Category Rambut

Ikuti Cara Alami Merawat Rambut Keriting Ini

Cara merawat rambut keriting umumnya berbeda dengan tipe rambut lainnya

Rambut keriting oleh banyak wanita sering dianggap sebagai berkah sekaligus kutukan. Sebenarnya rambut keriting itu indah, tetapi merawatnya bisa menjadi sulit karena terkadang bisa kering dan kusut. Kunci untuk rambut keriting yang indah dan bervolume adalah rambut yang sehat. Ternyata terdapat beberapa cara alami untuk merawat rambut keriting di rumah.

Tentu saja, Anda tahu bahwa Anda dapat menemukan begitu banyak produk perawatan rambut di toko-toko bahkan melakukan perawatan di salon. Anda dapat mencoba semua produk perawatan yang diperlukan yang akan memberi Anda hasil yang bagus dengan waktu yang relatif singkat, tetapi setelah beberapa waktu Anda akan melihat bahwa produk-produk rambut tersebut dapat merusak rambut Anda.

Tidak ada gunanya untuk mengambil resiko dengan melakukan perawatan baik dengan membeli produk sendiri maupun pergi ke salon, selain membutuhkan lebih banyak biaya, produk-produk tersebut juga dapat merusak rambut. Akan lebih bermanfaat dan lebih terjangkau jika Anda merawat rambut keriting Anda secara alami menggunakan perawatan rumah. Berikut cara merawat rambut keriting secara alami yang dapat dengan mudah Anda lakukan:

  • Flaxseed 

Flaxseed adalah bahan untuk memiliki rambut ikal keriting sehat dan berkilau. Anda dapat merebus flaxseed di rumah, sampai biji tersebut mengeluarkan gel yang tebal dan tidak berwarna. Gel ini sangat efektif dalam mengembangkan ikal rambut secara alami dan juga mengontrol rambut keriting. Selain itu,  Anda dapat mencampur minyak esensial dan mendinginkan gel ini untuk digunakan secara teratur.

  • Masker rambut pisang

Seringkali pisang di kulkas menjadi matang dan busuk. Namun ternyata, pisang merupakan salah satu solusi terbaik untuk menjinakkan rambut keriting. Anda dapat mengambil satu pisang matang, haluskan dengan baik dan taruh sebagai masker di seluruh rambut Anda selama 30 menit dan kemudian cuci sampai bersih.

Untuk efek yang lebih baik, Anda dapat menambahkan satu telur, 3 sendok makan madu dan susu serta sekitar lima sendok makan minyak zaitun. Campur semua bahan menjadi satu dengan pisang yang sudah dihaluskan dan oleskan masker ke rambut dari akar sampai ujung. Diamkan selama 30 menit, lalu keramas dan gunakan conditioner rambut.  Ulangi penggunaan masker rambut seminggu sekali untuk hasil rambut yang mengkilap.

  • Minyak kelapa

Minyak kelapa ternyata sangat efektif dalam melembabkan dan memelihara rambut keriting. Rambut keriting membutuhkan lebih banyak nutrisi daripada rambut lurus karena sifatnya yang kering. Anda dianjurkan untuk menggunakan minyak kelapa extra virgin dan menerapkannya sebagai minyak perawatan rambut, biarkan selama 15 hingga 20 menit sebelum benar-benar dibilas atau bisa juga digunakan sebagai conditioner alami pada rambut Anda. Minyak kelapa tidak hanya bermanfaat untuk memberikan nutrisi, tetapi juga menguatkan rambut sambil meningkatkan kilau rambut Anda. 

  •  Lidah buaya

Aloe Vera atau lidah buaya membuat kondisioner rambut yang baik untuk rambut, bekerja seperti conditioner namun lidah buaya merupakan cara yang lebih alami untuk rambut Anda. Anda dapat memotong daun lidah buaya dan mengekstrak gel tidak berwarna dari bagian dalam daun ke seluruh bagian rambut Anda. Hal ini tidak hanya melembabkan rambut keriting tetapi juga membantu membersihkan kotoran dan penumpukan produk dari rambut Anda.

  • Alpukat

Alpukat dikemas dengan banyak protein, sehingga menjadikannya bahan yang bagus untuk memperbaiki rambut yang kering dan rusak. Anda dapat membuat masker protein Anda sendiri menggunakan alpukat, minyak kelapa, madu, dan minyak zaitun.

  • Minyak zaitun

Minyak zaitun bekerja sangat baik sebagai minyak perawatan rambut. Anda dapat menggunakan minyak zaitun pada seluruh rambut, dan berikan sedikit pijatan pada kulit kepala, lalu biarkan selama 20-30 menit sebelum dibilas. Minyak zaitun bekerja untuk membuat rambut keriting lebih mudah untuk ditata.

Anda dapat mencoba perawatan alami di atas sebagai salah satu cara untuk merawat rambut keriting. Perlu diingat, bahwa perawatan alami tidak begitu langsung bekerja seperti produk perawatan rambut kimia, tetapi merawat rambut keriting secara alami adalah pilihan terbaik jika Anda ingin selalu memiliki rambut ikal yang bersinar dan terlihat memukau.

Read More

Masalah Kulit Kepala yang Umum Terjadi

Kulit kepala mungkin bukan bagian dari kepala yang paling Anda perhatikan hingga saat kulit kepala mulai menunjukkan beberapa masalah. Masalah kulit kepala dapat ditandai dengan timbulnya rasa gatal yang membuat Anda mungkin merasa risih dan jengkel. Berikut adalah beberapa masalah kulit kepala yang umum terjadi.

Ketombe

Serpihan-serpihan putih kecil menandakan bahwa Anda memiliki ketombe. Hal ini bisa menjengkelkan ketika serpihan jatuh pada baju Anda yang berwarna gelap. Ketombe hanyalah penumpukan kulit mati.  Penyebab ketombe yang paling umum adalah karena adanya jamur pada kulit.

Anda tidak dapat tertularkan ketombe dari orang lain, dan ketombe tidaklah berbahaya, hanya saja hal ini menimbulkan rasa gatal yang mengganggu. Untungnya, ketombe tidak menyebabkan kemerahan atau luka di kulit kepala.

Meski ketombe tidak ada obatnya secara khusus, namun cukup mudah untuk mengontrolnya mencuci rambut lebih sering dengan sampo obat. Diamkan selama 5 menit sebelum membilas untuk memberinya kesempatan bekerja. Anda mungkin perlu mencoba dua atau tiga produk untuk membersihkan ketombe. Jika tidak hilang setelah beberapa minggu menggunakan sampo khusus, temui dokter. Anda mungkin membutuhkan sampo khusus.

Dermatitis Seboroik

Ketombe adalah bentuk dermatitis seboroik ringan. Dalam kasus yang lebih parah, Anda akan melihat kulit kepala yang memerah dan banyak minyak. Menurut American Academy of Dermatology, masalah kulit kepala yang satu ini biasa terjadi pada mereka yang memiliki kulit atau rambut berminyak, jerawat, atau psoriasis.

Cradle Cap

Bentuk dermatitis seboroik ini menyerang bayi, biasanya dalam 6 bulan pertama. Masalah kulit kepala ini menyebabkan sisik atau remah-remah yang berminyak dan kekuningan pada kulit kepala. Meskipun dapat membuat orang tua takut, cradle cap bukanlah tanda infeksi yang lebih serius, dan biasanya akan hilang saat ulang tahun pertama bayi.

Untuk perawatan, cobalah menggosok kulit kepala bayi Anda dengan lembut dengan minyak bayi atau minyak mineral untuk mengurangi pengelupasan. Setelah beberapa menit, basuh rambut bayi Anda dengan sampo bayi yang lembut. Kemudian sikat kulit kepala dengan sangat lembut dengan sikat lembut. Jika sampo biasa tidak berfungsi, tanyakan dokter anak Anda tentang pengobatan yang tepat.

Kutu

Kutu adalah masalah kulit kepala yang umum terjadi pada siapa saja, dan sebagian besar penderitanya berusia antara 3 dan 11. Kutu dapat menyebar dengan sangat cepat ketika anak-anak berbagi sisir, sikat, dan juga topi dengan anak lainnya.
Kutu adalah serangga tanpa sayap seukuran biji wijen. Mereka memakan darah, dan betina bertelur di dekat rambut ke kulit kepala. Meskipun mereka tidak menyebabkan penyakit serius, kutu tetap menjadi sesuatu yang harus dihindari bagi siapa pun, terutama anak-anak. Memiliki kutu tidak berarti anak itu kotor, karena kutu bisa muncul di rambut siapa pun.

Untuk mengobati, orangtua dapat menggunakan produk yang mengandung permetrin (Nix), piretrin (Rid), atau spinosad (Natroba). Pengobatan khusus kutu biasanya mengandung sampo khusus yang perlu didiamkan di rambut selama 10 menit dan kemudian dicuci, kemudian sisir rambut dengan sisir bergigi halus untuk menghilangkan sisa telur.

Read More

Kenali Risiko Eyelash Extension

Eyelash extension kini menjadi tren yang banyak digemari wanita. Penyambungan bulu mata buatan pada bulu mata asli ini dilakukan untuk alasan kecantikan. Meski demikian, tidak sedikit orang yang ternyata mengabaikan risikonya. Sebenarnya, dokter spesialis mata menyatakan perawatan ini cukup aman. Asalkan, konsumen bisa melakukan antisipasi terhadap bahaya eyelash extension.

 

Apa Itu Eyelash Extension?

Ada 3 jenis eyelash extension, yaitu sintetis, sutra dan bulu mata asli. Eyelash extension biasanya dilakukan di salon kecantikan, dengan memakai pinset dan lem semi permanen yang diformulasikan khusus. Prosedur eyelash extension hanya memakan waktu sekitar 2 jam. Mata juga harus terpejam selama prosedur berlangsung. Setelah itu, bulu mata sudah bisa terlihat hasilnya dan bisa bertahan 3-4 minggu.

Risiko Eyelash Extension

Rebecca J. Taylor, MD, dokter mata dan juru bicara di American Academy of Ophthalmology, mengatakan bahwa prosedur eyelash extension harus dilakukan oleh ahli kecantikan profesional dan berpengalaman. Selain itu, bahan-bahan yang digunakan seperti material bulu mata atau lem juga harus mengandung bahan yang aman untuk kulit.

Jika tidak, eyelash extension berisiko menimbulkan kondisi ini:

  1. Trauma atau infeksi kelopak mata dan kornea mata
  2. Reaksi alergi terhadap lem
  3. Bulu mata rontok dan rapuh
  4. Bulu mata tidak tumbuh sementara waktu, bahkan permanen

Bahaya eyelash extension tersebut di atas, bisa saja terjadi disebabkan oleh infeksi bakteri atau kuman saat penerapan prosedur yang mengabaikan kebersihan alat atau bahan prosedur tersebut. Kandungan lem eyelash extension juga bisa memicu reaksi alergi. Beberapa tahun silam, salon kecantikan menggunakan lem dari bahan yang mengandung formaldehida alergen. Reaksi alergi yang kerap muncul sebagai risiko eyelash extension adalah gatal, ruam kemerahan, pembengkakan, dan sakit atau nyeri, bahkan gangguan pengelihatan.

Bahaya Eyelash Extension

Menggosok atau mengucek area mata, sebenarnya bisa mematahkan bulu mata alami. Bahkan, dapat mengakibatkan kerusakan permanen pada folikel bulu mata.

Terlebih lagi, pada mereka yang memakai eyelash extension. Tak jarang, bulu mata terasa gatal atau tidak nyaman sehingga ingin rasanya menggosok mata. Bahaya eyelash extension yang mengancam para pemuja kecantikan ini adalah operasi pengangkatan bulu mata karena ada serat yang tersangkut di bawah jaringan mata.

Pastikan salon atau ahli kecantikan pilihan Anda memakai produk yang aman untuk kulit. Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda cari tahu sebelum menjalani penyambungan bulu mata.

  • Reputasi salon dan ahli kecantikan
  • Sertifikasi dan pengalaman ahli kecantikan
  • Bahan lem, alergennya, serta tanggal kedaluwarsanya

Jangan lupa melakukan uji coba di pergelangan tangan bagian dalam untuk memastikan kulit tidak alergi. Jika kulit Anda memiliki reaksi alergi terhadap eyelash extension, jangan mengobatinya sendiri. Temui dokter agar gejalanya bisa diobati dengan cepat dan tidak bertambah serius terhadap penglihatan.

Read More