Category Kulit & Kecantikan

Apa Saja Masker Wajah Terbaik?

Ada berbagai cara yang dapat dilakukan sebagian orang jika mereka ingin menjaga penampilan. Salah satu cara yang cukup umum adalah memakai masker wajah untuk menjaga kebersihan kulit wajah. Ada berbagai jenis masker wajah yang dapat digunakan. Meskipun demikian, Anda perlu memilih masker wajah terbaik untuk kulit Anda, karena semua masker memiliki fitur yang berbeda.

Setiap masker dijual berdasarkan jenis kulit manusia. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui tipe kulit Anda seperti apa sebelum membeli masker wajah. Berikut adalah masker wajah terbaik berdasarkan jenis kulit yang dimiliki manusia:

  1. Kulit wajah normal

Jika Anda memiliki kulit wajah normal, Anda dapat menggunakan berbagai masker wajah seperti masker krim, sheet mask, clay mask, dan masker alami dengan bahan-bahan yang biasanya ada di dapur.

Sebagian orang memilih menggunakan masker krim karena dapat menghaluskan kulit dan meningkatkan kelembaban wajah.

  • Kulit wajah kering

Jika Anda memiliki kulit wajah kering, Anda dapat menggunakan masker wajah yang mengandung ekstra kelembaban. Contoh-contoh jenis masker wajah yang dapat Anda gunakan adalah sheet mask, peel-off mask, dan masker alami seperti buah-buahan.

Jika Anda menggunakan peel-off mask, manfaat yang diperoleh adalah mampu mengencangkan kulit dan merangsang peredaran darah supaya terus lancar. Jika Anda menggunakan bahan alami untuk menjaga kebersihan kulit, maka Anda dapat menggunakan bahan yang dapat melembabkan kulit seperti aloe vera dan gliserin.

  • Kulit wajah berminyak

Jika Anda memiliki kulit wajah berminyak, Anda dapat menggunakan masker wajah yang mengandung arang (charcoal). Jenis masker tersebut mampu menyerap produksi minyak dalam jumlah yang banyak, namun tetap menjaga kelembaban kulit wajah.

Pilihan lain untuk menjaga kondisi kulit wajah adalah menggunakan masker wajah wash off dibandingkan dengan peel-off mask. Peel-off mask mengandung lem yang mampu menghilangkan minyak alami, namun berisiko merusak lapisan kulit pelindung wajah.

  • Kulit wajah sensitif

Jika Anda memiliki kulit wajah sensitif, Anda dapat menggunakan masker wajah yang mengandung bahan-bahan alami yang dapat menenangkan kulit seperti oatmeal atau aloe vera. Bahan-bahan tersebut mampu mengurangi peradangan dan kemerahan pada kulit wajah.

  • Kulit wajah berjerawat

Jika Anda memiliki kulit wajah berjerawat, Anda dapat menggunakan masker wajah yang mengandung benzoil peroksida atau asam salisilat. Kedua kandungan tersebut mampu melawan bakteri penyebab jerawat. Selain itu, asam salisilat juga mampu mengurangi produksi minyak dan mengangkat sel-sel kulit mati pada wajah.

Anda juga dapat menggunakan clay mask, karena mampu menyerap produksi minyak dalam jumlah yang banyak pada kulit wajah dan mencegah penyumbatan pori-pori kulit sehingga dapat menyebabkan seseorang berjerawat.

  • Kulit wajah kusam

Jika Anda memiliki kulit wajah kusam, Anda dapat menggunakan masker wajah eksfoliasi yang mengandung ekstrak buah-buahan. Kegunaan dari masker tersebut adalah mampu mengangkat sel-sel kulit mati penyebab kulit kusam dan merangsang pertumbuhan jaringan kulit baru supaya kulit tampak cerah.

  • Kulit wajah untuk mencegah penuaan

Jika Anda ingin menggunakan masker wajah untuk mencegah penuaan akibat paparan sinar matahari, pola makan, atau faktor lingkungan, Anda dapat menggunakan masker wajah yang memiliki kombinasi antara bahan-bahan tertentu seperti retinol, asam hialuronat, dan vitamin C. Bahan-bahan tersebut mampu mengurangi keriput pada wajah.

Ada berbagai masker wajah terbaik yang bisa Anda pilih, namun harus sesuai dengan jenis kulit wajah yang Anda miliki. Selain itu, jenis masker yang ditawarkan juga memiliki kegunaan yang berbeda terhadap kulit wajah. Untuk informasi lebih lanjut tentang kulit wajah, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter kulit.

Read More

Rogaine, Obat Penumbuh Jambang dan Efek Sampingnya

Obat penumbuh jambang mungkin lagi banyak dicari-cari oleh para lelaki untuk menumbuhkan rambut wajahnya. Nah, salah satu obat penumbuh jambang yang terkenal adalah Rogaine (minoksidil) untuk membantu pertumbuhan jambang. Seberapa ampuh sih obat ini untuk menumbuhkan jambang? Apakah ada efek sampingnya? Yuk, simak penjelasan berikut ini!

Mengenal Rogaine

Rogaine merupakan salah satu obat yang terkenal untuk menumbuhkan kembali rambut kulit kepala. Obat ini dapat diperoleh secara bebas tanpa resep dengan harga yang terjangkau. Namun, Food and Drug Administration (FDA) hanya menyetujui obat ini untuk perawatan bagian tertentu dari kulit kepala Anda yang disebut verteks, yang berada di atas kepala dan tidak menyetujui penggunaannya sebagai obat penumbuh jambang. Hanya saja, banyak orang yang masih menganggap obat ini layak dicoba untuk menumbuhkan rambut di wajah.

Rogaine, obat penumbuh jambang

Secara alami, jambang akan semakin jarang tumbuh seiring bertambahnya usia. Faktor lainnya yang juga berpengaruh, seperti infeksi jamur atau gangguan autoimun, yang dapat mempersulit pertumbuhan jambang yang Anda inginkan.

Untuk memahami bagaimana Rogaine bekerja untuk menumbuhkan rambut, ada baiknya mengetahui siklus pertumbuhan rambut di dalam tubuh, yaitu:

  1. Sel-sel protein di folikel rambut Anda mulai berkembang menjadi rambut.
  2. Pembuluh darah di sekitar folikel mengisi sel-sel protein dan membantu pertumbuhan rambut yang lebih panjang.
  3. Saat rambut tumbuh, ia pun akan keluar dari kulit dan dilumasi oleh kelenjar minyak di kulit Anda.
  4. Seiring waktu, rambut rontok dari folikel dan siklus pertumbuhan rambut dimulai lagi.

Untuk rambut kulit kepala, siklus ini membutuhkan waktu bertahun-tahun, sedangkan rambut janggut dan rambut lain di tubuh Anda, seperti alis, siklus ini paling lama hanya berlangsung beberapa bulan.

Fungsi utama Rogaine adalah vasodilatasi. Artinya, obat ini melebarkan pembuluh darah dan membuat folikel lebih besar untuk menutrisi pertumbuhan rambut. Rambut akan rontok lebih lambat dari sebelumnya, sehingga pertumbuhan rambut di wajah terlihat lebih tebal. Selain itu, karena pembuluh darah di wajah lebih besar daripada di kulit kepala, orang-orang mengklaim obat penumbuh jambang ini bekerja lebih baik dan lebih cepat.

Siapa yang bisa menggunakannya?

Rogaine aman digunakan oleh kebanyakan orang. Namun, jika Anda merasa khawatir karena berada dalam kondisi berikut, maka bisa konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

  • Minum obat hipertensi.
  • Mengalami kerusakan organ.
  • Memiliki penyakit pheochromocytoma.
  • Masalah pada jantung, seperti takikardia atau riwayat gagal jantung.

Seberapa efektif obat penumbuh jambang ini?

Mungkin masih sedikit bukti bahwa Rogaine (minoksidil) berfungsi untuk menumbuhkan janggut. Hanya satu studi yang menguji minoksidil untuk jambang, yaitu sebuah studi tahun 2016 yang diterbitkan dalam Journal of Dermatology, bahwa lotion minoksidil memiliki kinerja yang sedikit lebih baik daripada plasebo. Sayangnya, satu studi saja tidak cukup untuk membuktikan keefektifan Rogaine sebagai obat penumbuh jambang.

Efek samping Rogaine

Efek samping pemakaian Rogaine untuk jambang yang mungkin bisa terjadi adalah:

  • Kemerahan atau iritasi kulit wajah.
  • Rambut tumbuh di area yang tidak diduga, seperti di bawah leher atau punggung.
  • Warna atau tekstur rambut berubah.
  • Menyebabkan iritasi jika mengenai mata. Segera bilas jika ini terjadi.

Rogaine juga bisa menimbulkan efek samping yang lebih parah meskipun jarang terjadi, karena bekerja sebagai vasodilatasi. Hal ini mungkin terjadi jika Anda menggunakannya untuk jangka waktu yang lama, meliputi:

  • Menurunnya gairah seksual.
  • Berat badan turun tanpa sebab yang jelas.
  • Pusing.
  • Kaki atau tangan bengkak.
  • Sakit di dada.

Cara menggunakan Rogaine di kulit wajah

Merujuk pada penelitian yang diterbitkan oleh Drug Design, Development, and Therapy, langkah-langkah mengaplikasikan minoksidil adalah berikut:

  1. Gunakan Rogaine atau obat generik yang setara dengan konsentrasi minoksidil 3%.
  2. Oleskan sedikit larutan minoksidil ke janggut Anda.
  3. Lakukan sebanyak dua kali sehari selama setidaknya 16 minggu.

Anda bisa mengambil foto sebelum dan sesudah pemakaian untuk membantu memverifikasi apakah ada pertumbuhan jambang yang nyata. Ingatlah bahwa obat penumbuh jambang ini dapat memiliki efek yang berbeda-beda pada setiap individu. Hentikan pemakaian bila Anda mengalami efek samping yang tidak diinginkan.

Read More

Fakta Mengenai Bleaching Badan

Bleaching badan mengacu pada penggunaan produk untuk mencerahkan area kulit yang gelap atau untuk mendapatkan kulit yang lebih cerah secara keseluruhan. 

Terdapat beberapa pilihan dalam melakukan bleaching badan, mulai dari produk sampai perawatan. Produk-produk tersebut termasuk krim pemutih, sabun, dan pil, serta perawatan profesional seperti pengelupasan kimiawi dan terapi laser.

Tidak ada manfaat kesehatan dari bleaching badan, Anda juga tidak mendapatkan hasil yang terjamin dan terdapat bukti bahwa bleaching badan dapat mengakibatkan efek samping dan komplikasi yang serius. Dari sudut pandang medis, Anda tidak perlu melakukan bleaching badan. Namun jika Anda mempertimbangkan perawatan tersebut, penting untuk memahami resiko yang mungkin Anda dapatkan.

Dr. Andrea Kassim, seorang dokter kulit bersertifikat dengan pelatihan di bidang bedah kosmetik dan laser, menyarankan bahwa Anda sebaiknya hanya menjalani perawatan bleaching badan setelah berkonsultasi dengan ahli perawatan kulit. Berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui mengenai bleaching badan:

  1. Ahli kulit atau dermatologis sebenarnya meresepkan obat bleaching badan kepada pasien untuk penyakit kulit

Secara umum, kebanyakan orang merasa lebih percaya diri dengan kulit yang bersih dan rata. Bagi banyak orang, perjuangan untuk mengatasi penyakit kulit bisa menjadi tantangan nyata yang harus diatasi agar mencapai tujuan tersebut. Itulah mengapa dokter kulit meresepkan obat bleaching untuk mengobati berbagai penyakit umum yang menyebabkan ketidakmerataan atau perubahan warna. Salah satu alasan paling sering pasien diberi resep obat pemutih kulit adalah untuk mengobati pigmentasi pasca inflamasi yang dapat terjadi pada siapa saja.

Pigmentasi pasca inflamasi adalah bintik hitam yang muncul karena luka pada kulit atau peradangan seperti jerawat, hal ini dapat memudar dengan mengoleskan obat ke area yang terkena. Melasma, munculnya bercak yang berubah warna pada wajah, biasanya dipicu oleh perubahan hormonal selama kehamilan dan oleh paparan sinar matahari, juga merespon dengan baik bleaching badan. Dalam banyak kasus lain, pencerahan kulit bahkan dapat membantu mengurangi visibilitas bintik-bintik penuaan, tahi lalat, tanda lahir dan bekas luka.

  • Tidak ada bleaching badan yang terlibat dalam pencerah kulit.

Obat bleaching badan bekerja dengan cara mengurangi pigmen yang disebut melanin. Dengan mengoleskan obat ke area hiperpigmen, bagian tubuh atau wajah yang tampak lebih gelap dari yang lain,  produksi melanin Anda akan terganggu sehingga kulit menjadi lebih cerah dan lebih seragam. Terkadang, produk bleaching badan dapat menyertakan eksfoliasi yang menyebabkan pengelupasan ringan. Karena kulit cenderung beregenerasi dengan cepat dan mudah, pengelupasan membantu membersihkan sel-sel mati dan memunculkan kembali lapisan yang lebih segar dan ringan di bawahnya.

  • Bleaching badan dapat memiliki efek samping yang berbahaya

Untuk pengobatan penyakit kulit yang umum, dokter kulit biasanya merekomendasikan penggunaan jangka pendek Hydroquinone, krim yang dijual bebas atau resep dengan dosis maksimal 2% yang disetujui FDA. Biasanya, reaksi alergi yang serius terhadap Hydroquinone jarang terjadi, meskipun pengguna terkadang mengalami kemerahan ringan, kekeringan atau gatal pada area yang terkena. Namun, menurut Dr. Kassim, terdapat bukti yang menunjukkan bahwa obat bleaching badan tertentu, seperti hidrokuinon, mengandung bahan yang mungkin memiliki sifat karsinogenik yang bisa berbahaya. Dengan kata lain, obat tersebut dapat meningkatkan resiko kanker. Oleh karena itu, meskipun tersedia tanpa resep dalam dosis rendah di Amerika Serikat, Hydroquinone hanya dapat diperoleh dengan resep dari dokter di banyak negara.

  • Terdapat konsekuensi jika menyalahgunakan obat bleaching badan

Ketika Hydroquinone digunakan dalam dosis lebih tinggi dari 2% atau selama periode lebih dari tiga bulan, bleaching badan secara keseluruhan dapat memiliki beberapa hasil yang cukup negatif, bahkan paradoks. Menurut Dr. Kassim, dengan konsentrasi obat yang lebih tinggi, telah dilaporkan perkembangan ochronosis eksogen, yaitu penggelapan kulit yang permanen dan sangat resisten terhadap pengobatan apapun. Meskipun ada kemungkinan reaksi kulit ini dapat berkembang dengan dosis yang lebih rendah, resikonya akan meningkat bila dosisnya lebih tinggi.

Penggunaan bleaching badan yang berlebihan juga dapat menyebabkan pigmentasi menumpuk di ekstremitas Anda (jari tangan, kaki, telinga, dll.), menyebabkan kulit terlihat lebih gelap dan tidak serasi. Reaksi negatif lain dapat berkembang yang dikenal sebagai “efek panda pemutih”, di mana kulit wajah menjadi menipis di sekitar mata dan meningkatkan pigmentasi. 

Jika Anda waspada terhadap bahan kimia berbahaya, temukan solusi alami untuk bleaching badan. Terdapat banyak agen alami yang dapat ditemukan di alam yang memiliki sifat mencerahkan. Untuk kasus ketidakrataan warna kulit yang tidak terlalu ekstrim, exfoliating sederhana atau pengelupasan kulit setiap hari dapat membantu.

Read More

Mengenal Infeksi Virus Moluskum Kontagiosum pada Anak

Banyak orang yang belum mengetahui jenis virus moluskum kontagiosum. Apabila virus ini menginfeksi tubuh, maka ciri utama yang paling terlihat yaitu munculnya bintik, ruam, dan benjolan di lapisan kulit paling atas.

Seringkali penderita tidak sadar ketika terinfeksi, sebab tidak adanya rasa nyeri atau tanda lain selain penampakan yang mirip benjolan biasa bahkan adapula yang mengiranya menyerupai komedo whiteheads.

Jenis-jenis moluskum kontagiosum virus

MCV atau Moluskum Kontagiosum Virus dibagi menjadi 4 tipe diantaranya diantaranya MCV-1 yang sebanyak 98% menjangkit pada anak-anak, MCV-2 biasanya terjadi pada penderita HIV, serta MCV-3 dan MCV-4 yang utamanya ditemukan pada orang Asia dan Australia. Namun, virus ini biasanya menyerang penduduk negara tropis, sehingga tidak semua negara di kedua benua tersebut mempunyai potensi yang sama.

Diantara keempat tipe tersebut, anak-anak yang hidup di iklim tropis seperti indonesia mengalami prevalensi cukup besar.  

Kasus pada anak-anak

Menurut penelitian, pada tahun 2010 terdapat sekitar ratusan juta kasus moluskum kontagiosum di dunia. Paling banyak dialami oleh anak-anak umur 2-5 tahun (sumber lain menyebutkan virus tersebut menginfeksi anak 1-10 tahun), meskipun terdapat juga kasus pada orang dengan sistem imun rendah serta remaja dan orang dewasa yang melakukan hubungan sesksual secara aktif.

Pada anak, benjolan akibat virus ini muncul pada bagian wajah, leher, perut, ketiak, bibir, dan lidah. Namun, jarang terlihat pada telapak kaki dan telapak tangan. Jumlah benjolan tersebut mengelompok sekitar 20-30 buah.

Selain komedo whiteheads, benjolan ini juga sering menyerupai syringoma (tumor jinak berbentuk benjolan kecil) dan kutil.

Cara penyebarannya

Virus ini menyebar dengan mudah, yakni apabila kulit sehat menyentuh benjolan moluskum kontagiosum tersebut. Anak-anak karena masih memiliki kesadaran rendah, memungkinkan menggaruk atau bahkan menyentuh kulit teman-temannya dengan mudah ketika bermain. Oleh karena itu, penyebarannya bisa terjadi dengan cepat.

Solusinya, orang tua sebaiknya melapisi area kulit yang terinfeksi menggunakan kain dan memberikan pengertian kepada anak untuk tidak menyentuhnya, terlebih saat anak akan berangkat ke sekolah agar mengurangi penyebarannya.

Menjaga hygiene pada anak juga perlu dilakukan, beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan:

  • Anak mandi menggunakan shower atau pancuran
  • Jika terpaksa menggunakan bak mandi, maka sediakan bak mandi khusus untuk anak
  • Gunakan handuk yang berbeda dengan anggota keluarga lain, serta sediakan kain atau handuk kecil khusus untuk mengelap area yang terinfeksi
  • Cuci dan keringkan mainan yang digunakan di bak mandi
  • Jangan pernah menggunakan baju yang sama secara bergantian
  • Cuci tangan setelah menyentuh area benjolan moluskum kontagiosum di tubuh anak

Cara penyembuhannya

Pada dasarnya, moluskum kontagiosum bisa sembuh secara alami tanpa pengobatan. Orang tua bisa memilih untuk menunggu benjolan hilang dengan sendirinya apabila dirasa anak tidak merasa terganggu dan jumlahnya tidak begitu banyak. Memperkuat sistem imun merupakan cara yang bisa dilakukan apabila virus masih di tahap ringan.

Namun, jika virus membuat anak tidak nyaman, benjolan berada di area terbuka sehingga menimbulkan kemungkinan besar penularan, serta berpotensi anak dikucilkan di sekolah, maka sebaiknya dilakukan pengobatan aktif.

Ada banyak metode menggunakan obat-obatan, tentunya dengan anjuran dan resep dokter. Pengobatan disesuaikan dengan besar area ruam dan benjolan, lokasi di tubuh, serta kemungkinan penyebaran.

Jika anak Anda memiliki penyakit eczema, maka utamakan pengobatan eczema terlebih dahulu sebelum mennyembuhkan virus ini.

Menjaga pola hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang, serta menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat merupakan cara terbaik agar anak terhindar dari virus dan penyakit lain di lingkungan sekitarnya.

Read More