Manfaat Zat Besi: Baik Bagi Tubuh 

Setiap orang membutuhkan berbagai sumber mineral untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Salah satu sumber mineral yang dapat dikonsumsi adalah zat besi. Manfaat zat besi tidak hanya sekedar pembentukan energi, namun juga dapat memberikan manfaat lain seperti menjaga daya tahan tubuh.

Zat besi dapat dikonsumsi baik secara alami maupun dalam bentuk suplemen. Banyak makanan yang mengandung zat besi yang bisa dikonsumsi. Contoh makanan tersebut adalah daging sapi, bayam, dan kacang merah. Meskipun memberikan berbagai manfaat bagi tubuh, tidak semua manusia dapat mengkonsumsi zat besi dalam jumlah yang sama. Hal tersebut bergantung pada jenis kelamin, usia, serta kondisi kesehatan mereka.

Apa Saja Manfaat Zat Besi?

Setiap orang bisa mengkonsumsi makanan yang terdapat zat besi setiap hari, untuk membantu mereka melakukan aktivitas sesuai kebutuhan. Ada baiknya jika Anda mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Manfaat zat besi adalah sebagai berikut:

  1. Meningkatkan hemoglobin

Zat besi bisa Anda konsumsi karena dapat meningkatkan hemoglobin. Hemoglobin merupakan protein merah dimana kegunaannya dapat mengangkut oksigen dalam darah. Hemoglobin juga merupakan cara untuk mencegah anemia.

2. Meningkatkan kekuatan otot

Mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi juga dapat meningkatkan kekuatan otot. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan penurunan elastisitas otot sehingga membuat otot manusia kendur.

3. Mengurangi rasa lelah

Zat besi dapat dikonsumsi jika Anda merasa lelah. Kekurangan zat besi bisa terjadi pada seseorang, baik yang menderita anemia maupun tidak.

4. Meningkatkan kekebalan tubuh

Manfaat lain dari zat besi adalah meningkatkan kekebalan tubuh manusia. Mineral tersebut akan meningkatkan produksi hemoglobin yang akan membawa oksigen ke sel, jaringan, dan organ tubuh yang rusak sehingga proses penyembuhan tubuh bisa dimulai dengan cepat.

5. Menjaga kehamilan

Manfaat lain dari zat besi adalah mampu menjaga kondisi kehamilan. Selama masa kehamilan, produksi sel darah merah dan volume darah meningkat supaya dapat memenuhi kebutuhan ibu dan bayi yang dikandung. Selain itu, kebutuhan zat besi di dalam tubuh juga meningkat.

Ibu hamil yang kekurangan zat besi di dalam tubuh memiliki risiko yang lebih besar terhadap proses persalinan prematur dan melahirkan bayi dengan berat badan rendah. Tidak hanya itu, kekurangan zat besi juga bisa memicu risiko infeksi.

6. Meningkatkan konsentrasi

Manfaat lain dari zat besi adalah mampu meningkatkan konsentrasi manusia. Zat besi bisa dikonsumsi untuk meningkatkan kemampuan kognitif mereka sehingga dapat membantu mereka fokus pada aktivitas yang ingin dikerjakan.

7. Meningkatkan kualitas tidur

Zat besi juga berguna untuk meningkatkan kualitas tidur manusia. Jika manusia kekurangan zat besi, maka dapat menyebabkan insomnia, apnea tidur, dan akan kesulitan untuk tidur nyenyak pada malam hari.

Seberapa Banyak Asupan Yang Dapat Dikonsumsi?

Setiap orang dapat mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Namun jumlah asupan pada setiap orang berbeda-beda. Jumlah asupan dapat dikonsumsi berdasarkan kelompok berikut:

  1. Bayi

Jika bayi yang usianya berada di antara 0 hingga 6 bulan, maka asupannya adalah sebanyak 0,27 mg. Jika bayi yang usianya berada di antara 7 hingga 12 bulan, maka asupannya adalah sebanyak 11 mg.

2. Anak-anak

Jika anak yang usianya berada di antara 1 hingga 3 tahun, maka asupannya adalah sebanyak 7 mg. Jika anak yang usianya berada di antara 4 hingga 8 tahun, maka asupannya adalah sebanyak 10 mg.

3. Laki-laki

Jika laki-laki berusia di antara 9 hingga 13 tahun, maka asupannya adalah sebanyak 8 mg. Jika laki-laki berusia di antara 14 hingga 18 tahun, maka asupannya adalah sebanyak 11 mg. Jika laki-laki berusia 19 tahun ke atas, maka asupannya adalah sebanyak 8 mg. 

4. Perempuan

Jika perempuan berusia di antara 9 hingga 13 tahun, maka asupannya adalah sebanyak 8 mg. Jika perempuan berusia di antara 14 hingga 18 tahun, maka asupannya adalah sebanyak 15 mg. Jika perempuan berusia di antara 19 hingga 50 tahun, maka asupannya adalah sebanyak 18 mg. Jika perempuan berusia 51 tahun ke atas, maka asupannya adalah sebanyak 8 mg.

Jika perempuan yang sedang menjalani masa kehamilan, maka asupan zat besi adalah sebanyak 27 mg. Jika perempuan yang menyusui di usia 14 hingga 18 tahun, maka asupan zat besi adalah sebanyak 10 mg. Jika perempuan yang menyusui di usia lebih dari 19 tahun, maka asupan zat besi adalah sebanyak 9 mg.

Apakah Ada Efek Samping Dari Zat Besi?

Meskipun zat besi dapat memberikan banyak manfaat bagi tubuh, zat besi juga dapat memicu efek samping berupa mual, muntah, diare, dan sembelit. Oleh karena itu, jumlah asupan zat besi harus sesuai yang disebutkan di atas.

Kesimpulan

Di atas merupakan informasi tentang manfaat zat besi yang perlu Anda pahami. Ada berbagai makanan yang mengandung zat besi, namun perlu diperhatikan asupannya setiap hari. Meskipun demikian, zat besi merupakan sumber mineral yang dapat mendukung kebutuhan Anda setiap hari.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>