungkiri jika layanan jasa ojek atau taksi daring memiliki potensi yang besar dalam persebaran virus corona. Namun, banyak dari kita yang terpaksa dan tak dapat menghindari aktivitas tersebut. Oleh karenanya, jangan pernah terlena dan selalu waspada.

Protokol kesehatan yang telah dirumuskan di atas tentu saja hanya akan efektif memutus rantai persebaran virus corona jika semua pihak dapat menjalankannya dengan baik. Pada akhirnya, kita harus mengakui bahwa itu semua disiapkan agar aktivitas naik ojek tetap dapat berlangsung tanpa harus mempertaruhkan kesehatan kita.

Read More

Mengenal dan Memahami Self Harm

Self-harm atau menyakiti diri sendiri terkadang menjadi cara yang dipilih seseorang untuk melampiaskan segala emosi yang ada dalam diri.

Perilaku self harm sangat umum terjadi dan mempengaruhi lebih banyak orang daripada yang Anda kira. Self harm adalah ketika seseorang dengan sengaja merusak atau melukai tubuh mereka sendiri. Hal ini biasanya dilakukan sebagai cara mengatasi atau mengekspresikan tekanan emosional yang luar biasa. Salah satu metode yang umum dilakukan adalah memotong dengan benda tajam. Tetapi setiap seseorang dengan sengaja melukai dirinya sendiri diklasifikasikan sebagai self harm.

Self harm atau berpikir untuk melukai diri sendiri adalah tanda dari tekanan emosional. Emosi yang tidak nyaman ini dapat tumbuh lebih kuat jika Anda terus menggunakan self harm sebagai mekanisme koping. Mempelajari cara lain untuk mentolerir rasa sakit mental akan membuat Anda lebih kuat dalam jangka panjang.

Self harm juga menyebabkan perasaan malu. Bekas luka yang disebabkan oleh seringnya pemotongan atau pembakaran bisa memberikan luka permanen. Self harm sendiri bukanlah penyakit mental, tetapi perilaku yang menunjukkan perlunya keterampilan mengatasi yang lebih baik. Beberapa penyakit berhubungan dengan self harm, termasuk gangguan kepribadian ambang, depresi, eating disorders, kecemasan atau gangguan tekanan pascatrauma.

Self harm sendiri paling sering terjadi selama masa remaja dan dewasa muda, meskipun itu juga bisa terjadi di kemudian hari. Mereka yang paling beresiko mengalami self harm adalah orang-orang yang pernah mengalami trauma, penelantaran, atau pelecehan. Misalnya, jika seseorang tumbuh dalam keluarga yang tidak stabil, self harm mungkin telah menjadi mekanisme penanggulangan yang dilakukan. Jika seseorang pesta minuman atau menggunakan obat-obatan terlarang, mereka beresiko lebih besar melakukan self harm, karena alkohol dan obat-obatan menurunkan kontrol diri.

Keinginan Anda untuk menyakiti diri sendiri biasanya dimulai dengan kemarahan, frustrasi, atau rasa sakit yang luar biasa. Ketika Anda tidak yakin bagaimana menghadapi emosi, atau belajar sebagai anak untuk menyembunyikan emosi, self harm mungkin terasa seperti pelepasan. Terkadang, melukai diri sendiri merangsang endorfin tubuh atau hormon penghilang rasa sakit, sehingga meningkatkan mood Anda. Atau jika Anda tidak merasakan banyak emosi, Anda lebih mungkin menyebabkan diri Anda sendiri sakit untuk merasakan sesuatu yang “nyata” sehingga menggantikan mati rasa emosional.

Begitu seseorang melukai dirinya sendiri, mereka mungkin mengalami rasa malu dan bersalah. Jika rasa malu mengarah pada perasaan negatif yang kuat, kemungkinan orang tersebut akan melukai dirinya sendiri lagi. Perilaku demikian dapat menjadi siklus berbahaya dan kebiasaan lama. Beberapa orang bahkan membuat ritual di sekitarnya.

Self harm tidak sama dengan mencoba untuk bunuh diri. Namun, self harm adalah gejala rasa sakit emosional yang harus dianggap serius. Jika seseorang menyakiti diri mereka sendiri, mereka mungkin berisiko lebih tinggi untuk merasa ingin bunuh diri sehingga sangat penting untuk menemukan perawatan untuk emosi yang mendasarinya.

Dokter tidak dapat menggunakan tes darah atau uji fisik untuk mendiagnosis penyakit mental, sehingga dokter akan bergantung pada informasi rinci dari individu tersebut. Semakin banyak informasi yang dapat Anda berikan, semakin baik rencana perawatan yang akan diberikan.

Tergantung pada penyakit yang mendasarinya, dokter dapat meresepkan obat untuk membantu kondisi dengan emosi yang sulit. Untuk seseorang dengan depresi, misalnya, antidepresan dapat mengurangi dorongan berbahaya. Dokter juga akan merekomendasikan terapi untuk membantu Anda mempelajari perilaku baru, jika self harm telah menjadi kebiasaan. Beberapa jenis terapi dapat membantu, tergantung pada diagnosis yang dimiliki. Berikut beberapa terapi yang biasa dilakukan:

  • Terapi psikodinamik berfokus pada mengeksplorasi pengalaman dan emosi masa lalu
  • Terapi perilaku kognitif berfokus pada mengenali pola pikir negatif dan meningkatkan keterampilan koping
  • Terapi perilaku dialektik dapat membantu seseorang mempelajari metode koping yang positif

Jika gejalanya luar biasa atau berat, dokter Anda mungkin akan merekomendasikan kunjungan singkat ke rumah sakit jiwa. Sebuah rumah sakit menawarkan lingkungan yang aman di mana Anda dapat memfokuskan energi Anda pada perawatan.

Self harm merupakan sebuah kondisi yang perlu untuk ditangani. Apakah seseorang baru-baru ini mulai melakukan self harm atau telah melakukannya untuk sementara waktu, ada peluang untuk meningkatkan kesehatan dan mengurangi perilaku tersebut. Berbicara dengan dokter, psikiater atau teman atau anggota keluarga yang terpercaya adalah langkah pertama untuk memahami perilaku Anda dan menemukan kelegaan serta solusi yang lebih baik.

Read More

Jenis-jenis Aspergillosis dan Gejalanya

Aspergillosis merupakan sebuah infeksi, reaksi alergi, atau pertumbuhan jamur yang disebabkan olah jamur Aspergillus. Jamur ini biasanya tumbuh di tanaman yang membusuk atau tanaman yang mati. Paparan terhadap jamur tersebut bukan berarti Anda akan menderita aspergillosis secara otomatis. Hampir setiap orang mendapatkan paparan terhadap jamur tersebut setiap harinya dan tidak terjangkit penyakit ini. Biasanya, aspergillosis hanya akan terjadi pada mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah atau memiliki penyakit paru-paru.

Tipe dan gejala aspergillosis

Jenis aspergillosis yang berbeda memengaruhi tubuh dengan cara yang berbeda pula. Beberapa kondisi dan obat-obatan tertentu meningkatkan risiko Anda untuk menderita setiap jenis aspergillosis, dengan jenis aspergillosis yang berbeda memiliki gejala yang berbeda pula.

  • Alergi Bronkopulmonalis Aspergillosis (ABPA)

Dalam kasus alergi bronkopulmonalis aspergillosis, jamur Aspergillus menyebabkan reaksi alergi seperti batuk dan mengi. Anda akan lebih rentan untuk menderita aspergillosis jenis ini apabila memiliki gangguan kesehatan pada paru-paru, seperti asma atau fibrosis kistik. ABPA juga menyebabkan sesak napas, dan rasa tidak sehat pada tubuh.

  • Aspergillosis invasif

Anda akan lebih mungkin untuk menderita aspergillosis invasif apabila sistem kekebalan tubuh Anda melemah yang disebabkan oleh chemotherapy atau kondisi kesehatan tertentu, misalnya leukimia, kanker, dan penyakit AIDS. Sistem kekebalan tubuh yang melemah membuat tubuh kesulitan untuk melawan infeksi. Aspergillosis jenis ini akan menyerang jaringan paru-paru dan dapat menyebar ke ginjal serta otak. Apabila aspergillosis invasif tidak dirawat, penyakit ini dapat menyebabkan pneumonia yang menular. Pneumonia menular dapat mengancam nyawa pada orang-orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang terganggu.

Aspergillosis invasif biasanya terjadi pada orang-orang yang sudah memiliki kondisi medis lain, sehingga akan sedikit sulit untuk memisahkan gejala yang disebabkan oleh aspergillosis invasif atau dari kondisi medis lain. Beberapa gejala aspergillosis invasif yang diketahui termasuk batuk (terkadang berdarah), rasa sakit pada dada, sesak napas, dan demam. Selain itu, infeksi di paru-paru dapat menyebar ke seluruh tubuh dan menyebabkan gejala-gejala baru.

  • Aspergilloma

Apabila Anda memiliki tuberculosis (TBC) atau penyakit paru-paru lain, paparan terhadap jamur Aspergillus dapat menyebabkan pertumbuhan jamur. Juga dikenal dengan sebutan bola jamur, pertumbuhan jenis ini biasanya terdiri dari jamur, penyumbatan, dan sel-sel darah putih. Pertumbuhan ini biasanya tidak akan menyebar ke seluruh tubuh. Namun, bola jamur dapat bertambah besar dan bisa merusak jaringan paru-paru Anda.

Untuk kasus aspergilloma, gejala yang umum terjadi adalah batuk (berdarah atau tanpa darah) dan sesak napas. Gejala lain dari jenis-jenis aspergillosis yang berbeda termasuk rasa sakit di dada dan tulang, sulit melihat, darah di air seni, air seni yang berkurang, sakit kepala, tubuh menggigil, kesulitan bernapas, ruam di kulit, dan dahak atau lendir yang berdarah.

  • Aspergillosis pulmonary kronis

Pertumbuhan jamur Aspergillus hanya sebatas di paru-paru saja. Infeksi terjadi selama beberapa periode dan dapat menyebabkan paru-paru berlubang.

  • Cutaneous aspergillosis

Jamur Aspergillus masuk ke dalam tubuh melalui sel kulit mati atau rusak, mungkin setelah cidera terbakar atau intervensi bedah medis. Selain itu, aspergllosis invasif juga dapat menyebar dari paru-paru menuju kulit.

Alergi aspergillosis biasanya akan sembuh dengan sendirinya tanpa perlu perawatan medis khusus. Anda mungkin bisa menderita penyakit ini kembali apabila terus menerus terpapar jamur Aspergillus. Sementara itu, sembuh dari aspergillosis invasif sangat tergantung pada kondisi kesehatan keseluruhan dan kekuatan sistem kekebalan tubuh Anda.

Read More

Narkolepsi

Penyakit Narkolepsi, Saat Penderita Mendadak Tertidur

Narkolepsi adalah gangguan neurologis atau saraf dimana gangguan tersebut dapat mempengaruhi kontrol tidur dan kesadaran manusia untuk tetap terjaga. Orang yang terkena narkolepsi akan mengalami kantuk di pagi dan siang hari secara mendadak dan berlebihan.

Selain itu, penderita narkolepsi juga bisa tertidur secara tiba-tiba. Keadaan tersebut bisa terjadi tidak hanya ketika mereka mengalami kantuk, namun juga bisa terjadi ketika mereka melakukan aktivitas apapun.

Penderita narkolepsi juga bisa mengalami katapleksi atau melemasnya di bagian otot karena kehilangan kendali. Narkolepsi biasanya terjadi pada orang-orang yang berusia di antara 10 sampai 25 tahun.

Gejala

Pada umumnya, jika seseorang mengalami narkolepsi, maka gejala yang akan dialami adalah sebagai berikut:

  • Mengantuk secara berlebihan

Seseorang yang mengalami kantuk secara berlebihan, baik di pagi maupun siang hari, dapat mengganggu aktivitasnya.

  • Sleep paralysis

Sleep paralysis adalah gejala yang meliputi ketidakmampuan seseorang untuk bergerak, berbicara, atau bangun saat tidur. Hal tersebut terjadi selama beberapa menit.

  • Halusinasi

Penderita akan mengalami gejala seperti ini dimana mereka mimpi seolah-olah mereka benar-benar mengalaminya.

  • Katapleksi

Katapleksi adalah gangguan lain dimana seseorang kehilangan kendali atas ototnya, karena dipicu oleh emosi yang intens seperti gembira atau takut.

Penyebab

Penyebab narkolepsi tidak dapat ditentukan. Namun, sebagian orang yang mengalami narkolepsi, dipengaruhi oleh rendahnya jumlah protein atau hipokretin. Kegunaan hipokretin adalah mengatur siklus bangun dan tidur.

Rendahnya hipokretin mungkin dipicu oleh sistem imun yang salah mendeteksi dan menyerang sel-sel yang memproduksi hipokretin atau reseptor penerima hipokretin.

Selain rendahnya hipokretin, pengaruh lain yang dapat membuat seseorang mengalami narkolepsi, bisa saja karena adanya perubahan hormon, mutasi gen, stres, paparan racun, dan infeksi.

Diagnosis

Jika Anda terkena narkolepsi, Anda sebaiknya konsultasikan masalah ini dengan dokter. Dokter akan membantu Anda mengatasi masalah tersebut. Namun, dokter perlu melakukan diagnosis terlebih dahulu.

Diagnosis tersebut melibatkan pemeriksaan pada diri Anda. Anda dapat didiagnosis terkena narkolepsi jika Anda ingin tidur yang tidak dapat ditahan, dan terjadi berulang-ulang sehingga dapat membuat Anda tertidur, bahkan secara tiba-tiba.

Hal tersebut dialami setidaknya tiga kali dalam seminggu selama tiga bulan terakhir. Selain itu, Anda juga setidaknya mengalami setidaknya satu dari tiga kriteria di bawah ini:

  • Katapleksi yang terjadi setidaknya beberapa kali setiap bulan.
  • Kekurangan hipokretin.
  • Mimpi yang terjadi hingga 15 menit.

Dokter juga akan mendiagnosis berdasarkan gejala yang Anda alami seperti kantuk di pagi atau siang hari. Diagnosis yang dilakukan dokter meliputi:

  • Riwayat tidur

Anda diminta untuk membuat riwayat tidur secara terperinci.

  • Catatan tidur

Anda akan diminta untuk membuat catatan tentang pola tidur yang dialami selama satu hingga dua minggu.

  • Polysomnogram (PSG)

Tes tersebut dilakukan dengan mengukur berbagai sinyal saat Anda tidur, seperti detak jantung dan pergerakan otot.

  • Multiple Sleep Latency Test (MSLT)

Tes tersebut dilakukan untuk mengetahui berapa lama Anda tidur di siang hari.

  • Spinal tap

Tes tersebut dilakukan untuk mengetahui tingkat hipokretin Anda.

Cara Mengatasi Narkolepsi

Untuk mengatasi narkolepsi, Anda dapat menggunakan beberapa jenis obat sebagai berikut:

  • Stimulan

Obat tersebut digunakan untuk meningkatkan kesadaran.

  • Antidepresan trisiklik

Obat tersebut dapat mengurangi katapleksi, sleep paralysis, dan halusinasi.

  • Serotonin-norepinephrine reuptake inhibitor (SNRI)

Obat tersebut dapat mengatur tidur dan emosi Anda.

  • Sodium oxybate

Obat tersebut dapat meningkatkan waktu tidur, membuat Anda terjaga di pagi dan siang hari, dan mengurangi katalepsi.

Selain menggunakan obat-obatan yang disebutkan di atas, Anda juga dapat melakukan beberapa cara untuk mengatasi narkolepsi, antara lain:

  • Jadwalkan waktu tidur secara teratur.
  • Jaga berat badan dengan berolahraga secara teratur.
  • Hindari penggunaan nikotin dan alkohol, karena dapat memperburuk gejala narkolepsi.
Read More

Ikuti Cara Alami Merawat Rambut Keriting Ini

Cara merawat rambut keriting umumnya berbeda dengan tipe rambut lainnya

Rambut keriting oleh banyak wanita sering dianggap sebagai berkah sekaligus kutukan. Sebenarnya rambut keriting itu indah, tetapi merawatnya bisa menjadi sulit karena terkadang bisa kering dan kusut. Kunci untuk rambut keriting yang indah dan bervolume adalah rambut yang sehat. Ternyata terdapat beberapa cara alami untuk merawat rambut keriting di rumah.

Tentu saja, Anda tahu bahwa Anda dapat menemukan begitu banyak produk perawatan rambut di toko-toko bahkan melakukan perawatan di salon. Anda dapat mencoba semua produk perawatan yang diperlukan yang akan memberi Anda hasil yang bagus dengan waktu yang relatif singkat, tetapi setelah beberapa waktu Anda akan melihat bahwa produk-produk rambut tersebut dapat merusak rambut Anda.

Tidak ada gunanya untuk mengambil resiko dengan melakukan perawatan baik dengan membeli produk sendiri maupun pergi ke salon, selain membutuhkan lebih banyak biaya, produk-produk tersebut juga dapat merusak rambut. Akan lebih bermanfaat dan lebih terjangkau jika Anda merawat rambut keriting Anda secara alami menggunakan perawatan rumah. Berikut cara merawat rambut keriting secara alami yang dapat dengan mudah Anda lakukan:

  • Flaxseed 

Flaxseed adalah bahan untuk memiliki rambut ikal keriting sehat dan berkilau. Anda dapat merebus flaxseed di rumah, sampai biji tersebut mengeluarkan gel yang tebal dan tidak berwarna. Gel ini sangat efektif dalam mengembangkan ikal rambut secara alami dan juga mengontrol rambut keriting. Selain itu,  Anda dapat mencampur minyak esensial dan mendinginkan gel ini untuk digunakan secara teratur.

  • Masker rambut pisang

Seringkali pisang di kulkas menjadi matang dan busuk. Namun ternyata, pisang merupakan salah satu solusi terbaik untuk menjinakkan rambut keriting. Anda dapat mengambil satu pisang matang, haluskan dengan baik dan taruh sebagai masker di seluruh rambut Anda selama 30 menit dan kemudian cuci sampai bersih.

Untuk efek yang lebih baik, Anda dapat menambahkan satu telur, 3 sendok makan madu dan susu serta sekitar lima sendok makan minyak zaitun. Campur semua bahan menjadi satu dengan pisang yang sudah dihaluskan dan oleskan masker ke rambut dari akar sampai ujung. Diamkan selama 30 menit, lalu keramas dan gunakan conditioner rambut.  Ulangi penggunaan masker rambut seminggu sekali untuk hasil rambut yang mengkilap.

  • Minyak kelapa

Minyak kelapa ternyata sangat efektif dalam melembabkan dan memelihara rambut keriting. Rambut keriting membutuhkan lebih banyak nutrisi daripada rambut lurus karena sifatnya yang kering. Anda dianjurkan untuk menggunakan minyak kelapa extra virgin dan menerapkannya sebagai minyak perawatan rambut, biarkan selama 15 hingga 20 menit sebelum benar-benar dibilas atau bisa juga digunakan sebagai conditioner alami pada rambut Anda. Minyak kelapa tidak hanya bermanfaat untuk memberikan nutrisi, tetapi juga menguatkan rambut sambil meningkatkan kilau rambut Anda. 

  •  Lidah buaya

Aloe Vera atau lidah buaya membuat kondisioner rambut yang baik untuk rambut, bekerja seperti conditioner namun lidah buaya merupakan cara yang lebih alami untuk rambut Anda. Anda dapat memotong daun lidah buaya dan mengekstrak gel tidak berwarna dari bagian dalam daun ke seluruh bagian rambut Anda. Hal ini tidak hanya melembabkan rambut keriting tetapi juga membantu membersihkan kotoran dan penumpukan produk dari rambut Anda.

  • Alpukat

Alpukat dikemas dengan banyak protein, sehingga menjadikannya bahan yang bagus untuk memperbaiki rambut yang kering dan rusak. Anda dapat membuat masker protein Anda sendiri menggunakan alpukat, minyak kelapa, madu, dan minyak zaitun.

  • Minyak zaitun

Minyak zaitun bekerja sangat baik sebagai minyak perawatan rambut. Anda dapat menggunakan minyak zaitun pada seluruh rambut, dan berikan sedikit pijatan pada kulit kepala, lalu biarkan selama 20-30 menit sebelum dibilas. Minyak zaitun bekerja untuk membuat rambut keriting lebih mudah untuk ditata.

Anda dapat mencoba perawatan alami di atas sebagai salah satu cara untuk merawat rambut keriting. Perlu diingat, bahwa perawatan alami tidak begitu langsung bekerja seperti produk perawatan rambut kimia, tetapi merawat rambut keriting secara alami adalah pilihan terbaik jika Anda ingin selalu memiliki rambut ikal yang bersinar dan terlihat memukau.

Read More

Allicin Dalam Bawang Putih Yang Memberikan Manfaat Kesehatan

Bawang putih adalah rempah-rempah yang tumbuh di seluruh dunia. Bawang putih termasuk dalam genus Allium dan terkait erat dengan bawang bombay, rakkyo (bawang yang ditemukan di Asia), daun bawang, lokio, daun bawang, dan bawang merah. Rempah-rempah ini telah digunakan oleh manusia selama ribuan tahun dan digunakan di Mesir Kuno untuk keperluan kuliner dan kesehatan serta manfaat terapeutiknya.

Bawang putih sendiri telah digunakan di seluruh dunia selama ribuan tahun. Menurut sejarahnya, bawang putih digunakan ketika piramida Giza dibangun, sekitar 5.000 tahun yang lalu. Sepanjang sejarah di Timur Tengah, Asia Timur, dan Nepal, bawang putih telah digunakan untuk mengobati bronkitis, hipertensi, TB atau TBC, gangguan hati, disentri, perut kembung, kolik, cacingan, rematik, diabetes, dan demam. Sedangkan dalam makanan, bawang putih biasa digunakan untuk memasak, baik dalam bentuk bawang segar, bawang putih bubuk atau minyak bawang putih untuk menambah rasa.

Bawang putih menghasilkan bahan kimia yang disebut allicin. Hal inilah yang membuat bawang putih berfungsi untuk kondisi tertentu.  Allicin juga membuat bawang putih memiliki bau tersendiri. Berikut beberapa manfaat bawang putih yang dipercaya terdapat dalam kandungannya:

  • Pengerasan arteri (atherosclerosis)

Seiring bertambahnya usia, arteri Anda cenderung kehilangan kemampuan untuk meregangkan dan melenturkan. Bawang putih dipercaya dapat mengurangi efek tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, Anda dapat mengkonsumsi suplemen bubuk bawang putih tertentu seperti Allicor, INAT-Farma, Kyolic, Total Heart Health, Formula 108, dan Wakunaga untuk mengurangi efek pengerasan pembuluh darah.

  • Berpotensi sebagai antibiotik yang kuat

Diallyl sulfide, senyawa dalam bawang putih, bekerja 100 kali lebih efektif daripada dua antibiotik populer dalam memerangi bakteri Campylobacter, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Antimicrobial Chemotherapy. Bakteri Campylobacter adalah salah satu penyebab paling umum terjadinya infeksi usus.

  • Perlindungan pada jantung

Para peneliti di Emory University School of Medicine menemukan diallyl trisulfide, komponen minyak bawang putih, membantu melindungi jantung selama operasi jantung dan setelah serangan jantung. Mereka juga percaya dialil trisulfide dapat digunakan sebagai pengobatan untuk gagal jantung, karena gas hidrogen sulfida telah terbukti melindungi jantung dari kerusakan.

  • Kanker prostat

Pria di Cina yang makan sekitar satu siung bawang putih setiap hari memiliki resiko 50% lebih rendah terkena kanker prostat. Selain itu, penelitian populasi menunjukkan bahwa konsumsi bawang putih dapat dikaitkan dengan penurunan risiko kanker prostat. Tetapi penelitian lain menunjukkan bahwa konsumsi bawang putih tidak mempengaruhi risiko kanker prostat pada pria dari Iran. Namun, penelitian klinis awal menunjukkan bahwa mengkonsumsi suplemen ekstrak bawang putih dapat mengurangi risiko kanker prostat atau mengurangi gejala yang terkait dengan kanker prostat.

  • Kanker otak

Senyawa organo-sulfur yang ditemukan dalam bawang putih telah diidentifikasi sebagai senyawa yang efektif dalam menghancurkan sel-sel pada glioblastoma, sejenis tumor otak yang mematikan.

Selama ribuan tahun, bawang putih dipercaya memiliki khasiat dan manfaat tertentu yang bekerja seperti obat. Selain lezat dan memiliki banyak manfaat kesehatan, bawang putih juga mudah ditambahkan ke dalam diet Anda. Anda bisa menggunakannya dalam hidangan gurih, sup, saus, saus, dan lainnya.

Read More

Beberapa Negara Tidak Terkena Corona, Bagaimana Bisa?

Virus Corona atau Covid-19 telah menimbulkan banyak kasus yang terjadi di hampir setiap negara. Kasus virus yang berasal dari kota Wuhan, Tiongkok, telah meningkat dari hari ke hari. Meskipun demikian, ada beberapa negara tidak terkena Corona. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi?

Negara-Negara Yang Tidak Terkena Corona

Ada 15 negara yang belum melaporkan adanya kasus Covid-19. Negara-negara tersebut antara lain Korea Utara, Komoro, Tajikistan, Turkmenistan, Lesotho, Kepulauan Marshall, Mikronesia, Palau, Kiribati, Nauru, Samoa, Kepulauan Solomon, Tuvalu, Tonga, dan Vanuatu.

Rumor sempat terjadi dimana rumor tersebut menyatakan bahwa beberapa negara yang belum terkena kasus Covid-19 kemungkinan menutupi jumlah kasus yang terjadi. Namun, menurut Michael Yao, pakar tanggap darurat WHO (World Health Organization), mengatakan bahwa kasus di Afrika adalah salah satu kawasan yang rentan terhadap virus Corona sehingga kasus yang terjadi tidak mungkin ditutupi. Orang-orang yang terkena virus Corona pasti akan terdeteksi, karena virus Corona dapat menyebar dengan cepat.

Di sisi lain, beberapa ahli mengatakan bahwa iklim dapat menghentikan penyebaran virus Corona. Virus Corona mungkin tidak dapat menyebar jika kawasannya memiliki iklim yang hangat. Meskipun demikian, belum ada penelitian lebih lanjut tentang hal ini.

Sebagian negara tidak terkena Corona karena merupakan negara-negara kecil yang ada di kepulauan Pasifik, Asia, dan Afrika dimana negara-negara seperti ini kemungkinan bukan merupakan destinasi wisata dan tidak menarik perhatian turis sehingga kasus virus Corona di negara-negara tersebut belum terjadi.

Aturan-Aturan Negara Untuk Menangkal Virus Corona

Beberapa negara tidak terkena Corona telah membuat aturan yang ketat untuk bepergian. Contohnya, Korea Utara telah menerapkan aturan yang ketat jika ingin masuk atau keluar dari negara tersebut. Korea Utara merupakan salah satu negara pertama yang telah melakukan langkah-langkah intensif seperti menutupi perbatasannya untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Begitu pula dengan Turkmenistan dimana negara tersebut telah melakukan pembatasan perjalanan agar warganya tidak terkena virus Corona. Selain itu, Turkmenistan juga mengelola pembersihan massal dan mengkampanyekan kepada warga tentang penyebaran virus Corona.

Tajikistan telah memberlakukan pertemuan publik dan pembatasan perjalanan untuk mencegah Corona. Selain itu, negara tersebut juga mengatur keramaian, termasuk pada perayaan-perayaan tertentu.

Negara-negara lain telah menerapkan ‘Lockdown’ atau pembatasan sosial (Social Distancing atau Physical Distancing) untuk memaksimalkan upaya untuk mencegah penyebaran virus Corona. Meskipun demikian, jumlah kasus masih meningkat setiap hari dan jumlah kematian akibat Covid-19 terus bertambah.

Di Indonesia, beberapa wilayah telah memberlakukan PSBB (pembatasan sosial berskala besar) dimana sejumlah usaha dihentikan operasinya untuk sementara waktu. Jabodetabek adalah salah satu wilayah yang telah memberlakukan PSBB. Meskipun demikian, masih banyak warga yang melanggar aturan PSBB seperti tidak mengenakan masker atau masih menjalankan usaha di tempat.

Cara-Cara Yang Perlu Dilakukan Untuk Mencegah Virus Corona

Beberapa negara tidak terkena Corona mungkin telah memberlakukan sejumlah aturan yang ketat. Oleh karena itu, untuk membantu mencegah penyebaran virus Corona, Anda juga perlu melakukan beberapa hal sebagai berikut:

  • Rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun, setidaknya selama 20 detik.
  • Jangan menyentuh mata, hidung, dan mulut jika tangan Anda tidak bersih.
  • Jangan keluar rumah, kecuali jika Anda ada keperluan mendesak seperti membeli obat.
  • Jika Anda keluar rumah, Anda wajib menggunakan masker.
  • Anda juga perlu menjaga jarak dengan orang lain setidaknya 1 meter.
  • Jangan melakukan kontak fisik dengan orang lain.
  • Konsumsi makanan yang sehat seperti sayuran dan buah-buahan.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Konsumsi obat untuk menjaga daya tahan tubuh.
Read More

Cabin Fever

Cabin fever adalah emosi yang dialami manusia dimana mereka terlalu lama berada di rumah akibat virus Corona atau Covid-19. Tidak hanya itu cabin fever terjadi karena mereka merasa terputus hubungan dari “dunia luar.”

Hingga 18 April 2020, jumlah kasus yang terjadi di seluruh dunia telah mencapai lebih dari 2,2 juta dimana virus tersebut mengakibatkan jumlah kematian lebih dari 154 ribu orang, namun lebih dari 581 ribu orang dinyatakan sembuh.

Sebagian wilayah di Indonesia telah menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), termasuk Jabodetabek. Masyarakat dihimbau untuk membatasi diri untuk keluar rumah, kecuali jika mereka ada keperluan mendesak seperti membeli obat. Bila tidak ada keperluan penting, masyarakat dianjurkan untuk tetap berada di rumah sampai batas waktu yang ditentukan oleh kepala daerah.

Meskipun aman di rumah untuk mencegah penyebaran Covid-19, masyarakat juga perlu waspada dengan cabin fever, karena jika tanpa ada penanganan yang tepat, gejala cabin fever akan sulit untuk dikendalikan.

Gejala Cabin Fever

Orang-orang yang mengalami masalah cabin fever tidak hanya menimbulkan gejala atau perasaan bosan, namun juga dapat menimbulkan perasaan sebagai berikut:

  • Kegelisahan.
  • Kekurangan motivasi.
  • Mudah tersinggung.
  • Mudah putus asa.
  • Sulit berkonsentrasi.
  • Susah tidur.
  • Kurangnya semangat.
  • Sulit percaya pada orang di sekitarnya.
  • Mudah terkena emosi.
  • Merasa sedih atau depresi.

Cara Mengatasi Masalah Cabin Fever

Karena masyarakat masih dibatasi aktivitas di luar rumah, masyarakat dapat melakukan beberapa hal untuk mencegah cabin fever. Meskipun demikian, Anda dapat melakukan beberapa cara sebagai berikut:

  1. Membawa “dunia luar” ke dalam rumah

Jika Anda masih harus berada di rumah, Anda dapat melakukan beberapa cara untuk membawa “dunia luar” ke dalam rumah. Cara-cara tersebut adalah sebagai berikut:

  • Membuka jendela untuk menghirup udara.
  • Memberi makan hewan peliharaan atau hewan di sekeliling Anda.
  • Menanam bunga untuk memberikan kesegaran “dunia luar.”
  • Membuat rutinitas

Cara lain untuk mengatasi masalah cabin fever adalah membuat rutinitas. Jika Anda tidak bisa melakukan aktivitas di luar, Anda masih bisa melakukan berbagai aktivitas di rumah, khususnya jika hal tersebut menyangkut soal pekerjaan atau sekolah. Hal seperti ini dapat membuat pikiran Anda teralihkan seolah-olah Anda berada di luar rumah.

  • Menjaga komunikasi

Menurut WHO, komunikasi adalah hal yang penting untuk dilakukan ketika menghadapi pandemi Corona. Berkat perkembangan teknologi, Anda dapat mengobrol dengan orang lain secara online.

  • Ekspresikan sisi kreatif

Cara lain yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi masalah cabin fever adalah mengekspresikan sisi kreatif Anda, misalnya dengan melukis, menyanyikan lagu, atau memasak. Hal-hal seperti ini membuat otak Anda sibuk karena Anda dapat melakukan sesuatu di rumah daripada berdiam diri.

  • Berkeringat

Cara lain untuk mengatasi masalah cabin fever adalah berolahraga, karena dapat membantu tubuh melepas hormon endorfin yang dapat meningkatkan suasana hati.

Dengan demikian, Anda dapat menenangkan diri dari masalah cabin fever. Selain itu, Anda juga perlu melakukan beberapa hal di bawah untuk mencegah penularan virus Corona:

  • Rajin mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik.
  • Jika keluar rumah, Anda perlu memakai masker.
  • Jaga jarak dengan orang lain setidaknya 1 meter.
  • Jangan menyentuh mata, hidung, atau mulut jika tangan Anda tidak bersih.
  • Konsumsi makanan yang sehat.
  • Minum obat untuk membantu menjaga daya tahan tubuh.

Masalah cabin fever akan hilang jika Anda mencoba beberapa hal yang disebutkan di atas. Anda juga sebaiknya ikuti perkembangan virus Corona melalui berita atau sumber-sumber resmi seperti WHO atau Kemenkes RI.

Read More

Apa itu USG Doppler? Berikut Penjelasannya

Droppler Ultrasound atau juga disebut dengan USG Doppler adala sebuah tindakan medis berupa tes yang bersifat non-invansif yang dipakai untuk memperkirakan aliran darah pembuluh darah. Proses ini menjadi salah satu yang disarankan oleh dokter ketika seseorang mengalami gangguan pada darah di dalam tubuh.

Ketika terjadi gangguan pada darah, penanganan yang cepat dan tepat bisa meningkatkan kesempatan dan peluang untuk sembuh lebih besar serta mencegah timbulnya komplikasi dari adanya gangguan tersebut. Lantas, apa saja yang harus diketahui bagi masyarakat awam dan pasien mengenai droppler ultrasound ini.

Penjelasan USG Doppler

Terdapat beberapa alasan mengapa seseorang melakukan Droppler Ultrasound sebagai pemeriksaan yang membantu dokter guna memberikan diagnosis banyak penyakit. Terdapat beberapa alasan mengapa para dokter melakukan pemeriksaan ini, berikut beberapa gangguan yang bisa dideteksi memakai prosedur ini.

  • Mendeteksi tumor yang tumbuh pada pembuluh darah bagian lengan dan kaki.
  • Mendeteksi gangguan kesehatan arteriosklerosis atau juga disebut penyempitan/penyumbatan pembuluh darah arteri.
  • Mendeteksi gangguan medis yang berkaitan dengan masalah jantung, seperti penyakit jantung bawaan.
  • Mendeteksi penyempitan pembuluh darah di bagian leher atau juga disebut stenosis karotis, bisa juga disebut penyempitan pembuluh darah vena.
  • Mendeteksi penyempitan arteri di bagian kaki, kondisi ini terjadi karena sirkulais darah ke kaki berkurang disebut dengan arteri perifer.

Pemeriksaan Droppler Ultrasound dilakukan jika seorang pasien mengalami gejala dari salah satu penyakit yang disebutkan di atas. Ini merupakan pemeriksaan pembuluh darah lain selain angiografi yang bersifat lebih invasif, hal itu dikarenakan pemeriksaan ini membutuhkan penyuntikan sebelum proses dilakukan.

Proses pemeriksaan Droppler Ultrasound sama seperti pemeriksaan USG lainnya, tenaga medis akan mengoleskan gel dingin di permukaan kulit yang akan diperiksa. Alat pindai genggam atau juga disebut dengan transduser akan diletakkan tepat di atas permukaan kulit yang sebelumnya telah diolesi gel dingin tadi.

Alat ini kemudian akan mengirimkan gelombang suara dan akan diperkuat menggunakan mikrofon, gelombang suara ini akan memantul jika bertemu dengan benda padat tak terkecuali sel darah. Adanya kondisi ini mampu membantu pergerakan sel darah jika muncul perubahan nada pantul pada gelombang suara, nada pantul inilah dikenal sebagai efek droppler.

Dengan melakukan pemeriksaan ini, terdapat beberapa kondisi yang bisa dideteksi, seperti misalnya sirkulasi darah pada pembuluh darah arteri dan vena di bagian leher, tangan dan kaki. Kemudian adanya gumpalan darah yang bisa menyebabkan aliran darah menjadi terhambat, kondisi ini bahkan bisa memicu seseorang terkena stroke.

Selain itu munculnya gumpalan yang terjadi pada pembuluh darah, jika gumpalan ini terlepas dapat mengakibatkan sirkulasi darah di bagian organ vital menjadi terhambat, kondisi ini bisa terjadi pada organ paru-paru. Kemudian, bisa melakukan pengecekan terhadap aliran darah janin pada ibu hamil serta memantau perkembangan janin.

Perlu diketahui bahwa pemeriksaan USG Doppler disarankan hanya dilakukan pada pasien yang benar-benar membutuhkannya. Proses pemeriksaan ini pada umumnya tidak membutuhkan waktu lama, hanya beberapa menit seperti USG biasa dan pasien tidak diharuskan untuk berpuasa terlebih dahulu sebelum melakukan pemeriksaan.

Pasien yang akan melakukan tes ini wajib dan harus mengenakan pakaian khusus dengan fungsi memudahkan pelaksanaan pemeriksaan. Pasien juga harus melepaskan segala perhiasan dan benda logam yang dibawa atau menempel pada tubuh. Pemeriksaan ini bisa dilakukan di rumah sakit dan klinik khusus, tentunya yang memiliki fasilitas dan tenaga ahli profesional.

Read More