Apa Saja Masker Wajah Terbaik?

Ada berbagai cara yang dapat dilakukan sebagian orang jika mereka ingin menjaga penampilan. Salah satu cara yang cukup umum adalah memakai masker wajah untuk menjaga kebersihan kulit wajah. Ada berbagai jenis masker wajah yang dapat digunakan. Meskipun demikian, Anda perlu memilih masker wajah terbaik untuk kulit Anda, karena semua masker memiliki fitur yang berbeda.

Setiap masker dijual berdasarkan jenis kulit manusia. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui tipe kulit Anda seperti apa sebelum membeli masker wajah. Berikut adalah masker wajah terbaik berdasarkan jenis kulit yang dimiliki manusia:

  1. Kulit wajah normal

Jika Anda memiliki kulit wajah normal, Anda dapat menggunakan berbagai masker wajah seperti masker krim, sheet mask, clay mask, dan masker alami dengan bahan-bahan yang biasanya ada di dapur.

Sebagian orang memilih menggunakan masker krim karena dapat menghaluskan kulit dan meningkatkan kelembaban wajah.

  • Kulit wajah kering

Jika Anda memiliki kulit wajah kering, Anda dapat menggunakan masker wajah yang mengandung ekstra kelembaban. Contoh-contoh jenis masker wajah yang dapat Anda gunakan adalah sheet mask, peel-off mask, dan masker alami seperti buah-buahan.

Jika Anda menggunakan peel-off mask, manfaat yang diperoleh adalah mampu mengencangkan kulit dan merangsang peredaran darah supaya terus lancar. Jika Anda menggunakan bahan alami untuk menjaga kebersihan kulit, maka Anda dapat menggunakan bahan yang dapat melembabkan kulit seperti aloe vera dan gliserin.

  • Kulit wajah berminyak

Jika Anda memiliki kulit wajah berminyak, Anda dapat menggunakan masker wajah yang mengandung arang (charcoal). Jenis masker tersebut mampu menyerap produksi minyak dalam jumlah yang banyak, namun tetap menjaga kelembaban kulit wajah.

Pilihan lain untuk menjaga kondisi kulit wajah adalah menggunakan masker wajah wash off dibandingkan dengan peel-off mask. Peel-off mask mengandung lem yang mampu menghilangkan minyak alami, namun berisiko merusak lapisan kulit pelindung wajah.

  • Kulit wajah sensitif

Jika Anda memiliki kulit wajah sensitif, Anda dapat menggunakan masker wajah yang mengandung bahan-bahan alami yang dapat menenangkan kulit seperti oatmeal atau aloe vera. Bahan-bahan tersebut mampu mengurangi peradangan dan kemerahan pada kulit wajah.

  • Kulit wajah berjerawat

Jika Anda memiliki kulit wajah berjerawat, Anda dapat menggunakan masker wajah yang mengandung benzoil peroksida atau asam salisilat. Kedua kandungan tersebut mampu melawan bakteri penyebab jerawat. Selain itu, asam salisilat juga mampu mengurangi produksi minyak dan mengangkat sel-sel kulit mati pada wajah.

Anda juga dapat menggunakan clay mask, karena mampu menyerap produksi minyak dalam jumlah yang banyak pada kulit wajah dan mencegah penyumbatan pori-pori kulit sehingga dapat menyebabkan seseorang berjerawat.

  • Kulit wajah kusam

Jika Anda memiliki kulit wajah kusam, Anda dapat menggunakan masker wajah eksfoliasi yang mengandung ekstrak buah-buahan. Kegunaan dari masker tersebut adalah mampu mengangkat sel-sel kulit mati penyebab kulit kusam dan merangsang pertumbuhan jaringan kulit baru supaya kulit tampak cerah.

  • Kulit wajah untuk mencegah penuaan

Jika Anda ingin menggunakan masker wajah untuk mencegah penuaan akibat paparan sinar matahari, pola makan, atau faktor lingkungan, Anda dapat menggunakan masker wajah yang memiliki kombinasi antara bahan-bahan tertentu seperti retinol, asam hialuronat, dan vitamin C. Bahan-bahan tersebut mampu mengurangi keriput pada wajah.

Ada berbagai masker wajah terbaik yang bisa Anda pilih, namun harus sesuai dengan jenis kulit wajah yang Anda miliki. Selain itu, jenis masker yang ditawarkan juga memiliki kegunaan yang berbeda terhadap kulit wajah. Untuk informasi lebih lanjut tentang kulit wajah, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter kulit.

Read More

Waspadai Gejala Galaktorea yang Mengarah ke Kanker

Keluarnya susu atau cairan dari puting payudara tidak melulu terjadi pada wanita hamil atau yang sedang menyusui. Kenyataannya, kondisi ini juga dapat terjadi pada perempuan atau bahkan laki-laki yang sedang tidak menyusui. Dalam istilah medis, situasi ini disebut sebagai galaktorea. 

Galaktorea bukanlah suatu penyakit. Namun ketika Anda mengalaminya, kehati-hatiannya patut ditingkatkan sebab galaktorea bisa berujung ke gejala kanker payudara yang kerap tidak disadari. Mengenali kondisi galaktorea lebih awal kemudian mengonsultasikannya ke dokter pun dapat menjadi cara untuk menghindari atau meminimalkan risiko kanker payudara. 

Galaktorea umumnya terjadi pada perempuan dengan rentang usia 20—35 tahun, baik dalam kondisi hamil, menyusui,atau tidak keduanya. Tidak sekadar mengeluarkan cairan dari puting payudara, gejala lain yang bisa mengindikasikan adanya masalah serius terkait kesehatan payudara Anda dari galaktorea adalah sebagai berikut. 

  1. Hanya Satu Payudara 

Berhati-hatilah apabila cairan yang keluar dari payudara hanya di salah satu sisi. Gejala galaktorea ini kerap mengindikasikannya adanya masalah di payudara yang mengeluarkan cairan tersebut. Berkonsultasi ke dokter mengenai kondisi tersebut menjadi langkah bijak untuk mengecek kondisi kesehatan Anda secara lebih mendetail 

  1. Menstruasi Tidak Lancar

Gejala galaktorea tidak hanya dapat dilihat dari sisi payudara. Periode menstruasi pun dapat menjadi penanda gejala galaktorea. Perempuan yang mengalami galaktorea umumnya juga akan mengalami masalah terkait periode menstruasi. Periode haid pada perempuan yang menderita galaktorea cenderung menjadi jarang. Bahkan dalam beberapa waktu, menstruasi bisa sama sekali tidak keluar. 

  1. Penumbuhan Rambut di Wajah 

Galaktorea sebenarnya merupakan kondisi kelebihan hormon prolaktin yang merangsang produksi cairan dalam payudara. Kelebihan jenis hormon ini pun cenderung diikuti oleh berlebihnya produksi jenis hormon lain. Salah satu tanda kelebihan hormon yang mengarah pada kondisi galaktorea adalah penumbuhan rambut yang tidak semestinya. Kerap ditemukan pengidap galaktorea yang mengalami penumbuhan rambut di bagian wajah, entah di bagian dagu ataupun pipi. 

  1. Sakit Kepala 

Gangguan hormon yang menyebabkan kondisi galaktorea juga kerap menimbulkan masalah kesehatan di bagian kepala. Tidak jarang pengidap galaktorea akan sering mengalami sakit kepala yang datang mendadak. Jika terlalu sering mengalaminya, Anda patut meminta dokter melakukan penanganan lebih lanjut. 

  1. Jerawat Berlebih 

Gejala lainnya dari galaktorea masih bisa ditilik lewat wajah. Kelebihan hormon yang memicu kondisi keluarnya cairan dari payudara juga kerap menimbulkan jerawat yang berlebih pada bagian wajah. Jerawat akan terus berdatangan, meskipun Anda sudah menjaga kebersihan wajah. Pasalnya, penyebabnya memang karena adanya masalah hormon. 

  1. Gangguan Penglihatan 

Tidak semua pengidap galaktorea mengalami gangguan penglihatan. Namun harus diakui, beberapa kasus memperlihatkan adanya hubungan kondisi keluarnya cairan pada payudara secara tidak normal dengan gangguan penglihatan. Gangguan penglihatan yang muncul sebagai gejala galaktorea kerap diikuti dengan sakit kepala. 

  1. Vagina Kering 

Masalah hormon yang menjadi penyebab galaktorea kerap tidak hanya menimbulkan masalah pada payudara, melainkan juga pada vagina. Seperti yang telah diungkapkan, sebagian besar pengidap galaktorea adalah perempuan. Jika payudara pada pengidap galaktorea kerap mengeluarkan cairan walaupun sedang tidak menyusui, kondisi berkebalikan terjadi pada vaginanya. Vagina pengidap galaktorea cenderung kering sehingga mudah mengalami iritasi. 

  1. Melemahkan Gairah Seksual 

Galaktorea juga kerap diikuti dengan gairah seksual yang menurun. Pasalnya, masalah hormone membuat vagina menjadi kering. Kondisi ini menimbulkan rasa sakit tiap kali pengidap galaktorea melakukan hubungan seksual. Alhasil, minat untuk melakukan hubungan seksual menjadi minim. 

***

Galaktorea memang merupakan kondisi yang bisa sembuh dengan sendirinya dalam beberapa waktu. Namun jika mengalami gejala-gejala tersebut, sebaiknya Anda langsung berkonsultasi medis kepada dokter.

Read More

9 Manfaat Keju Parmesan Bagi Kesehatan

Dalam berbagai hidangan, keju kerap ditemukan sebagai bahan tambahan. Keju memiliki rasa yang nikmat sehingga disukai banyak orang. Jenis keju sendiri cukup beragam dan berbeda-beda, salah satunya adalah keju parmesan. Tekstur dari keju parmesan biasanya keras dan seperti berpasir. Keju parmesan sendiri dikenal dengan nama Parmigiano-Reggiano. Rasa dari keju parmesan cenderung asin dan sedikit bercita rasa seperti kacang. Manfaat keju parmesan bagi kesehatan cukup banyak sehingga baik untuk mengonsumsinya. Berikut ini merupakan 9 manfaat tersebut. 

keju parmesan
  1. Meningkatkan imunitas tubuh

Manfaat keju parmesan yang pertama adalah meningkatkan imunitas. Dalam keju parmesan terdapat kandungan vitamin A yang akan membantu meningkatkan imunitas tubuh. Anda dapat mengonsumsi keju parmesan sebagai tambahan taburan pada salad, sup, atau pasta. 

  1. Cocok untuk penderita intoleransi laktosa

Pada proses pembuatan keju parmesan, susu sapi segar tidak melewati pasteurisasi. Pembuatan dilakukan selama 25 hari, kemudian perlu dimatangkan dengan disimpan selama 12 bulan lamanya sehingga bakteri dapat terbunuh. Dengan proses tersebut maka keju parmesan menjadi rendah kandungan laktosanya.  

  1. Meningkatkan fungsi penglihatan

Kandungan vitamin A yang tinggi pada keju parmesan bermanfaat untuk meningkatkan fungsi penglihatan. Kandungan zinc-nya akan membantu mengurangi risiko terkena makula (kondisi gangguan penglihatan pada usia lansia). 

  1. Baik bagi pencernaan 

Manfaat keju parmesan lainnya berhubungan dengan pencernaan. Keju parmesan dikemas dengan nutrisi dan probiotik yang terkait dengan bakteri baik pada usus besar. Mengonsumsi keju parmesan sangat baik bagi pencernaan. 

  1. Mengurangi risiko diabetes

Risiko terkena penyakit diabetes, terutama tipe 2, akan menurun jika Anda mengonsumsi keju parmesan secara teratur. Kandungan gizi di dalamnya akan membuat meningkatnya produksi insulin di dalam tubuh. Dengan begitu, kadar gula darah pun menurun dengan sendirinya. 

  1. Menjaga kesehatan tulang dan gigi

Kandungan vitamin D bersama dengan kalsium dalam keju parmesan akan membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi. Tingkat pH pada plak gigi akan meningkat apabila mengonsumsi keju parmesan. Peningkatan pH tersebut berguna untuk mencegah gigi berlubang. 

  1. Mencegah penyakit kanker

Manfaat keju  parmesan yang lain yaitu dapat mencegah penyakit kanker. Kandungan vitaman B2 pada keju parmesan dapat membantu regenerasi sel yang rusak.  Secara khusus, telah ada penelitian yang menyebutkan bahwa keju parmesan dapat mencegah terjadinya kanker hati. 

  1. Memperbaiki kualitas tidur

Untuk para penderita insomnia, tentu kualitas tidur menjadi sangat rendah. Mengonsumsi keju parmesan bisa membantu memperbaiki kualitas tidur, lho. Terdapat kandungan tryptophan di dalam keju parmesan yang membantu proses pembuatan niacin, serotonin, dan melatonin. Seratonin dan melatonin ini dapat mengurangi stres, membuat mood menjadi lebih bahagia, dan membantu seseorang menjadi rileks sehingga tidur menjadi berkualitas. 

  1. Baik bagi kesehatan otak 

Vitamin B12 atau cobalamin berperan penting pada fungsi otak. Sistem saraf terutama pada otak akan terbantu untuk tetap berfungsi dengan baik. Selain itu, vitamin B akan membantu kinerja neurotransmiter untuk menyampaikan pesan antarsel. 

Meski baik bagi kesehatan, konsumsi keju parmesan tetap harus dibatasi. Risiko berupa batu ginjal, stroke, osteoporosis, jantung, serta tekanan darah tinggi bisa muncul apabila Anda mengonsumsi keju parmesan dengan berlebihan sebab tingginnya kandungan natrium di dalamnya. Khusus bagi penderita intoleransi laktosa, Anda sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu melalui aplikasi kesehatan SehatQ guna menghindari risiko yang mungkin muncul.

Read More

Xeroftalmia

Xeroftalmia merupakan kekeringan yang terjadi pada mata dan air mata, yang disebabkan oleh kekurangan vitamin A. Xeroftalmia bisa berkembang menjadi rabun senja atau kerusakan yang lebih parah terhadap kornea mata.

Gejala

Seseorang yang terkena xeroftalmia bisa menunjukkan gejala berupa konjungtiva (lapisan tipis paling luar bola mata) mengering, menebal, dan membuat mata berkerut. Hal tersebut dapat membuat penderita mengalami rabun senja dimana penderita mengalami kesulitan untuk melihat cahaya redup.

Jika xeroftalmia yang dialami penderita bertambah parah, maka bisa timbul luka pada kornea mata. Masalah tersebut juga bisa membuat sebagian atau seluruh kornea mata mencair, dan bisa berakhir pada kebutaan. Oleh karena itu, jika Anda mengalami xeroftalmia, Anda perlu bertemu dengan dokter secepatnya.

Penyebab

Xeroftalmia disebabkan oleh kurangnya vitamin A pada tubuh. Vitamin A penting untuk kesehatan mata, karena hal tersebut merupakan unsur protein yang dapat menyerap cahaya di reseptor di bagian retina mata manusia.

Faktor Risiko

Pada dasarnya, xeroftalmia bisa terjadi pada siapapun. Namun, anak-anak lebih rentan terhadap kondisi tersebut. Kurangnya vitamin A di usia yang muda, seseorang bisa mengalami risiko tersebut lebih cepat. Tidak hanya lebih rentan terhadap anak-anak, xeroftalmia juga bisa lebih berisiko terhadap orang-orang yang:

  • Memiliki kebiasaan mengkonsumsi alkohol.
  • Memiliki penyakit hati.
  • Mengalami diare kronis.

Diagnosis

Jika Anda mengalami xeroftalmia, Anda sebaiknya periksa ke dokter. Dokter dapat membantu Anda dengan melakukan diagnosis. Diagnosis xeroftalmia meliputi pemeriksaan fisik. Tes vitamin A dan tes darah juga diperlukan untuk mengetahui seberapa parah kondisi yang Anda alami.

Pengobatan

Untuk mengobati xeroftalmia, dokter dapat memberikan pasien:

  • Obat vitamin A

Obat vitamin merupakan cara yang paling umum untuk mengatasi kekurangan vitamin A pada mata. Obat tersebut dapat diberikan melalui kapsul atau suntikan. Dosisnya juga berbeda dan bergantung pada usia dan kondisi kesehatan pasien.

  • Obat antibiotik

Obat antibiotik juga diperlukan jika pasien mengalami kondisi yang lebih serius yang membuat kornea mata rusak. Pengobatan tersebut juga dapat mencegah infeksi pada mata.

Pencegahan

Untuk mengatasi xeroftalmia, Anda sebaiknya konsumsi makanan yang kaya vitamin A. Vitamin A tidak hanya dapat menjaga kesehatan mata, namun juga dapat menjaga sistem imun tubuh. Contoh makanan yang mengandung vitamin A adalah ikan salmon dan tuna.

Jika Anda punya anak yang usianya masih muda, Anda sebaiknya berikan anak Anda makanan yang mengandung vitamin A sesuai yang dianjurkan oleh National Institutes of Health (NIH). NIH menyatakan bahwa sejak manusia lahir, mereka membutuhkan vitamin A sebanyak 400 mcg (mikrogram). Seiring bertambahnya usia, manusia akan membutuhkan lebih banyak vitamin A.

Berkonsultasi Dengan Dokter

Jika Anda ingin bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan hal-hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.
  • Catatan tentang gejala yang Anda alami akibat xeroftalmia.

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter dapat menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala yang Anda alami akibat xeroftalmia terjadi?
  • Seberapa parah gejala yang terjadi pada mata Anda?

Kesimpulan

Xeroftalmia merupakan kondisi yang perlu diwaspadai. Hal tersebut bisa menyebabkan masalah yang serius pada mata sehingga bisa berakhir dengan kebutaan secara total. Oleh karena itu, jika Anda mengalami xeroftalmia, Anda sebaiknya segera temui dokter. Meskipun xeroftalmia merupakan kondisi yang serius, pengobatan dan pencegahannya cukup sederhana. Untuk informasi lebih lanjut tentang xeroftalmia, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter.

Read More

Rogaine, Obat Penumbuh Jambang dan Efek Sampingnya

Obat penumbuh jambang mungkin lagi banyak dicari-cari oleh para lelaki untuk menumbuhkan rambut wajahnya. Nah, salah satu obat penumbuh jambang yang terkenal adalah Rogaine (minoksidil) untuk membantu pertumbuhan jambang. Seberapa ampuh sih obat ini untuk menumbuhkan jambang? Apakah ada efek sampingnya? Yuk, simak penjelasan berikut ini!

Mengenal Rogaine

Rogaine merupakan salah satu obat yang terkenal untuk menumbuhkan kembali rambut kulit kepala. Obat ini dapat diperoleh secara bebas tanpa resep dengan harga yang terjangkau. Namun, Food and Drug Administration (FDA) hanya menyetujui obat ini untuk perawatan bagian tertentu dari kulit kepala Anda yang disebut verteks, yang berada di atas kepala dan tidak menyetujui penggunaannya sebagai obat penumbuh jambang. Hanya saja, banyak orang yang masih menganggap obat ini layak dicoba untuk menumbuhkan rambut di wajah.

Rogaine, obat penumbuh jambang

Secara alami, jambang akan semakin jarang tumbuh seiring bertambahnya usia. Faktor lainnya yang juga berpengaruh, seperti infeksi jamur atau gangguan autoimun, yang dapat mempersulit pertumbuhan jambang yang Anda inginkan.

Untuk memahami bagaimana Rogaine bekerja untuk menumbuhkan rambut, ada baiknya mengetahui siklus pertumbuhan rambut di dalam tubuh, yaitu:

  1. Sel-sel protein di folikel rambut Anda mulai berkembang menjadi rambut.
  2. Pembuluh darah di sekitar folikel mengisi sel-sel protein dan membantu pertumbuhan rambut yang lebih panjang.
  3. Saat rambut tumbuh, ia pun akan keluar dari kulit dan dilumasi oleh kelenjar minyak di kulit Anda.
  4. Seiring waktu, rambut rontok dari folikel dan siklus pertumbuhan rambut dimulai lagi.

Untuk rambut kulit kepala, siklus ini membutuhkan waktu bertahun-tahun, sedangkan rambut janggut dan rambut lain di tubuh Anda, seperti alis, siklus ini paling lama hanya berlangsung beberapa bulan.

Fungsi utama Rogaine adalah vasodilatasi. Artinya, obat ini melebarkan pembuluh darah dan membuat folikel lebih besar untuk menutrisi pertumbuhan rambut. Rambut akan rontok lebih lambat dari sebelumnya, sehingga pertumbuhan rambut di wajah terlihat lebih tebal. Selain itu, karena pembuluh darah di wajah lebih besar daripada di kulit kepala, orang-orang mengklaim obat penumbuh jambang ini bekerja lebih baik dan lebih cepat.

Siapa yang bisa menggunakannya?

Rogaine aman digunakan oleh kebanyakan orang. Namun, jika Anda merasa khawatir karena berada dalam kondisi berikut, maka bisa konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

  • Minum obat hipertensi.
  • Mengalami kerusakan organ.
  • Memiliki penyakit pheochromocytoma.
  • Masalah pada jantung, seperti takikardia atau riwayat gagal jantung.

Seberapa efektif obat penumbuh jambang ini?

Mungkin masih sedikit bukti bahwa Rogaine (minoksidil) berfungsi untuk menumbuhkan janggut. Hanya satu studi yang menguji minoksidil untuk jambang, yaitu sebuah studi tahun 2016 yang diterbitkan dalam Journal of Dermatology, bahwa lotion minoksidil memiliki kinerja yang sedikit lebih baik daripada plasebo. Sayangnya, satu studi saja tidak cukup untuk membuktikan keefektifan Rogaine sebagai obat penumbuh jambang.

Efek samping Rogaine

Efek samping pemakaian Rogaine untuk jambang yang mungkin bisa terjadi adalah:

  • Kemerahan atau iritasi kulit wajah.
  • Rambut tumbuh di area yang tidak diduga, seperti di bawah leher atau punggung.
  • Warna atau tekstur rambut berubah.
  • Menyebabkan iritasi jika mengenai mata. Segera bilas jika ini terjadi.

Rogaine juga bisa menimbulkan efek samping yang lebih parah meskipun jarang terjadi, karena bekerja sebagai vasodilatasi. Hal ini mungkin terjadi jika Anda menggunakannya untuk jangka waktu yang lama, meliputi:

  • Menurunnya gairah seksual.
  • Berat badan turun tanpa sebab yang jelas.
  • Pusing.
  • Kaki atau tangan bengkak.
  • Sakit di dada.

Cara menggunakan Rogaine di kulit wajah

Merujuk pada penelitian yang diterbitkan oleh Drug Design, Development, and Therapy, langkah-langkah mengaplikasikan minoksidil adalah berikut:

  1. Gunakan Rogaine atau obat generik yang setara dengan konsentrasi minoksidil 3%.
  2. Oleskan sedikit larutan minoksidil ke janggut Anda.
  3. Lakukan sebanyak dua kali sehari selama setidaknya 16 minggu.

Anda bisa mengambil foto sebelum dan sesudah pemakaian untuk membantu memverifikasi apakah ada pertumbuhan jambang yang nyata. Ingatlah bahwa obat penumbuh jambang ini dapat memiliki efek yang berbeda-beda pada setiap individu. Hentikan pemakaian bila Anda mengalami efek samping yang tidak diinginkan.

Read More

Fakta Mengenai Bleaching Badan

Bleaching badan mengacu pada penggunaan produk untuk mencerahkan area kulit yang gelap atau untuk mendapatkan kulit yang lebih cerah secara keseluruhan. 

Terdapat beberapa pilihan dalam melakukan bleaching badan, mulai dari produk sampai perawatan. Produk-produk tersebut termasuk krim pemutih, sabun, dan pil, serta perawatan profesional seperti pengelupasan kimiawi dan terapi laser.

Tidak ada manfaat kesehatan dari bleaching badan, Anda juga tidak mendapatkan hasil yang terjamin dan terdapat bukti bahwa bleaching badan dapat mengakibatkan efek samping dan komplikasi yang serius. Dari sudut pandang medis, Anda tidak perlu melakukan bleaching badan. Namun jika Anda mempertimbangkan perawatan tersebut, penting untuk memahami resiko yang mungkin Anda dapatkan.

Dr. Andrea Kassim, seorang dokter kulit bersertifikat dengan pelatihan di bidang bedah kosmetik dan laser, menyarankan bahwa Anda sebaiknya hanya menjalani perawatan bleaching badan setelah berkonsultasi dengan ahli perawatan kulit. Berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui mengenai bleaching badan:

  1. Ahli kulit atau dermatologis sebenarnya meresepkan obat bleaching badan kepada pasien untuk penyakit kulit

Secara umum, kebanyakan orang merasa lebih percaya diri dengan kulit yang bersih dan rata. Bagi banyak orang, perjuangan untuk mengatasi penyakit kulit bisa menjadi tantangan nyata yang harus diatasi agar mencapai tujuan tersebut. Itulah mengapa dokter kulit meresepkan obat bleaching untuk mengobati berbagai penyakit umum yang menyebabkan ketidakmerataan atau perubahan warna. Salah satu alasan paling sering pasien diberi resep obat pemutih kulit adalah untuk mengobati pigmentasi pasca inflamasi yang dapat terjadi pada siapa saja.

Pigmentasi pasca inflamasi adalah bintik hitam yang muncul karena luka pada kulit atau peradangan seperti jerawat, hal ini dapat memudar dengan mengoleskan obat ke area yang terkena. Melasma, munculnya bercak yang berubah warna pada wajah, biasanya dipicu oleh perubahan hormonal selama kehamilan dan oleh paparan sinar matahari, juga merespon dengan baik bleaching badan. Dalam banyak kasus lain, pencerahan kulit bahkan dapat membantu mengurangi visibilitas bintik-bintik penuaan, tahi lalat, tanda lahir dan bekas luka.

  • Tidak ada bleaching badan yang terlibat dalam pencerah kulit.

Obat bleaching badan bekerja dengan cara mengurangi pigmen yang disebut melanin. Dengan mengoleskan obat ke area hiperpigmen, bagian tubuh atau wajah yang tampak lebih gelap dari yang lain,  produksi melanin Anda akan terganggu sehingga kulit menjadi lebih cerah dan lebih seragam. Terkadang, produk bleaching badan dapat menyertakan eksfoliasi yang menyebabkan pengelupasan ringan. Karena kulit cenderung beregenerasi dengan cepat dan mudah, pengelupasan membantu membersihkan sel-sel mati dan memunculkan kembali lapisan yang lebih segar dan ringan di bawahnya.

  • Bleaching badan dapat memiliki efek samping yang berbahaya

Untuk pengobatan penyakit kulit yang umum, dokter kulit biasanya merekomendasikan penggunaan jangka pendek Hydroquinone, krim yang dijual bebas atau resep dengan dosis maksimal 2% yang disetujui FDA. Biasanya, reaksi alergi yang serius terhadap Hydroquinone jarang terjadi, meskipun pengguna terkadang mengalami kemerahan ringan, kekeringan atau gatal pada area yang terkena. Namun, menurut Dr. Kassim, terdapat bukti yang menunjukkan bahwa obat bleaching badan tertentu, seperti hidrokuinon, mengandung bahan yang mungkin memiliki sifat karsinogenik yang bisa berbahaya. Dengan kata lain, obat tersebut dapat meningkatkan resiko kanker. Oleh karena itu, meskipun tersedia tanpa resep dalam dosis rendah di Amerika Serikat, Hydroquinone hanya dapat diperoleh dengan resep dari dokter di banyak negara.

  • Terdapat konsekuensi jika menyalahgunakan obat bleaching badan

Ketika Hydroquinone digunakan dalam dosis lebih tinggi dari 2% atau selama periode lebih dari tiga bulan, bleaching badan secara keseluruhan dapat memiliki beberapa hasil yang cukup negatif, bahkan paradoks. Menurut Dr. Kassim, dengan konsentrasi obat yang lebih tinggi, telah dilaporkan perkembangan ochronosis eksogen, yaitu penggelapan kulit yang permanen dan sangat resisten terhadap pengobatan apapun. Meskipun ada kemungkinan reaksi kulit ini dapat berkembang dengan dosis yang lebih rendah, resikonya akan meningkat bila dosisnya lebih tinggi.

Penggunaan bleaching badan yang berlebihan juga dapat menyebabkan pigmentasi menumpuk di ekstremitas Anda (jari tangan, kaki, telinga, dll.), menyebabkan kulit terlihat lebih gelap dan tidak serasi. Reaksi negatif lain dapat berkembang yang dikenal sebagai “efek panda pemutih”, di mana kulit wajah menjadi menipis di sekitar mata dan meningkatkan pigmentasi. 

Jika Anda waspada terhadap bahan kimia berbahaya, temukan solusi alami untuk bleaching badan. Terdapat banyak agen alami yang dapat ditemukan di alam yang memiliki sifat mencerahkan. Untuk kasus ketidakrataan warna kulit yang tidak terlalu ekstrim, exfoliating sederhana atau pengelupasan kulit setiap hari dapat membantu.

Read More

Fungsi Vital Leusin yang Merupakan Asam Amino Esensial

Salah satu asam amino esensial yang populer di kalangan pencinta olahraga adalah leusin. Leusin atau l-leucine adalah salah satu jenis asam amino esensial. Sebagai asam amino esensial, leusin tidak dapat diproduksi tubuh dan harus dikonsumsi dari makanan sehat. Asam amino seperti leusin menjadi komponen penyusun protein – sehingga juga berperan dalam pembentukan dan pemeliharaan jaringan otot. Protein merupakan nutrisi makro yang sangat vital bagi tubuh. Protein tersusun atas asam amino – yang kemudian dibagi menjadi asam amino esensial dan asam amino non-esensial. 

Leusin juga menjadi jenis asam amino yang spesial. Bersama isoleusin dan valin, leusin masuk ke dalam kelompok asam amino rantai bercabang atau BCAA. Asam-asam amino dalam kelompok BCAA membantu merangsang sintesis protein di dalam otot. Secara sederhana, BCAA seperti leusin membantu meningkatkan performa atletik dan mencegah penurunan massa otot. Atas perannya tersebut, leusin dan BCAA amat populer di kalangan pencinta binaraga. Selain berperan dalam pembentukan dan pemeliharaan massa otot, leusin juga berperan dalam fungsi tubuh berikut ini:

  • Terlibat dalam regulasi kadar gula darah
  • Berperan dalam pertumbuhan dan perbaikan jaringan tulang
  • Meningkatkan produksi hormon pertumbuhan manusia (HGH)
  • Berperan dalam produksi hormon pertumbuhan
  • Terlibat dalam mekanisme penyembuhan luka

Leusin terkandung dalam berbagai sumber protein, baik protein hewani maupun protein nabati. Kandungan pasti leusin dalam tiap makanan biasanya tidak tercantum. Namun, para ahli memperkirakan bahwa kadar leusin dalam total protein bervariasi antara 5 hingga 10%. Klaim manfaat populer leusin adalah mempercepat pertumbuhan otot. Biasanya, suplemen leusin menyediakan 3 hingga 5 gram leusin per sajian. Namun, walau populer, riset terkait efektivitas suplemen leusin untuk mendorong pertumbuhan massa otot masih belum jelas. Misalnya, Sebuah riset dalam jurnal Nutrients tidak menemukan manfaat tambahan suplemen leusin dalam latihan selama 3 bulan. Namun, perubahan sel memang terdeteksi dan berpotensi bermanfaat jika latihan dilakukan lebih lama. Riset lanjutan diperlukan karena studi lain menemukan potensi suplemen leusin untuk mempercepat pertumbuhan massa otot. 

Potensi manfaat leusin lainnya adalah menurunkan berat badan. Leusin dilaporkan dapat mempertahankan massa otot saat Anda tengah menjalani diet. Mempertahankan massa otot penting untuk penurunan berat badan karena otot dapat membantu tubuh membakar kalori lebih banyak tiap harinya. Leusin juga diyakini ahli membantu meningkatkan pengaturan keseimbangan glukosa dan insulin. Efek ini dapat bermanfaat untuk pelaku diet agar tak tergoda untuk makan berlebih dan ngemil.  Walau begitu, riset lanjutan masih sangat diperlukan. Ada klaim menyebutkan bahwa suplemen leusin bisa dikonsumsi untuk meningkatkan kualitas kesehatan. Namun, untuk alasan ini, Anda mungkin tidak membutuhkan leusin dari suplemen. Leusin yang didapatkan dari makanan sehat jauh lebih baik dibandingkan leusin dari suplemen. Efek leusin bagi kesehatan dari sumber protein dilaporkan lebih efektif ketimbang mengonsumsinya dalam bentuk suplemen. Apabila ingin mengonsumsi suplemen leusin untuk alasan apa pun, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Leusin adalah asam amino esensial yang harus didapatkan dari makanan sehat. 

Read More

Apa Itu Infeksi Virus West Nile? Ini Penjelasannya

Merupakan penyakit yang disebabkan karena gigitan nyamuk Culex yang sudah terinfeksi terkenal dengan sebutan infeksi virus West Nile. Infeksi virus tersebar saat nyamuk ini menggigit burung yang sebelumnya sudah terinfeksi virus West Nile dan nyamuk tersebut kemudian menjadi pembawa virus. Jika nyamuk ini menggigit manusia, virus ini juga bisa terjadi pada manusia.

Sebagian besar penderita biasanya hanya mengalami gejala ringan, juga bahkan hingga tanpa menimbulkan gejala. Namun, pada kasus yang berat infeksi ini juga bisa membuat peradangan pada otak atau saraf tulang belakang dan bisa mengancam jiwa. Infeksi virus yang berat dapat dialami oleh orang yang berusia lebih dari 60 tahun atau dengan sistem imun yang lemah.

Penyebab Infeksi Virus West Nile

Seperti yang dijelaskan sedikit di atas jika West Nile merupakan gigitan nyamuk yang sudah terinfeksi oleh virus ini. Nyamuk yang menggigit burung terinfeksi lalu menularkannya pada manusia lewat gigitan, meskipun jarang terjadi namun penyakit ini juga bisa menular lewat transfusi darah dan tranplantasi organ dalam manusia.

Selain itu infeksi ini juga bisa menular pada anak yang sedang dikandung atau dalam masa proses menyusui. Diagnosis penyakit ini dilakukan dengan dokter melakukan tanya jawab dan pemeriksaan fisik, dokter juga akan menganjurkan serangkaian pemeriksaan penunjang untuk memastikan adanya virus tersebut, seperti berikut ini.

  • Tes Darah

Untuk memeriksa kadar antibodi terhadap virus ini dilakukan dengan memeriksa darah penderita, sekaligus memastikan tidak ada infeksi. Penderita yang sudah terinfeksi ditandai dengan kadar antibodi terhadap virus West Nile akan meningkat.

  • Pungsi Lumbal

Cairan yang terdapat di sekitar lapisan pelindung saraf tulang belakang akan diambil untuk selanjutnya diperiksa. Pemeriksaan terhadap cairan ini ditujukan untuk menentukan diagnosis terhadap meningitis.

  • Elektroensefalografi (EEG) dan MRI Otak

Dalam beberapa kasus infeksi ini, dokter juga memiliki kemungkinkan melakukan pemeriksaan EEG, dengan tujuan menilai aktivasi pada otak pasien. Kemudian MRI juga bisa dilakukan untuk mendeteksi ada tidaknya peradangan pada otak.

Gejala Infeksi

Gejala ringan meliputi demam, nyeri kepala, pegal, muntah, diare, lemas hingga munculnya ruam pada kulit. Gejala ini bisa berlangsung dalam beberapa hari, selain itu ada pula gejala berat misalnya seperti peradangan otak dan peradangan pada lapisan pembungkus otak serta saraf tulang belakang dengan beberapa gejala seperti berikut.

  • Demam tinggi.
  • Nyeri kepala berat.
  • Kaku pada leher.
  • Kebingungan atau disorientasi.
  • Penurunan kesadaran atau koma.
  • Tremor, kejang hingga kelumpuhan badan.

Cara Mengobati dan Mencegah Infeksi

Dalam kebanyakan kasus, penderita infeksi ini tidak memerlukan pengobatan secara khusus, virus ini ummnya bisa menghilang dengan sendirinya dari tubuh penderita. Meski demikian, bukan berarti tidak ada langkah yang disarankan oleh dokter untuk mengatasi masalah ini. Berikut beberapa di antaranya yang direkomendasikan.

  • Untuk kasus ringan, pasien akan diberikan obat pereda rasa sakit untuk meredakan sakit di kepala dan nyeri otot.
  • Untuk gejala berat, pasien mungkin akan disarankan untuk rawat inap di rumah sakit, sekaligus diberikan terapi suportif denganinfus dan obat-obatan.

Hingga saat ini belum ditemukan vaksin yang bisa digunakan untuk mencegah infeksi virus West Nile, namun sangat disarankan untuk melakukan upaya pencegahan dengan menghindarkan diri dari gigitan nyamuk, baik itu ketika berada di dalam rumah maupun di luar rumah. Upaya pencegahan juga bisa dilakukan dengan menjaga lingkungan sekitar terbebas dari nyamuk.

Read More

4 Fakta Tentang Kantong Darah PVC

4 Fakta Tentang Kantong Darah PVC

Bagi Anda yang sering melakukan donor darah tentu sudah tidak asing lagi dengan kantong darah yang digunakan untuk menampung darah-darah dari para pendonor. Di Indonesia sendiri donor darah merupakan proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela untuk disimpan di bank darah sebagai stok darah. Umumnya, setiap rumah sakit memiliki bank darah sendiri-sendiri. 

Dalam hal ini Palang Merah Indonesia atau PMI yang sering kali melakukan donor darah secara rutin untuk stok darah mereka jika ada yang membutuhkan. Nah, kantong darah sendiri terbuat dari plastic PVC DEHP (Di-ethylhexyl phthalate) yang dilengkapi dengan sistem selang untuk mengalirkan darah dari pendonor. Berikut ada empat fakta tentang kantong darah PVC. 

Kantong darah PVC

Bahan plastic PVC, yang juga dikenal sebagai vinil digunakan dalam berbagai perangkat medis di mana pun. Hal ini dikarenakan harga PVC yang terjangkau, keamanan yang tinggi, kemudahan proses, serta sifat teknis yang unik. 

Wadah darah yang dikenal sebagai kantong darah ini adalah salah satu area aplikasi utama untuk PVC. Faktanya, layanan transfusi darah di seluruh dunia sangat bergantung pada kantong PVC ini. Berikut beberapa fakta tentang wadah darah yang terbuat dari PVC. 

Fakta #1 Tidak bisa dipecahkan

PVC merupakan bahan yang tidak mudah pecah ataupun dipecahkan. Bahan PVC ini memungkinkan wadah darah dapat dikirim ataupun ditransfer ke daerah-daerah terpencil sekalipun, dan kantong tidak akan rusak atau bocor. 

Fakta #2 Sebagai Penyelamat

Sebelum tahun 1950, wadah darah yang digunakan sangat rapuh karena terbuat dari kaca. Hal ini tentu mengakibatkan mudah pecah, terlebih lagi saat terjatuh. Nah, seiring berjalannya waktu, wadah darah akhirnya berevolusi menjadi kantong penyimpanan yang lebih kuat serta dapat menyelamatkan nyawa jutaan orang dengan darah tersebut. Bagaimana tidak, bagi seseorang yang membutuhkan darah, melihat kantong darah merupakan hal yang sangat melegakan, karena bisa menyelamatkan nyawa orang tersebut. 

Fakta #3 Bersih

Fakta lain tentang kantong darah PVC ini adalah sangat dijaga kebersihannya. Para dokter dan perawatan akan menggunakan kantong darah yang telah disterilkan terlebih dahulu. Selain itu, kantong ini pun dilengkapi dengan sistem yang tertutup. Jadi, jika kemasan rusak maka kantong tidak boleh digunakan untuk menyimpan darah. Hal ini bertujuan supaya darah yang tersimpan di dalam kantor akan tetap aman dan tidak terkontaminasi dengan apapun. 

Fakta #4 Terjangkau

Wadah darah PVC hadir dengan harga yang sangat terjangkau dibandingkan dengan bahan lainnya. Jadi, selain menggunakan bahan yang terbaik harga yang ditawarkan pun sangat terjangkau. 

Selain beberapa fakta di atas, keamanan darah pun sangat diperhatikan. Untuk menjaga keamanan darah terhadap risiko penularan dari pendonor kepada pasien penerima darah, biasanya setiap kantong darah harus diuji saring terhadap infeksi. 

Misalnya saja terhadap sifilis, hepatitis B, hepatitis C, dan HIV. Uji saring sifilis ini telah dilaksanakan sejak tahun 1975 dan saat ini ditujukan terhadap antibodi treponema pallidum menggunakan reagensia TPHA. Sedangkan, uji saring hepatitis B ditujukan terhadap HBsAg, hepatitis C terhadap anti-HCV dan HIV terhadap anti-HIV. 

Jadi, selain beberapa fakta di atas mengenai kantong darah PVC, wadah darah itu sendiri pun harus benar-benar diperhatikan kebersihan dan keamanannya. Pun, kantong darah telah memenuhi syarat perizinan serta persetujuan dari pemerintah Indonesia. 

Misalnya saja seperti terdaftar pada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, memiliki izin edar dari Kemenkes, serta telah divalidasi dan disetujui untuk digunakan di Indonesia. Jadi, tidak bisa sembarangan dalam menggunakan wadah darah, terlebih lagi untuk didonorkan. 

Read More

Mengenal Gangguan Imunodefisiensi Sekunder

Jika seseorang mengalami kondisi mudah sakit atau mengalami serangkaian infeksi, maka bisa saja itu diakibatkan karena menurunnya sistem imun dalam tubuh. Kondisi tersebut, salah satunya bisa diakibatkan karena gangguan imunodefisiensi. Apabila seseorang menderita masalah itu, maka bakal terjadi gangguan sistem pada kekebalan tubuhnya.

Gangguan imunodefisiensi secara umum dapat kita ketahui terbagi menjadi dua jenis. Pertama adalah gangguan imunodefisiensi primer yang merupakan gangguan imun karena disebabkan faktor genetik. Seseorang yang mengalami ini bisa saja menderita sejak lahir karena diturunkan.

Berikutnya, ada gangguan imunodefisiensi sekunder. Berbeda dengan jenis primer, jenis ini biasanya disebabkan karena sumber luar, seperti dari bahan kimia beracun atau infeksi. Karena tidak berdasarkan faktor genetik, maka seseorang bisa mengalaminya di saat tertentu apabila tidak melakukan pencegahan.

Jika dibandingkan antara gangguan imunodefisiensi primer dengan yang sekunder, maka yang didapati adalah bahwasannya gangguan jenis sekunder yang paling banyak ditemukan kasusnya. Berkenaan dengan itu, maka dalam artikel ini akan dibahas secara khusus gangguan imunodefisiensi sekunder.

Untuk yang jenis sekunder, selain daripada yang sudah disinggung di atas, gangguan tersebut juga bisa disebabkan oleh kondisi lain yang dialami seseorang. Kondisi yang dimaksud seperti luka bakar yang terbilang parah, radiasi, menjalani kemoterapi, mengidap diabetes atau bahkan kekurangan gizi.

Sementara itu, berkenaan dengan gangguan imunodefisiensi sekunder bisa berbentuk kanker, AIDS, penyakit yang menyerang imunitas, dan lain sebagainya. Dalam melakukan tindakan medis sebagai bentuk pengobatan, biasanya dokter akan meresepkan sejumlah obat.

Umumnya, obat yang diberikan adalah antibiotik. Contohnya, jika seseorang menderita AIDS, maka dokter akan meresepkan dan memberikan obat antiretroviral kepada pasien untuk mengobatinya dan juga mengobati infeksi HIV. Namun demikian, dokter juga bisa menyarankan pasien untuk melakukan terapi immunoglobulin dalam mengatasi gangguan imunodefisiensi sekunder.

Di sisi lain, ada juga obat antivirus lainnya yang bisa saja diresepkan tenaga medis untuk pasien. Obat tersebut seperti asiklovir, amantadine, dan interferon. Hanya saja, yang perlu diperhatikan adalah bagaimana cara mencegah agar tidak mengalami gangguan imunodefisiensi sekunder.

Upaya pencegahan ini sangat penting karena bukan rahasia umum, apabila seseorang yang mengalami gangguan tersebut, beberapa di antaranya masih belum ditemukan obat yang benar-benar bisa menyembuhkan, seperti HIV/AIDS.

Oleh karena itu, agar tidak mengalami hal-hal yang tidak diinginkan, sangat disarankan pembaca mengoptimalkan upaya pencegahan. Adapun yang bisa dilakukan adalah menghindari hal-hal yang dapat mengganggu kesehatan. HIV/AIDS misalnya, sangat disarankan agar pembaca tidak melakukan hubungan seks bebas.

Jika seseorang melakukan hubungan seks bebas, terlebih tanpa pengaman atau kondom, maka akan bisa berisiko terinfeksi virus tersebut dan mengalami gangguan imunodefisiensi. Di sisi lain, mengomsumsi obat-obatan terlarang seperti narkoba, juga tidak dianjurkan, terlebih yang menggunakan alat bantu jarum suntik.

Kebiasaan buruk itu, bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga meningkatkan risiko penggunanya terinfeksi virus. Menjaga pola hidup sehat dengan setia pada pasangan dan tidak menggunakan narkoba adalah sedikit cara yang bisa dilakukan sebagai upaya pencegahan gangguan imunodefisiensi sekunder.

Itulah hal-hal yang bisa disampaikan menangani gangguan imunodefisiensi sekunder. Namun demikian, jika pembaca merasa belum cukup mendapatkan penjelasan, tidak ada salahnya mencari referensi lain sebagai acuan. Atau, lebih bagus langsung berkonsultasi dengan dokter terkait.

Akhir kata, yang perlu ditekankan adalah bahwa gangguan imunodefisiensi sekunder sebetulnya bisa dicegah. Lebih baik upayakan usaha pencegahan itu daripada mengalami gangguan tersebut. Namun demikian, jika ada yang sudah terkonfirmasi mengalami gangguan imunodefisiensi sekunder, segeralah pergi ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Read More