Faktor Jantung Berdetak Sangat Cepat

Cepat lambatnya detak jantung seseorang dapat menandakan apakah organ tersebut masih berfungsi dengan baik atau tidak. Jantung yang berdetak sangat cepat bisa menjadi tanda munculnya penyakit yang disebut dengan fibrilasi atrium. Tak hanya itu, kondisi jantung yang berdetak cepat bisa meningkatkan risiko munculnya berbagai macam penyakit lainnya, seperti stroke, gagal jantung dan komplikasi lainnya yang berhubungan dengan penyakit jantung.

Jantung yang berdetak sangat cepat bisa kapan saja muncul dan hilang. Hal ini tidak bisa dihilangkan begitu saja, oleh karena itu harus memerlukan perawatan. Meskipun hal ini tidak mengancam jiwa, kondisi tersebut dapat membuat seseorang membutuhkan perawatan darurat. Saat ibrilasi atrium terjadi, dua bilik atas jantung berdetak secara tidak teratur dan tidak terkoordinasi dengan bawah pada jantung. Gejala ini umumnya akan terjadi dan terasa jantung berdebar, sesak nafas dan tubuh melemah.

Fibrilasi atrium juga bisa menyebabkan komplikasi yang berabahaya. Salah satunya adalah pembekuan darah pada jantung yang bisa berirkulasi ke organ tubuh lainnya dan menyebabkan aliran darah pada jantung menjadi tersumbat. Kelainan pada detak jantung membutuhkan perawatan menggunakan alat untuk mengubah sistem kelistrikan jantung.

Penyebab jantung yang berdetak cepat bisa dikarenakan dari beberapa faktor, antara lain:

Usia

Usia merupakan faktor yang bisa menyebabkan detak jantung sangat cepat. Semakin bertambahnya usia, semakin tinggi pula risiko mengidap jantung berdetak cepat. Risiko akan semakin tinggi pada seseorang yang berusia di atas 60 tahun. hal ini bisa disebabkan dari penyakit jantung dan kondisi fisik lainnya yang bisa menyebabkan fibrilasi atrium.

Genetika

Risiko lain yang bisa menyebabkan jantung seseorang berdetak sangat cepat karena dipengaruhi oleh faktor genetika atau keturunan. Fibrilasi atrium bisa disebabkan oleh gen yang diturunkan oleh orang tua saat lahir. Apabila kamu mempunyai keluarga dengan riwayat gangguan ini sebaliknya waspada dan periksakan ke dokter.

Penyakit jantung

Penyakit yang berhubungan dengan jantung bisa menjadi faktor risiko jantung berdetak sangat cepat. Hal ini disebabkan karena masalah masalah yang ada pada jantung seperti penyakit arteri koroner, penyakit katup jantung, gagal jantung, otot jantung lemah dan cacat lahir jantung.

Sick sinus syndrome

Penyakit ini terjadi berhubungan dengan kelainan sel yang mengendalikan detak jantung yang bisa menjadi alat pacu jantung alami pada tubuh. Gejala yang muncul seperti detak jantung bergantian secara cepat atau lambat.

Serangan jantung

Saat arteri yang memasok darah tersumbat, kondisi ini akan merusak jaringan atrium dan bisa terjadi fibrilasi atrium. Jantung yang berdetak kencang karena kondisi jantung ini tidak menyebabkan serangan jantung.

Tekanan darah tinggi

Faktor risiko jantung yang berdetak sangat cepat, umumnya disebabkan oleh tekanan darah tinggi. Hal ini membuat atrium atau ruang atas jantung menjadi lebih besar sehingga jantung menjadi bekerja lebih keras tidak seperti biasanya.

Penyakit paru-paru

Fibrilasi atrium bisa disebabkan karena penyakit paru-paru. Penyakit paru-paru seperti paru obstruktif kronik (COPD), emfisema, sampai gumpalan darah pada paru-paru. COPD dapat disertai dengan tekanan darah tinggi, penyakit jantung, oksigen darah rendah dan merokok.

Itulah beberapa faktor risiko yang bisa menyebabkan jantung berdetak dengan cepat. Jika kamu merasakan jantung yang berdetak cepat karena memiliki faktor risiko seperti di atas, sebaiknya segera periksa ke dokter agar mendapatkan penanganan lebih lanjut secara medis.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>