Surabaya Spine Clinic Bagian Dari Rumah Sakit Siloam Surabaya

Rumah Sakit Siloam Surabaya kini memiliki Surabaya Spine Clinic sebagai klinik spesialis dan pusat pengobatan bagi Anda yang memiliki masalah tulang belakang.

Nyeri punggung dan nyeri leher merupakan masalah umum yang sering terjadi, namun terkadang pemicu dari gejala nyeri tersebut sulit untuk Anda temukan. Menemukan penyebab rasa nyeri merupakan hal yang paling penting, sehingga Anda tahu langkah apa yang selanjutnya harus Anda lakukan. Dengan fasilitas dan layanan lengkap seperti pemeriksaan kesehatan, tes di laboratorium dan pemindaian dengan X-Ray, CT Scan, atau MRI menjadi pilihan yang dapat Anda lakukan di Surabaya Spine Clinic.

Meskipun bagian dari klinik spesialis Rumah Sakit Siloam Surabaya, Surabaya Spine Clinic menawarkan harga yang lebih rasional tentunya dengan kualitas layanan dan fasilitas yang sama dengan Rumah Sakit Siloam pada umumnya.

Beberapa layanan kesehatan unggulan dari Surabaya Spine Clinic sendiri seperti memiliki berbagai macam layanan terapi yang dapat dipilih sesuai dengan kondisi Anda dan anjuran dokter serta memiliki teknik operasi atau bedah terbaru yang mempertimbangkan estetika, minim luka dan waktu pemulihan yang cepat.

Untuk mempermudah Anda sebagai pasien yang melakukan perawatan, Surabaya Spine Clinic memberikan fasilitas Personal Spine Assistant, dimana Anda memiliki asisten yang akan membantu dan mengurus keperluan Anda pada sebelum, saat dan setelah di rumah sakit. Lalu, klinik spesialis dari Rumah Sakit Siloam Surabaya ini juga memiliki fasilitas khusus antar jemput, baik di bandara, terminal atau stasiun bagi Anda yang datang dari luar kota.

Surabaya Spine Clinic Rumah Sakit Siloam Surabaya dapat menjadi solusi total untuk masalah tulang belakang Anda.

Read More

Takut akan Hal-Hal Berikut saat Hamil? Tenang, Anda Tidak Sendiri

Cemas saat hamil itu wajar karena seorang ibu tentu tidak menginginkan hal-hal buruk terjadi pada calon bayinya. Sebelum khawatir berlebih, simak beberapa hal yang biasanya menjadi ketakutan terbesar saat hamil dan fakta yang sebenarnya.

1.Takut Keguguran

Fakta:  Hampir semua kehamilan berjalan lancar dan bayi lahir sehat. Kurang dari 20 persen kehamilan yang berakhir dengan keguguran. Sebagian besar keguguran pun terjadi pada minggu-minggu pertama. Penyebabnya karena saat itu banyak wanita tidak tahu bahwa dia sedang hamil, ataupun keguguran.

Setelah kehamilan berusia 6-8 minggu dan dokter bisa mendeteksi detak jantung bayi, risiko keguguran turun sekitar 5 persen.

2. Bayi Kurang Nutrisi karena Morning Sickness

Fakta: Morning sickness tidak menimbulkan kekurangan nutrisi ataupun memengaruhi janin. Kecuali, jika ibu hamil dehidrasi parah atau lemas hingga butuh pertolongan dokter.

Solusinya, jangan lupa minum vitamin penunjang kehamilan dan biasakan makan sedikit namun sering. Jika terus menerus muntah, dokter bisa memberikan obat anti mual yang aman. Biasanya morning sickness ini akan berakhir setelah kehamilan menginjak empat bulan.

3. Makan atau Minum yang Membahayakan Janin

Fakta: Banyak ibu hamil terlalu ketakutan apakah hal ini aman, hal itu aman? Khawatir berlebihan tentu tidak baik. Berkonsultasilah dengan dokter tentang apa saja yang sebaiknya dihindari.

Memang ada beberapa hal yang harus diwaspadai, misalnya makan keju tak berpasteurisasi atau mewarnai rambut. Namun, biasanya kemungkinan membuat keguguran sangat kecil .

4. Stres Berdampak pada Bayi

Fakta: Banyak riset menunjukkan bahwa stres ringan berdampak kecil dan sesekali saja pada janin. Namun stres yang parah dan akut bisa meningkatkan risiko seperti bayi lahir prematur.

Namun, hal ini bisa diatasi. Jika Anda mudah tegang, coba lebih rileks. Usahakan untuk menemukan cara menenangkan diri seperti ngobrol bersama suami, tidur lebih awal, mendengarkan musik, dan lain-lain.

5. Bayi Lahir Cacat

Fakta: Risiko bayi lahir cacat adalah empat persen. Angka tersebut termasuk kelainan-kelainan serius dari ribuan macam ketidaknormalan. Banyak di antaranya adalah kelainan kecil. Seperti pada kuku kaki atau jantung yang kecil (namun menjadi normal setelah kelahiran).

Untuk menghindarinya, konsumsi multivitamin dengan asam folat sebelum kehamilan. Lalu, minum vitamin kehamilan setiap hari untuk mengurangi risiko kelainan otak atau tulang belakang.

6. Melahirkan Prematur

Fakta: Melahirkan secara prematur bisa jadi ketakutan terbesar saat hamil. Tetapi, lebih dari 70 persen bayi prematur lahir antara 34-36 minggu kehamilan. Cukup jauh dari risiko komplikasi serius atau memiliki masalah perkembangan. 

Cara menurunkan risiko melahirkan prematur adalah dengan stop merokok dan minum minuman beralkohol. Selain itu, Anda harus rajin memeriksakan kehamilan dan mengonsumsi suplemen asam folat untuk kehamilan.

7. Berat badan tak akan Turun

Menurut penelitian, 14-20 persen wanita sulit menurunkan berat badan usai kehamilan. Tapi kondisi tersebut bisa diatasi.

Pertama, usahakan tidak melebihi kenaikan berat badan yang disarankan (sekitar 11,5-16 kg jika berat badan ibu normal). Melebihi batasan akan lebih sulit kembali langsing.

Kedua, menyusui. Metabolisme tubuh meningkat dengan menyusui, sehingga membantu kembali langsing.

Ketiga, setelah mendapat izin dokter, lakukan olahraga. Mereka yang diet dan olahraga lebih besar kemungkinan kembali langsing daripada yang hanya diet. Jadi, tak perlu lagi cemas berlebihan, ya

Read More

Masalah Kulit Kepala yang Umum Terjadi

Kulit kepala mungkin bukan bagian dari kepala yang paling Anda perhatikan hingga saat kulit kepala mulai menunjukkan beberapa masalah. Masalah kulit kepala dapat ditandai dengan timbulnya rasa gatal yang membuat Anda mungkin merasa risih dan jengkel. Berikut adalah beberapa masalah kulit kepala yang umum terjadi.

Ketombe

Serpihan-serpihan putih kecil menandakan bahwa Anda memiliki ketombe. Hal ini bisa menjengkelkan ketika serpihan jatuh pada baju Anda yang berwarna gelap. Ketombe hanyalah penumpukan kulit mati.  Penyebab ketombe yang paling umum adalah karena adanya jamur pada kulit.

Anda tidak dapat tertularkan ketombe dari orang lain, dan ketombe tidaklah berbahaya, hanya saja hal ini menimbulkan rasa gatal yang mengganggu. Untungnya, ketombe tidak menyebabkan kemerahan atau luka di kulit kepala.

Meski ketombe tidak ada obatnya secara khusus, namun cukup mudah untuk mengontrolnya mencuci rambut lebih sering dengan sampo obat. Diamkan selama 5 menit sebelum membilas untuk memberinya kesempatan bekerja. Anda mungkin perlu mencoba dua atau tiga produk untuk membersihkan ketombe. Jika tidak hilang setelah beberapa minggu menggunakan sampo khusus, temui dokter. Anda mungkin membutuhkan sampo khusus.

Dermatitis Seboroik

Ketombe adalah bentuk dermatitis seboroik ringan. Dalam kasus yang lebih parah, Anda akan melihat kulit kepala yang memerah dan banyak minyak. Menurut American Academy of Dermatology, masalah kulit kepala yang satu ini biasa terjadi pada mereka yang memiliki kulit atau rambut berminyak, jerawat, atau psoriasis.

Cradle Cap

Bentuk dermatitis seboroik ini menyerang bayi, biasanya dalam 6 bulan pertama. Masalah kulit kepala ini menyebabkan sisik atau remah-remah yang berminyak dan kekuningan pada kulit kepala. Meskipun dapat membuat orang tua takut, cradle cap bukanlah tanda infeksi yang lebih serius, dan biasanya akan hilang saat ulang tahun pertama bayi.

Untuk perawatan, cobalah menggosok kulit kepala bayi Anda dengan lembut dengan minyak bayi atau minyak mineral untuk mengurangi pengelupasan. Setelah beberapa menit, basuh rambut bayi Anda dengan sampo bayi yang lembut. Kemudian sikat kulit kepala dengan sangat lembut dengan sikat lembut. Jika sampo biasa tidak berfungsi, tanyakan dokter anak Anda tentang pengobatan yang tepat.

Kutu

Kutu adalah masalah kulit kepala yang umum terjadi pada siapa saja, dan sebagian besar penderitanya berusia antara 3 dan 11. Kutu dapat menyebar dengan sangat cepat ketika anak-anak berbagi sisir, sikat, dan juga topi dengan anak lainnya.
Kutu adalah serangga tanpa sayap seukuran biji wijen. Mereka memakan darah, dan betina bertelur di dekat rambut ke kulit kepala. Meskipun mereka tidak menyebabkan penyakit serius, kutu tetap menjadi sesuatu yang harus dihindari bagi siapa pun, terutama anak-anak. Memiliki kutu tidak berarti anak itu kotor, karena kutu bisa muncul di rambut siapa pun.

Untuk mengobati, orangtua dapat menggunakan produk yang mengandung permetrin (Nix), piretrin (Rid), atau spinosad (Natroba). Pengobatan khusus kutu biasanya mengandung sampo khusus yang perlu didiamkan di rambut selama 10 menit dan kemudian dicuci, kemudian sisir rambut dengan sisir bergigi halus untuk menghilangkan sisa telur.

Read More

Bonding Lebih Dekat antara Ibu dan Anak Perempuan? Ini Caranya

Ikatan antara ibu dan buah hatinya sejak masih dalam kandungan tentu bukan hal yang main-main. Bahkan hingga bertahun-tahun kemudian, tak bisa dipungkiri bahwa ibu dan anak punya ikatan yang spesial. Namun, tentu tidak selamanya hal ini berjalan dengan mulus.

Dengan segala kepraktisan dan mobilitas serba cepat dunia modern, kadang ikatan ini bisa tergerus karena rutinitas dan juga kesibukan. Akibatnya? Hubungan antara ibu dan anak hanya bersifat formalitas, tanpa ada kedekatan yang benar-benar mengikat antara keduanya.

Nah, menjelang Hari Ibu 22 Desember, kali ini kami akan membagikan beberapa cara mendekatkan ikatan antara ibu dan anak perempuan. Sudahkah cara ini Anda coba?

Jadi Pendengar yang Baik


Seorang psikiater dan penulis buku “I’m Not Mad, I Just Hate You! A New Understanding of Mother-Daughter Conflict” menegaskan, bahwa remaja perempuan ingin diperlakukan dengan serius dan didengarkan ketika bernegosiasi dengan ibu mereka.

Itu sebabnya, seorang ibu perlu menghargai perasaan anak gadisnya, bukannya mendikte yang seharusnya dirasakan. Inner voice adalah kunci dari kedekatan ibu dan anak perempuan. Jika sang ibu telah berada di posisi yang bisa memahami putrinya, maka bukan tidak mungkin, ibu akan jadi tempat curhat nomor satu baginya.

Berbicara dengan Nada Lembut


Tentu menghadapi remaja perempuan dengan situasi yang serba labil, sangat rentan bersinggungan dengan konflik. Sebagai seorang ibu, jangan merespons konflik dan percakapan yang memanas dengan nada bicara keras. Gunakan nada bicara lembut untuk menghindari konflik.

Berbagi dengan Ibu Lain


Dear Moms, you are not alone.
Bagi para ibu yang tak habis pikir dengan semua dinamika hubungan dengan putri tercinta, ingat bahwa Anda tidak sendiri. Berbagilah dengan ibu lain yang juga memiliki remaja perempuan seusia anak Anda. Saling bercerita cara menangani konflik akan memetakan yang sebaiknya dilakukan dan dihindari.

Tahu Waktu untuk Bersikap Tegas


Mengetahui posisi seorang ibu dalam menghadapi anaknya juga tak kalah penting. Dengan semua fluktuasi emosi yang terjadi pada remaja perempuan, tentu seorang ibu harus tahu cara merespons, terutama ketika harus bersikap tegas. Ketika momen ini terjadi, Anda mesti bisa mengantisipasi berbagai respons dari anak, termasuk yang meledak-ledak sekalipun. Namun tenang saja, semua akan berlalu ketika emosinya mulai mereda. Saat momen ini tercipta, ajak bicara dari hati ke hati.

Komunikasikan Rasa Sayang


Masih canggung untuk menunjukkan rasa sayang kepada buah hati, atau sebaliknya mereka pun tak terbiasa untuk melakukannya? Rasanya ini adalah saat yang tepat untuk mengubahnya perlahan-lahan. Tak ada salahnya menunjukkan rasa sayang kepada anak perempuan.


Setiap gesture rasa sayang, entah itu perkataan, perbuatan, hadiah, dan lainnya, akan menjadi hal yang memorable bagi Anda dan buah hati. Jika memang belum terbiasa untuk mengungkapkannya setiap hari, mungkin bisa dimulai saat momen Hari Ibu atau ulang tahun.

Girls Day Out


Dengan semua kesibukan masing-masing, rasanya sah-sah saja untuk mengalokasikan satu atau dua hari untuk girls day out. Ajaklah putri Anda untuk spa atau ke salon bersama. Berjalan-jalan bersama seharian tentu akan meluruhkan tembok pembatas dan membuat ikatan ibu dan anak perempuannya kian erat. Akan jauh lebih menarik jika Anda memiliki hobi yang sama dan bisa melakukannya berbarengan. Jangan sampai kehabisan ide. Cari tahu hal kreatif apa yang bisa kalian lakukan bersama-sama. Tak ada waktu? Melakukan semuanya di rumah dengan layanan home service juga bisa jadi solusi. Jadi, sudah memiliki gambarang tentang yang akan dilakukan atau perlu diubah dari gaya parenting Anda selama ini? Jika ada tips yang terbukti jitu, bagikan pada pembaca yang lainnya ya.

Read More

Perayaan Natal dan Tahun Baru: Saat Angka Bunuh Diri Malah Meningkat

Malam Natal dan tahun baru menjadi momen yang dinantikan banyak orang di seluruh dunia, dan dirayakan besar-besaran. Meski demikian, tanpa disadari, momen tersebut ternyata menjadi waktu ketika angka bunuh diri mencapai puncaknya.

Sebab pada masa-masa perayaan seperti ini, perasaan kesepian pun meningkat. Kondisi ini berpotensi memicu peningkatan angka bunuh diri. Menghadapi kondisi di luar ekspektasi terhadap hari-hari perayaan tersebut juga mendorong munculnya “efek ingkat janji”. Sejauh mana dampaknya terhadap kejadian bunuh diri? Simak ulasan berikut ini.

Ingkar Janji dan Angka Kejadian Bunuh Diri

Di malam Natal dan akhir tahun, pada umumnya banyak yang sengaja menghabiskan waktu dengan keluarga, teman, dan orang yang dicintai. Namun, tak sedikit juga yang masih harus bekerja dan memegang tanggung jawab, karena target dalam pekerjaan yang belum tercapai.

Sebuah penelitian dilakukan terhadap 1.000 orang dewasa. Hasilnya, sebanyak 30 persen di antaranya mengalami kesepian di masa libur hari besar dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, ada responden yang mengatakan bahwa keceriaan palsu selama perayaan tersebut, memberikan dampak sangat besar, sehingga menimbulkan keinginan bunuh diri.

Penelitian tahun 2017 menunjukkan, angka kematian sedikit menurun pada malam Natal dan malam tahun baru. Namun, angka tersebut meningkat tajam pada hari pertama tahun baru. Pelaku bunuh diri mayoritas pria berusia antara 15-24 tahun, serta 45-64 tahun.

Yang diduga menjadi penyebabnya adalah persoalan yang terakumulasi dari malam Natal hingga tahun baru. Dengan kata lain, jumlah kasus bunuh diri kemungkinan tertunda pada hingga 31 Desember, dan akhirnya memuncak di tanggal 1 Januari.

Selain itu, mayoritas pelaku bunuh diri merupakan pria berusia muda hingga separuh baya. Mereka diasumsikan lebih rentan terhadap konsumsi alkohol yang berlebih. Sehingga keesokan harinya, mereka mungkin saja mengalami intoksikasi alkohol, yang memunculkan perasaan impulsif, agresi, hingga konflik sosial.

Mengenali Gejala dan Mencegah Bunuh Diri

Banyaknya undangan serta kegiatan berkumpul yang harus dihadiri selama masa Natal hingga tahun baru, mungkin menjadi penyebab utamanya. Oleh karena itu, penting untuk bersosialisasi dan mendampingi teman serta kerabat yang hidup sendirian.

Selain itu, akan lebih baik jika para penderita depresi bisa menyampaikan hal-hal yang dibutuhkan. Sehingga, keluarga dan teman terdekat bisa bertindak dengan lebih bijak. Sayangnya, seperti yang diungkapkan J. Raymond DePaulo Jr., MD, seorang profesor dan professional di bidang psikiatrik, sekaligus direktur klik gangguan afeksi di Johns Hopkins School of Medicine di Baltimore, kemampuan berkomunikasi para penderita depresi mengalami penurunan drastic, karena mereka malu untuk mengatakan yang mereka perlukan dan takut dianggap aneh.

Maka dari itu, cobalah memberi bantuan dalam bentuk seperti ini:

  • Tawarkan dukungan. Beritahu mereka bahwa kita akan selalu bersama mereka, sebanyak apapun waktu, uang, dan tenaga yang mereka butuhkan.
  • Berikan pertanyaan, dan dengarkan mereka. Jangan berikan saran.
  • Temani mereka. Kebanyakan penderita depresi membaik jika mereka memiliki teman untuk menghabiskan waktu. Membiarkan mereka sendirian bisa jadi berbahaya.

Pastikan bahwa Anda ‘benar-benar’ peduli. Sebab, bisa jadi kehadiran Anda ternyata menjadi motivasi terbesar mereka untuk bertahan di saat-saat genting.

Read More

Dukungan Emosional yang Dibutuhkan Para Pengidap HIV/AIDS

Bayangan menjadi orang yang harus mendampingi teman atau kerabat pengidap HIV mungkin akan tampak melelahkan, tetapi itu mungkin juga tidak terjadi. Apalagi jika proses pendampingan dilakukan dengan tulus tidak hanya secara fisik, melainkan juga secara emosional. Dukungan emosional ini sangatlah penting bagi kesehatan psikologis dan fisik orang yang Anda cintai. Bahkan energi positif yang Anda berikan ini juga akan memberikan dampak langsung pada diri Anda sendiri sebagai pendamping. Berikut ini adalah beberapa tips  sederhana dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat tentang bagaimana cara mendukung seseorang dengan HIV secara emosional.

Biarkan Pengidap HIV Bertanggung Jawab Atas Dirinya Sendiri

Dorong penderita untuk terlibat dengan perawatannya sendiri. Kebanyakan orang akan risih jika selalu diurusi dan dibantu, hanya karena mereka sakit. Padahal, dengan membiarkan mereka melakukan kebutuhan dan keperluannya sendiri, mereka akan merasa lebih mampu dalam berjuang untuk dirinya sendiri. Kalau pun Anda harus membantu, pastikan untuk selalu menanyakan apa yang ia ingin lakukan sendiri sehingga tidak membuatnya merasa seperti orang yang lemah dan tidak bisa melakukan apa-apa.

Mintalah pengidap HIV untuk berkontribusi pada pekerjaan rumah tangga. Seperti orang-orang pada umumnya, seorang dengan HIV ingin merasa berguna dan menjadi bagian dari kelompok yang lebih besar. Dengan pengobatan yang tepat, kebanyakan orang dengan HIV dapat hidup dengan cukup baik serta mampu mengikuti tanggung jawab sehari-hari selama bertahun-tahun.

Sertakan Pengidap HIV dalam Berbagai Aktivitas Sosial di Luar Rumah Tangga
Menghabiskan banyak waktu di tempat tidur kerap menimbulkan rasa tidak nyaman bagi mereka para pengidap HIV. Tanpa disadari, ini malah dapat memicu tubuhnya untuk menjadi semakin lemah dan parah. Untuk itu, cobalah libatkan ia dalam melakukan beragam aktivitas sosial di luar rumah tangga. Momen seperti ini penting untuk membuat pengidap merasa menjadi bagian dari masyarakat biasa dan memiliki kesempatan untuk berbagi dalam hubungan sosial.

Dalam hal ini, kegiatan sosial yang bisa Anda lakukan tidak harus rumit, misalnya dengan mengundang orang teman atau keluarga untuk melakukan sesuatu yang sederhana seperti menonton film atau memasak bersama. Namun, pastikan bahwa orang-orang yang akan ikut berkumpul bersama memang merupakan orang-orang terdekat di mana pengidap dapat merasa nyaman berbicara tentang penyakitnya.

Berinteraksi dengan Normal

Tidak sedikit orang yang masih kekurangan informasi mengenai penyebaran HIV. Bahkan mitos penularan melalui keringat juga kerap membuat sebagian orang takut untuk menyentuh orang dengan HIV. Inilah yang sering membuat para penderita menjadi merasa terisolasi dan dikucilkan. Itulah sebabnya Anda harus dapat menambah pemahaman diri mengenai penyakit ini.

Selain itu, bantulah ia dengan memberikan edukasi pada orang-orang sekitar agar tidak merasa takut dan khawatir dengan penyebaran virus ini. Jelaskan bahwa kontak biasa tidak mungkin dapat menyebarkan HIV dari satu orang ke orang lain. Sentuhan kulit biasa, baik itu menggosok punggung, berpegangan tangan, atau berpelukan sama sekali tidak akan menularkan virus. Sebaliknya, cara-cara ini dapat menjadi media yang ampuh untuk mengkomunikasikan cinta dan pengertian.

Banyak penelitian yang mengungkap bahwa optimisme berkontribusi besar pada kesehatan menyeluruh seorang pengidap HIV. Itulah sebabnya, hindari untuk membuatnya merasa bahwa dirinya sakit dan tidak normal. Pastikan untuk selalu memperlakukannya dengan baik seperti halnya Anda berinteraksi dan memperlakukan orang pada umumnya. Ajak pula ia untuk dapat lebih produktif dalam menjalani strategi penanganan yang lebih cepat, efektif, dan positif untuk menangani penyakitnya. Dengan melibatkannya dalam berbagai kegiatan akan membuatnya merasa berguna dan mampu menemukan makna dalam kegiatan sehari-harinya.

Temukan Komunitas yang Tepat untuk Berbagi Terakhir, jangan lupa untuk mengajaknya pada komunitas untuk membuatnya merasa tidak sendiri dalam menghadapi penyakit ini. Tunjukkan padanya bahwa HIV tidak hanya musuh untuknya, tapi untuk banyak orang termasuk Anda yang mendampinginya. Katakan padanya agar tidak takut dan khawatir karena ia akan selalu menemukan teman dan pendamping dalam menjalani semuanya.

Read More

Inilah Melanoma, Salah Satu Jenis Kanker Kulit yang Langka

Melanoma adalah salah satu jenis kanker kulit yang terjadi pada saat sel kanker mulai tumbuh di melanosit (sel yang menghasilkan melanin). Ini adalah sel yang memberikan warna pada kulit Anda. Melanoma dapat terjadi di semua bagian kulit, bahkan mata sekalipun. Meskipun kasusnya tergolong langka, dokter menemukan peningkatan jumlah penderita menderita penyakit ini dibandingkan sebelumnya.

Jika seseorang telah didiagnosis memiliki kanker kulit ini, dokter akan melakukan serangkaian tes untuk menentukan banyaknya melanoma yang tersebar dari seberapa besar tumornya. Dokter akan memberikan informasi ini untuk menetapkan stadium ke jenis kanker. Setidaknya ada 5 tahapan utama melanoma, dari tahap 0 hingga stadium 4. Semakin tinggi angkanya, maka semakin ganas kankernya.

Dengan menggunakan metode pemetaan pada pasien, dokter dengan mudah memahami pengobatan dan prognosis mereka. Pemetaan ini menyediakan rujukan cepat untuk membantu dokter berkomunikasi satu sama lain mengenai rencana perawatan dengan pasien.

Dokter akan merekomendasikan sejumlah pengujian untuk menentukan keberadaan dan intensitas penyebaran melanoma ini. Metode ini termasuk:

  1. Pemeriksaan fisik
    Melanoma bisa tumbuh di berbagai bagian kulit. Inilah sebabnya dokter sering merekomendasikan pemeriksaan kulit menyeluruh, termasuk pada kuit kepala dan jari-jari kaki serta tangan. Dokter juga akan menanyakan tentang perubahan terbaru pada kulit atau tahi lalat Anda.

  2. CT Scan
    Pemeriksaan ini dapat menampilkan gambaran tubuh untuk mengidentifikasi adanya tanda-tanda potensial tumor dan penyebaran tumor.

  3. MRI (Magnetic Resonance Imaging)
    Pemindaian ini menggunakan energy magnetic dan gelombang radio untuk menghasilkan gambar. Seorang dokter dapat mengatur bahan radioaktif yang dikenal sebagai gadolinium yang menyoroti sel-sel kanker.
  4. Pemindaian PET (Positron Emission Tomography)
    Pemeriksaan ini dilakukan dengan menguji tubuh menggunakan gula darah untuk energi karena banyak tumor akan mengonsumsi gula daah lebih banyak, mereka sering muncul sebagai titik terang dari kanker.

  5. Tes darah
    Penderita melanoma akan memiliki kadar enzim dehigrogenase laktat yang lebih tinggi daripada normal.

  6. Biopsi
    Dokter mungkin akan mengambil sampel dari lesi yang berpotensi kanker serta kelenjar getah bening di dekatnya.

Dokter paling merujuk pada istilah dari American Joint Coimmitte on Cancer (AJCC) dengan sistem TNM. Setiap huruf dari sistem ini memiliki arti tersendiri.

T berarti tumor. Semakin besar tumor yang tumbuh, semakin luas pula dampaknya. Dokter akan menetapkan skor untuk T ini berdasarkan ukuran melanoma. T0 tidak dapat menjadi bukti adanya tumor primer, sedangkan T1 adalah melanoma yang tebalnya sekitar 1,0 milimeter. Melanoma dengan kode T4 memiliki ukuran 4,0 milimeter.

N mewakili kelenjar getah bening. Jika kanker kulit menyebar ke kelenjar getah bening, hal ini akan menjadi sesuatu yang serius. NX adalah ketika dokter tidak dapat menilai nodus regional, sementara N0 adalah saat dokter tidak dapat penyebaran kanker ke kelenjar getah bening. Kondisi N3 menunjukkan kanker yang telah menyebar ke sebagian kelenjar getah bening.

M menggambarkan metastasis. Jika kanker menyebar ke organ lain, prognosis biasanya akan menjadi lebih buruk. Penandaan M0 dilakukan saat tidak adanya bukti metastasis. Sementara itu, M1A merupakan saat kanker kulit telah menyebar ke paru-paru. M1C memperlihatkan kanker yang menyebar ke organ lain.

Bagaimana cara mencegah penyakit ini? Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terserang melanoma.

  • Hindari paparan sinar matahari secara berlebihan dan tetap berada di tempat teduh.
  • Menahan diri dari menggunakan tanning bed mendapatkan warna kulit tertentu.
  • Gunakan tabir surya, memakai topi, dan kacamata hitam untuk melindungi diri dari sinar matahari.
  • Lakukan pemeriksaan kulit secara teratur untuk mengantisipasi adanya tanda perubahan tahi lalat.
Read More

Kenali Risiko Eyelash Extension

Eyelash extension kini menjadi tren yang banyak digemari wanita. Penyambungan bulu mata buatan pada bulu mata asli ini dilakukan untuk alasan kecantikan. Meski demikian, tidak sedikit orang yang ternyata mengabaikan risikonya. Sebenarnya, dokter spesialis mata menyatakan perawatan ini cukup aman. Asalkan, konsumen bisa melakukan antisipasi terhadap bahaya eyelash extension.

 

Apa Itu Eyelash Extension?

Ada 3 jenis eyelash extension, yaitu sintetis, sutra dan bulu mata asli. Eyelash extension biasanya dilakukan di salon kecantikan, dengan memakai pinset dan lem semi permanen yang diformulasikan khusus. Prosedur eyelash extension hanya memakan waktu sekitar 2 jam. Mata juga harus terpejam selama prosedur berlangsung. Setelah itu, bulu mata sudah bisa terlihat hasilnya dan bisa bertahan 3-4 minggu.

Risiko Eyelash Extension

Rebecca J. Taylor, MD, dokter mata dan juru bicara di American Academy of Ophthalmology, mengatakan bahwa prosedur eyelash extension harus dilakukan oleh ahli kecantikan profesional dan berpengalaman. Selain itu, bahan-bahan yang digunakan seperti material bulu mata atau lem juga harus mengandung bahan yang aman untuk kulit.

Jika tidak, eyelash extension berisiko menimbulkan kondisi ini:

  1. Trauma atau infeksi kelopak mata dan kornea mata
  2. Reaksi alergi terhadap lem
  3. Bulu mata rontok dan rapuh
  4. Bulu mata tidak tumbuh sementara waktu, bahkan permanen

Bahaya eyelash extension tersebut di atas, bisa saja terjadi disebabkan oleh infeksi bakteri atau kuman saat penerapan prosedur yang mengabaikan kebersihan alat atau bahan prosedur tersebut. Kandungan lem eyelash extension juga bisa memicu reaksi alergi. Beberapa tahun silam, salon kecantikan menggunakan lem dari bahan yang mengandung formaldehida alergen. Reaksi alergi yang kerap muncul sebagai risiko eyelash extension adalah gatal, ruam kemerahan, pembengkakan, dan sakit atau nyeri, bahkan gangguan pengelihatan.

Bahaya Eyelash Extension

Menggosok atau mengucek area mata, sebenarnya bisa mematahkan bulu mata alami. Bahkan, dapat mengakibatkan kerusakan permanen pada folikel bulu mata.

Terlebih lagi, pada mereka yang memakai eyelash extension. Tak jarang, bulu mata terasa gatal atau tidak nyaman sehingga ingin rasanya menggosok mata. Bahaya eyelash extension yang mengancam para pemuja kecantikan ini adalah operasi pengangkatan bulu mata karena ada serat yang tersangkut di bawah jaringan mata.

Pastikan salon atau ahli kecantikan pilihan Anda memakai produk yang aman untuk kulit. Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda cari tahu sebelum menjalani penyambungan bulu mata.

  • Reputasi salon dan ahli kecantikan
  • Sertifikasi dan pengalaman ahli kecantikan
  • Bahan lem, alergennya, serta tanggal kedaluwarsanya

Jangan lupa melakukan uji coba di pergelangan tangan bagian dalam untuk memastikan kulit tidak alergi. Jika kulit Anda memiliki reaksi alergi terhadap eyelash extension, jangan mengobatinya sendiri. Temui dokter agar gejalanya bisa diobati dengan cepat dan tidak bertambah serius terhadap penglihatan.

Read More

Kehamilan Dapat Mengubah Hubungan Anda dan Pasangan

Pada saat hamil, seorang wanita akan mengalami perubahan bentuk tubuh cukup drastis. Perubahan tersebut berupa payudara semakin membesar, perut lebih lebar, dan pergelangan kaki yang membengkak. Perubahan bentuk tubuh ini pun dapat memengaruhi hubungan dengan pasangan. Sederhananya, cinta dan kehamilan bisa menjadi kombinasi yang rumit.

Pada saat kehamilan ini, pasangan suami istri harus bisa saling menjaga perasaan masing-masing dan saling memahami satu sama lain. Berikut ini adalah lima hal dalam kehamilan yang dapat mengubah hubungan pasangan suami istri!

Lebih Manja Terhadap Pasangan

Hormon kehamilan yang mengalir melalui tubuh dapat memiliki dampak besar pada emosi wanita hamil dan memicu perasaan panik. Hal itu senada dengan ungkapan Cathy O’Neil, salah satu penulis buku Baby proofing Your Marriage,bahwa banyak wanita mengalami ketakutan akan ditinggalkan selama awal kehamilan. Bahkan wanita paling mandiri sekalipun mengkhawatirkan suaminya akan pergi atau terluka dalam kecelakaan.

Ketakutan tersebut sering menyebabkan wanita hamil membuat permintaan aneh dan tidak masuk akal, seperti memeriksa keadaan pasangan setiap 30 menit sekali. Jika Anda mengalami kecemasan emosi seperti ini sebaiknya katakan langsung dengan pasangan Anda.

Biarkan pasangan tahu jika Anda sangat membutuhkan pelukan dan perhatian ekstra. Dan sebagai pasangan wanita hamil, Anda tidak perlu khawatir karena semua kekhawatiran istri Anda wajar. Justru sebaiknya berikanlah perhatian dan pelukan hangat agar ia merasa tenang.

Tidak Memiliki Perasaan yang Sama

Begitu seorang wanita mengetahui jika dirinya hamil, secara otomatis Ia akan merasa menjadi seorang Ibu. Namun hal ini tidak dirasakan oleh pasangannya, suami tidak lantas merasa menjadi Ayah sebelum bersuka cita menggendong bayi.

Menurut O’neil, hal ini bukan berarti pasangan tidak bersemangat menjadi orang tua. Hanya saja suami tidak merasakan kedekatan yang sama dengan situasi yang Anda rasakan. Saat dihadapkan pada situasi seperti ini cobalah untuk tidak merasa kesal.

Pasangan Merasa Diabaikan

Saat masa kehamilan, seorang wanita akan cenderung fokus memperhatikan bayi yang ada dalam kandungannya. Sehingga, terkadang pasangan merasa diabaikan dan tidak mendapatkan perhatian seperti biasanya. Agar pasangan tidak merasa diabaikan ajaklah ia untuk mulai berbicara dengan calon bayi Anda.

Selain itu, sisihkan waktu luang Anda untuk membuat makanan favorit pasangan. Atau mengajaknya menonton film favorit selepas suami pulang kerja. Cara-cara tersebut dapat membuat pasangan tetap merasa nomor satu dan tidak diabaikan.

Keintiman akan Meningkat

Selama masa kehamilan Anda akan merasa semakin dekat secara emosional dengan pasangan. Membiasakan diri dengan fungsi tubuh selama masa kehamilan dan membaginya dengan pasangan akan menjadi sesuatu yang menarik. Saat Anda tiba-tiba merasa mual mungkin tampak sedikit memalukan pada awalnya, tetapi itu akan membuat Anda berdua lebih terhubung dari sebelumnya.

Seks Semakin Jarang dan Berkurang

Ketika perut semakin membesar berhubungan intim pun akan semakin sulit tetapi tetap harus diwujudkan. Menurut Craig Malkin, Ph.D., seorang psikolog di Cambridge, penting menjaga hubungan fisik selama kehamilan. Anda harus membicarakannya dengan pasangan sehingga memperkuat ikatan sebagai pasangan suami istri. Ia juga mengatakan bahwa menemukan gairah di saat kehamilan dan berhubungan kembali secara fisik akan membawa Anda lebih dekat dengan pasangan. Jadi, siapkah Anda dengan perubahan-perubahan dalam hubungan yang terjadi dengan pasangan saat kehamilan?

Read More

Manfaat dan Efek Buruk di Balik Minuman Matcha

Matcha atau bubuk green tea digunakan dalam tradisi Jepang untuk upacara minum teh. Tradisi ini sudah dilakukan sejak lebih dari 1,000 tahun yang lalu. Kini, Anda tidak perlu jauh-jauh ke Jepang untuk menikmati matcha. Karena bubuk green tea ini sudah menjadi tren di mana-mana.

Matcha merupakan sejenis green tea, namun ada perbedaan yang cukup menonjol dalam penyajiannya. Green tea dibuat dengan merebus daun teh dengan air, dan lalu daun teh tersebut dibuang pada saat tegukan pertama. Sedangkan matcha atau bubuk green tea adalah daun teh kering yang digiling sehingga menjadi bubuk halus. Bubuk ini kemudian diaduk dalam air hangat untuk membuat minuman dengan rasanya lebih ringan dan halus.

Banyak orang yang ‘menggilai’ matcha, entah dalam bentuk minuman hingga sajian penutup, seperti kue ataupun es krim. Selain rasanya enak, manfaat matcha sudah tidak diragukan lagi, namun apakah Anda tahu bahwa ada risiko di baliknya?

Manfaat dari Bubuk Matcha

Sebuah penelitian menemukan bahwa bubuk green tea ini memiliki manfaat yang lebih besar dari green tea biasa. Antioksidan yang terbukti mempunyai ‘efek antikanker’ yang ada di dalamnya dapat memperlambat sel-sel yang rusak di dalam tubuh.

Matcha pun terbukti berperan dalam melakukan pembakaran lemak. Tak hanya itu para peneliti pun menyebutkan bahwa matcha dapat menurunkan kadar glukosa darah dan meningkatkan antioksidan.

Banyak orang yang beralih ke matcha sebagai alternatif pengganti kopi. Mereka berpendapat bahwa matcha bisa menambah energi yang memberikan efek tenang, tidak seperti kopi. Penelitian dari para ahli juga menunjukan bahwa teh ini dapat merelaksasi otak sekaligus menambah tingkat kewaspadaan.

Apakah Matcha Aman Dikonsumsi?

Riset menemukan bahwa bubuk green tea umumnya tidak mengandung pestisida ataupun logam berat dalam jumlah yang berlebihan. Namun, Anda tetap harus hati-hati dalam mengonsumsinya. Hal ini disebabkan karena daun teh yang tumbuh di daerah perkotaan atau dekat jalan raya mengandung zat timbal yang berbahaya untuk tubuh. Hal ini pun berlaku pada matcha yang berasal dari daun teh.

Terlalu banyak mengonsumsi bubuk green tea tentu tidak baik untuk tubuh. Hal ini bisa membuat Anda berisiko kelebihan herbal atau suplemen, dalam bahasa medis dikenal dengan hepatotoksisitas. Manfaat matcha pun akan berubah menjadi penyebab kerusakan hati. Sebenarnya tidak ada batasan pasti mengenai kadar konsumsi matcha, karena semua orang mempunyai sistem pencernaan yang berbeda-beda.

Hal lain yang membuat Anda harus berpikir dua kali dalam mengonsumsi matcha sering-sering adalah biayanya. Satu sendok teh matcha ini mempunyai harga 10 kali lipat dari secangkir teh seduh biasa. Harga yang tinggi ini biasanya menunjukan kualitas yang lebih tinggi pula.

Read More