6 Cara Menurunkan Darah Tinggi secara Alami

Hipertensi atau tekanan darah tinggi menjadi penyebab utama munculnya penyakit seperti stroke dan penyakit jantung. Cara menurunkan darah tinggi ini tentu saja bisa dimulai dengan menjalani gaya hidup yang sehat.

Biasanya, orang yang mengidap hipertensi tidak menyadari hal itu karena tidak menunjukkan gejala. Namun, akan disadari ketika sudah menyebabkan adanya gangguan organ seperti penyakit jantung dan pembuluh darah.

Biasanya, hipertensi dan kolesterol yang didapat dari turunan cenderung tidak bisa dicegah atau dihilangkan sepenuhnya. Selain itu, usia, ras, dan jenis kelamin juga mempengaruhi seseorang mengalami hipertensi ini.

Namun, cara mencegah darah tinggi agar tidak muncul komplikasi keduanya adalah dengan menerapkan gaya hidup yang lebih sehat.

Cara Menurunkan Darah Tinggi

Selain mengkonsumsi obat hipertensi dari dokter, Anda juga bisa mengimbanginya dengan menerapkan gaya hidup sehat yang berkelanjutan agar hasilnya bisa maksimal.

Lalu, apa saja cara menurunkan tekanan darah tinggi yang bisa Anda lakukan? Simak tips berikut ini.

  1. Menghindari Makanan Pemicu Darah Tinggi dan Kolesterol

Cara menurunkan darah tinggi dan kolesterol bisa dengan menghindari berbagai makanan pemicu. Apa saja jenis makanan pemicu kolesterol ini?

  • Daging olahan yang menggunakan garam bernatrium tinggi sebagai bahan pengawetnya. Dua iris daging olahan ini mengandung sekitar 567-910 mg natrium. Daging olahan juga mengandung lemak jenuh yang tinggi dibanding daging merah segar. Mengkonsumsi daging olahan juga dapat meningkatkan risiko tingginya kolesterol jahat dalam tubuh.
  • Makanan cepat saji yang umumnya diolah dengan menggunakan minyak dan garam yang berlebihan. Hal ini berarti dalam makanan cepat saji terkandung natrium dan lemak trans yang sangat tinggi dan dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dan tensi darah. Kolesterol darah yang menumpuk, maka terbentuk plak dan menyumbat pembuluh darah yang meningkatkan tekanan darah dalam tubuh Anda.
  • Dessert seperti bolu dan jenis makanan penutup lainnya. Dalam produk dari olahan susu biasanya akan menumpuk lemak jenuh. Dessert ini biasanya menggunakan mentega dan krim kocok yang termasuk lemak jenuh. Bahkan pada ice cream juga mengandung lemak yang lebih banyak dibanding burger dalam satu porsi sajiannya. Dengan begitu, mengurangi konsumsi cake, dessert, cookies, dan sejenisnya adalah satu dari sekian cara menurunkan darah tinggi dan kolesterol.
  • Keju olahan. Selain menggunakan bahan utama dari susu, keju juga diolah dengan menggunakan bahan kimia berupa natrium fosfat sebanyak 377 natrium dalam 28 gram sajian keju olahan. Takaran ini bahkan seharusnya dihindari oleh penderita darah tinggi dan kolesterol dalam satu porsi makan.
  • Rutin Berolahraga

Selain menghindari makanan yang tidak sehat, cara menurunkan darah tinggi selanjutnya adalah dengan rutin berolahraga dan kegiatan fisik lainnya. Olahraga dapat melatih otot jantung menjadi lebih kuat sehingga mampu memompa darah lebih banyak tanpa memaksa kinerja otot jantung. Sehingga tekanan pada pembuluh darah pun jadi ikut menurun.

Selain itu, ketika berolahraga, tubuh akan menyingkirkan kolesterol jahat yang ada di dinding pembuluh darah menuju liver. Di liver, nantinya kolesterol jahat ini diubah menjadi zat yang dapat membantu proses pencernaan, lalu akan dikeluarkan dari dalam tubuh.

Sehingga Anda disarankan untuk berolahraga setidaknya 150 menit dalam seminggu dengan intensitas olahraga sedang. Jenis oalhraga sedang yang bisa dilakukan adalah berupa jogging, berjalan, naik tangga, bersepeda, hingga berenang. Anda juga bisa juga melakukan latihan aerobik dengan intensitas sedang juga bisa mencegah hipertensi stadium 1.

  • Menerapkan Diet DASH

Diet DASH adalah diet yang berfokus pada pengurangan gula, garam, dan lemak dan meningkatkan asupan harian buah, sayur, dan garam utuh. Dengan asumsi 2000 kalori per hari dari setiap makanan dalam program diet ini. Berupa:

  • 4-5 sajian sayuran yang mengandung lemak dan kalori rendah. Setiap sajiannya terdiri dari 170 gram sayuran mentah atau yang dimasak dan jus sayuran. Atau bisa juga dengan mengkonsumsi 340 gram sayur mentah dalam satu sajiannya.
  • 6-8 sajian biji-bijian utuh seperti roti gandum utuh, sereal gandum utuh, beras cokelat, atau oatmeal. Satu porsi biji-bijian juga berupa 170 gram oat, nasi yang sudah dimakas, atau pasta.
  • 4-5 sajian buah yang terdiri dari satu buah apel, jeruk ukuran sedang, atau bisa juga dengan 170 gram buah segar lainnya. Serta satu setengah cangkir atau 150 gram jus buah.
  • 5 sajian kacang dan polong-polongan per minggunya.
  • 1 cup yoghurt tanpa lemak setiap hari.

Anda bisa menikmati 5 porsi masing-masing makanan di atas dalam satu minggunya. Anda juga perlu mengurangi takaran makanan yang menyebabkan tingginya tekanan darah seperti, asupan garam, gula, lemak dan minyak, serta daging atau lemak.

  • Mengurangi Asupan Garam, Lemak Trans, dan Lemak Jenuh

Cara mengurangi darah tinggi bisa dilakukan dengan mengurangi asupan lemak dan garam. Garam yang dikonsumsi setiap harinya tidak boleh lebih dari 5 gram atau 1 sendok teh. Sedangkan asupan lemak jenuh dalam sehari tidak lebih dari 10% asupan kalori harian.

  • Tidak Mengkonsumsi Alkohol dan Tidak Merokok

Cara menurunkan darah tinggi juga dilakukan dengan berhenti atau tidak mengkonsumsi alkohol. Menurut hasil riset, alkohol rentan dengan kenaikan tekanan darah. Setelah minum minuman beralkohol, tekanan bahkan dapat melonjak drastis hanya dalam 2 jam setelahnya. Bahkan konsumsi alkohol terus menerus dalam waktu lama dapat menyebabkan hipertensi kronis.

Selain itu, Anda juga harus berhenti merokok jika menginginkan tekanan darah turun. Rokok bisa meningkatkan jumlah kolesterol dan lemak darah sehingga nantinya akan berkumpul di pembuluh darah. Nikotin dapat mempersempit pembuluh darah yang membuat detak jantung semakin cepat dan tekanan darah meningkat.

  • Jagalah Berat Badan Ideal

Obesitas meningkatkan risiko terkena hipertensi, stroke, dan penyakit jantung. Jumlah penurunan berat badan yang direkomendasikan adalah 10 persen dari total berat badan. Rumus mengetahui berat badan ideal adalah dengan mengukur indeks massa tubuh (IMT).

Cara menurunkan darah tinggi dan kolesterol jahat di atas memang tidak sepenuhnya dapat mengubah faktor bawaan, tetapi hal itu haruslah terus diterapkan agar mengurangi risiko komplikasi. Anda juga perlu secara rutin memeriksakan kesehatan diri ke dokter dnegan mengecek tekanan darah dan kolesterol secara berkala.

Read More

Mengenal Infeksi Virus Moluskum Kontagiosum pada Anak

Banyak orang yang belum mengetahui jenis virus moluskum kontagiosum. Apabila virus ini menginfeksi tubuh, maka ciri utama yang paling terlihat yaitu munculnya bintik, ruam, dan benjolan di lapisan kulit paling atas.

Seringkali penderita tidak sadar ketika terinfeksi, sebab tidak adanya rasa nyeri atau tanda lain selain penampakan yang mirip benjolan biasa bahkan adapula yang mengiranya menyerupai komedo whiteheads.

Jenis-jenis moluskum kontagiosum virus

MCV atau Moluskum Kontagiosum Virus dibagi menjadi 4 tipe diantaranya diantaranya MCV-1 yang sebanyak 98% menjangkit pada anak-anak, MCV-2 biasanya terjadi pada penderita HIV, serta MCV-3 dan MCV-4 yang utamanya ditemukan pada orang Asia dan Australia. Namun, virus ini biasanya menyerang penduduk negara tropis, sehingga tidak semua negara di kedua benua tersebut mempunyai potensi yang sama.

Diantara keempat tipe tersebut, anak-anak yang hidup di iklim tropis seperti indonesia mengalami prevalensi cukup besar.  

Kasus pada anak-anak

Menurut penelitian, pada tahun 2010 terdapat sekitar ratusan juta kasus moluskum kontagiosum di dunia. Paling banyak dialami oleh anak-anak umur 2-5 tahun (sumber lain menyebutkan virus tersebut menginfeksi anak 1-10 tahun), meskipun terdapat juga kasus pada orang dengan sistem imun rendah serta remaja dan orang dewasa yang melakukan hubungan sesksual secara aktif.

Pada anak, benjolan akibat virus ini muncul pada bagian wajah, leher, perut, ketiak, bibir, dan lidah. Namun, jarang terlihat pada telapak kaki dan telapak tangan. Jumlah benjolan tersebut mengelompok sekitar 20-30 buah.

Selain komedo whiteheads, benjolan ini juga sering menyerupai syringoma (tumor jinak berbentuk benjolan kecil) dan kutil.

Cara penyebarannya

Virus ini menyebar dengan mudah, yakni apabila kulit sehat menyentuh benjolan moluskum kontagiosum tersebut. Anak-anak karena masih memiliki kesadaran rendah, memungkinkan menggaruk atau bahkan menyentuh kulit teman-temannya dengan mudah ketika bermain. Oleh karena itu, penyebarannya bisa terjadi dengan cepat.

Solusinya, orang tua sebaiknya melapisi area kulit yang terinfeksi menggunakan kain dan memberikan pengertian kepada anak untuk tidak menyentuhnya, terlebih saat anak akan berangkat ke sekolah agar mengurangi penyebarannya.

Menjaga hygiene pada anak juga perlu dilakukan, beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan:

  • Anak mandi menggunakan shower atau pancuran
  • Jika terpaksa menggunakan bak mandi, maka sediakan bak mandi khusus untuk anak
  • Gunakan handuk yang berbeda dengan anggota keluarga lain, serta sediakan kain atau handuk kecil khusus untuk mengelap area yang terinfeksi
  • Cuci dan keringkan mainan yang digunakan di bak mandi
  • Jangan pernah menggunakan baju yang sama secara bergantian
  • Cuci tangan setelah menyentuh area benjolan moluskum kontagiosum di tubuh anak

Cara penyembuhannya

Pada dasarnya, moluskum kontagiosum bisa sembuh secara alami tanpa pengobatan. Orang tua bisa memilih untuk menunggu benjolan hilang dengan sendirinya apabila dirasa anak tidak merasa terganggu dan jumlahnya tidak begitu banyak. Memperkuat sistem imun merupakan cara yang bisa dilakukan apabila virus masih di tahap ringan.

Namun, jika virus membuat anak tidak nyaman, benjolan berada di area terbuka sehingga menimbulkan kemungkinan besar penularan, serta berpotensi anak dikucilkan di sekolah, maka sebaiknya dilakukan pengobatan aktif.

Ada banyak metode menggunakan obat-obatan, tentunya dengan anjuran dan resep dokter. Pengobatan disesuaikan dengan besar area ruam dan benjolan, lokasi di tubuh, serta kemungkinan penyebaran.

Jika anak Anda memiliki penyakit eczema, maka utamakan pengobatan eczema terlebih dahulu sebelum mennyembuhkan virus ini.

Menjaga pola hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang, serta menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat merupakan cara terbaik agar anak terhindar dari virus dan penyakit lain di lingkungan sekitarnya.

Read More

Cara Membuat Rambut Tebal dengan Mengurangi Kerontokan Rambut

Cegah penipisan rambut dengan mencoba bahan alami sebagai cara membuat rambut tebal

Memiliki rambut yang tebal tentunya menjadi idaman semua orang. Rambut tebal melambangkan kondisi rambut yang sehat dan menarik. Salah satu cara membuat rambut tebal adalah dengan melakukan upaya mengurangi kerontokan rambut.

Rambut yang rontok lama-kelamaan berpengaruh pada ketebalan rambut. Oleh sebab itu, mengurangi kerontokan bisa menjadi cara yang efektif untuk mendapatkan kondisi rambut yang tebal. 

Mengatasi kerontokan rambut untuk menjaga ketebalan rambut

Anda bisa mendapatkan kondisi rambut yang lebih tebal apabila Anda mampu mengatasi kerontokan rambut. Ada beberapa cara membuat rambut tebal dengan mengurangi rambut rontok yang bisa Anda lakukan, yaitu: 

  • Diet sehat

Percaya atau tidak, makanan yang Anda konsumsi sedikit banyak berpengaruh pada kesehatan rambut. Pastikan untuk mengonsumsi lebih banyak makanan sehat dengan nutrisi seperti vitamin C, vitamin B, dan vitamin E.

Jangan lupa, selama melakukan diet, Anda juga perlu mengonsumsi lebih banyak air. Asupan mineral berpengaruh pada kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk kesehatan rambut. 

  • Mengelola stres

Anda pasti sering mendengar masalah rambut rontok yang disebabkan oleh stres. Stres memang memiliki dampak pada kondisi kerontokan rambut  dan menghambat Anda untuk memiliki rambut tebal.

Oleh karena itu, upayakan untuk bisa mengelola stres dengan baik. Anda bisa mengatasi stres dengan berbagai teknik, seperti membaca, terapi melalui musik, meditasi, berolahraga, dan lain sebagainya. 

  • Menggunakan produk anti kerontokan

Memakai produk perawatan rambut dengan efek anti rontok juga bisa menjadi solusi yang tepat bila Anda ingin meningkatkan ketebalan rambut. Produk-produk ini berperan dalam menjaga kekuatan serta elastisitas rambut, sehingga rambut tidak mudah patah dan rontok.

Produk-produk untuk melawan kerontokan rambut tersedia dalam berbagai jenis, mulai dari minyak rambut, krim untuk kulit kepala, shampo, dan lain sebagainya. Gunakanlah produk yang paling sesuai dengan jenis rambut Anda. 

  • Terapi laser

Apabila kondisi kerontokan yang Anda alami cukup parah, Anda mungkin bisa menjalani perawatan berupa terapi laser. Terapi ini menggunakan alat berupa laser untuk menstimulasi pertumbuhan rambut, sehingga cocok dijadikan sebagai salah satu cara membuat rambut tebal. 

Terapi laser tidak harus dilakukan oleh dokter di rumah sakit. Ada banyak alat-alat khusus yang memiliki fungsi sebagai laser rambut. Alat-alat tersebut biasanya disajikan dalam bentuk sisir, brush, dan lain sebagainya. 

Mengubah gaya hidup untuk menghindari kerontokan rambut

Gaya hidup yang Anda jalani mampu memberikan dampak positif maupun negatif pada kondisi kesehatan rambut Anda. Mengubah gaya hidup juga bisa menjadi salah satu cara membuat rambut tebal. 

Anda bisa mencoba mengubah gaya hidup di rumah dengan: 

  • Suplemen zat besi dan zinc

Zat besi dan zinc merupakan salah satu kandungan yang dipercaya mampu menjaga kesehatan rambut, mengurangi rambut rontok dan berkontribusi dalam menjaga rambut tetap tebal. Anda bisa mendapatkannya melalui suplemen yang diresepkan oleh dokter.

  • Mengurangi kebiasaan styling 

Styling rambut adalah salah satu kebiasaan yang membuat rambut menjadi sangat tidak sehat. Hal ini dapat berdampak pada kerontokan dan ketebalan rambut. Cobalah untuk mengurangi menggunakan alat styling rambut seperti catokan, pengeriting rambut, dan lain sebagainya.  

Gaya hidup yang sehat bisa membantu untuk meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk kesehatan rambut. Apabila dilakukan dengan tepat, perubahan gaya hidup bisa menjadi salah satu cara membuat rambut tebal tanpa harus menggunakan produk berbahan kimia tertentu.

Read More

Begini Trik Agar Manicure dan Pedicure bertahan Lama

Perawatan untuk kecantikan, khususnya bagi perempuan kurang lengkap dilakukan jika tanpa melakukan manicure dan pedicure. Dua jenis perawatan yang diperuntukkan bagi kuku tangan dan kaki agar kesehatan tetap terjaga dan semakin tampil menawan atau lebih cantik ketimbang sebelumnya, di samping banyak manfaat yang didapat dari perawatan ini.

Terdapat berbagai macam cara yang bisa dipilih untuk melakukan kedua perawatan ini, seseorang yang ingin melakukannya tinggal memilih jenis mana yang ingin dilakukan. Perlu diketahui bahwa perawatan ini dapat bertahan lama meskipun seseorang jarang melakukannya. Namun, untuk mendapatkannya diperlukan beberapa trik khusus.

Trik Manicure dan Pedicure Tahan Lama

  1. Merawat Kutikula

Kesalahan yang paling sering dilakukan seseorang ketika akan melakukan perawatan untuk kuku tangan dan kaki ini adalah menghilangkan kutikula. Padahal, fungsi dari kutikula adalah sebagai penghalang yang berfungsi melindungi kulit dari infeksi.

  • Perthatikan Bagian Bawah Kuku

Ketika melakukan kedua perawatan ini jangan hanya terpaku pada bagian yang terlihat, perhatikan juga bagian bawah kuku. Bagian bawah kuku ini perlu dipastikan selalu dalam keadaan bersih, tujuannya adalah agar bakteri tidak muncul dan terbentuk di bagian tersebut.

  • Lembapkan

Gunakan minyak kutikula secara rutin agar membuat kuku tangan dan kaki tetap berada dalam keadaan yang lembap dan lembut. Manfaat lain dari minyak kutikula juga bisa dimanfaatkan untuk mencegah kerusakan pada cat kuku yang sebelumnya digunakan.

  • Gunakan Lapisan Dasar

Tujuan digunakannya lapisan dasar ketika melakukan perawatan ini adalah membantu mencegah kuku terkena noda. Cara melakukannya juga sangat mudah, hanya perlu mengaplikasikan satu lapisan dan tunggu setidaknya selama satu menit sebelum menggunakan warna lain.

  • Lapisi Bagian Atas

Lapisan atas mampu digunakan untuk menyegel warna dan membuat perawatan semakin terlihat lebih bersinar dan berkilau. Namun, perlu diingat bahwa sebelum melapisi warna cat kuku, usahakan agar menunggu selama satu menit.

  • Hindari Panas

Sangat disarankan untuk menghindari hal-hal yang panas, seperti hair dryer atau oven setelah selesai melakukan perawatan. Perlu diketahui bahwa cat kuku membutuhkan waktu setidaknya selama 12 jam untuk memastikannya benar-benar kering.

  • Jauhi Wewangian

Wewangian daam bentuk apa saja, misal itu lotion atau produk yang mengandung wewangian sintetis bisa membuat cat kuku retak. Seseorang perlu memastikan produk yang tidak mengandung wewangian untuk menjaga perawatan yang dilakukan bertahan lama.

  • Jangka Waktu Pendek

Sangat diperlukan kehati-hatian dalam melakukan perawatan jenis gel, seseorang paling lama hanya diperblehkan menggunakannya selama dua minggu. Lebih dari waktu tersebut, lapisan kuku dan kutikula justru bisa menjadi rusak, serta meningkatkan risiko terkena infeksi.

Hal lain yang perlu diperhatikan bagi perempuan yang melakukan perawatan ini adalah mengantisipasi alergi pasca manicure yang mungkin muncul. Terdapat beberapa kasus yang menyebutkan bahwa beberapa perempuan mengalami alergi pasca perawatan.

Apabila merasakan panas disertai ruam merah atau gatal di sekitar kuku setela melakukan perawatan, jangan didiamkan. Bisa jadi keadaan yang muncul ini dikarenakan adanya alergi terpaan dari beberapa bahan kimia yang dipakai saat perawatan.

Menjaga kondisi kuku setelah perawatan sangat penting, akan tetapi lebih penting untuk menjaga kesehatan dari kuku tersebut. Sangat perlu untuk menghindari keadaan yang buruk, jangan sampai membiarkan tanda-tanda tidak sehat yang dikirimkan kuku dan kuli di sekitarnya menjadi lebih parah, segera lakukan konsultasi ke dokter untuk segera mendapat perawatan.

Read More

Cari Tahu Penyebab Batuk yang Umum Terjadi

berbagai penyebab batuk yang umum terjadi

Batuk adalah reaksi refleks tubuh untuk membersihkan tenggorokan dari lendir atau substansi asing. Namun pada beberapa kasus, batuk mungkin bisa mengindikasi gejala penyakit medis lainnya. Terlebih, jika batuk terjadi selama lebih dari 3 pekan seperti batuk rejan yang masuk kategori batuk akut. Sebagian besar batuk akan mereda dengan sendirinya dalam hitungan hari atau minggu. 

Namun jika tetap ada hingga lebih 8 minggu, batuk tersebut sudah termasuk dalam kategori batuk kronis. Anda perlu tahu penyebab batuk tersebut dengan konsultasikan kepada dokter jika batuk berlangsung cukup lama dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Ada beberapa hal di bawah ini yang merupakan penyebab batuk yang paling umum terjadi. Mulai dari yang paling ringan dan bersifat sementara hingga yang permanen. Berikut penyebab batuk yang perlu Anda waspadai.

  1. Membersihkan tenggorokan

Cara termudah tubuh membersihkan tenggorokan dari lendir atau substansi asing seperti debu dan asap dengan batuk. Hal ini merupakan reaksi refleks untuk membuat seseorang bisa bernapas lebih lega. Batuk jenis ini hanya terjadi sekali saja, namun jika terus menerus terjadi, maka Anda perlu memerhatikan apa yang menjadi pemicunya, seperti kondisi sekitar, tempat kerja, dan lain-lain.

  1. Virus dan bakteri

Penyebab batuk yang paling umum adalah karena infeksi saluran pernapasan. Penyebabnya bisa karena virus atau bakteri dan berlangsung selama beberapa hari atau satu minggu. Bergantung pada pemicu, pengobatan bisa memerlukan antibiotik atau tidak. Misalnya infeksi bakteri seperti pneumonia dan batuk rejan juga bisa menyebabkan penderitanya terus menerus mengalami batuk.

  1. Asma

Penderita asma juga bisa mengalami batuk. Membedakannya dengan pemicu lain juga mudah karena biasanya disertai dengan wheezing atau bernapas dengan frekuensi tinggi yang disebut juga mengi. Orang yang menderita asma dalam jangka waktu panjang biasanya selalu membawa inhaler untuk meredakan asma ketika sewaktu-waktu terjadi.

  1. Merokok

Perokok aktif cenderung lebih sering batuk, bahkan ada yang disebut dengan smoker’s cough. Hal ini dapat terjadi sebagai reaksi terhadap zat berbahaya yang ada dalam rokok. Tidak hanya perokok aktif saja, perokok pasif hingga orang yang terpapar thirdhand smoke juga bisa batuk saat mengalami kontak.

  1. Reaksi konsumsi obat tertentu

Ada beberapa obat yang juga bisa menjadi penyebab batuk meskipun sangat jarang terjadi. Efek samping ini bisa muncul dari obat seperti ACE inhibitors yang digunakan untuk mengatasi tekanan darah tinggi dan masalah pada jantung. Biasanya yang terjadi adalah batuk kering. Selain itu, obat jenis lisinopril dan enalapril juga bisa menimbulkan efek samping seperti batuk. Ketika mengganti jenis obat yang dikonsumsi umumnya akan meredakan batuk yang terjadi.

  1. Terpapar iritan 

Beberapa orang juga bisa mengalami batuk ketika terpapar dengan iritan tertentu seperti obat nyamuk bakar. Saat menghirup obat nyamuk bakar semalaman dalam ruangan tanpa ventilasi udara bisa mengganggu pernapasan sehingga dapat menjadi penyebab batuk.

  1. GERD

GERD atau gastroesophageal reflux disease juga bisa menyebabkan batuk kronis. Ketika kambuh, artinya asam lambung atau isi perut naik kembali ke esofagus. Kondisi ini menjadi stimulus seseorang refleks mengalami batuk. Biasanya, GERD juga disertai sensasi panas di tenggorokan.

Read More

Sering Negative Thinking? Mungkin Ini Faktor Pemicunya

8 types of negative thinking that hold you back as a writer and ...

Biasanya orang yang sedang banyak pikiran akan mengalami negative thinking. Namun hati-hati, jika negative thinking dibiarkan terlalu lama, itu bisa membuat Anda rentan mengalami gangguan mental. Pikiran negatif atau negative thinking yang tidak dikelola dengan baik juga dapat memicu gangguan mental. 

Pola pikir dan bagaimana cara kita menyikapi suatu peristiwa dapat membentuk kesehatan psikologis kita. Terlalu sering negatif thinking, mengkritisi diri, membatasi diri dapat merusak citra diri, sehingga tidak bisa menikmati hidup. 

Dari Mana Datangnya Negatif Thinking? 

  • Pengaruh Lingkungan

Kecenderungan berpikiran negatif tentang diri sendiri ataupun hal di sekitarnya merupakan bahasa yang dipelajari dari lingkungan terdekat. Artinya, jika seseorang tumbuh dalam lingkungan yang mudah untuk mengkritik atau merendahkan orang lain, maka ia cenderung akan melihat hal di sekitarnya dengan cara yang demikian. Hal ini membuat seseorang jadi cenderung merespons negatif secara otomatis, termasuk memandang negatif kepada diri sendiri.

  • Kecenderungan Biologis

Manusia memang secara biologis cenderung lebih mudah menyimpan ingatan negatif dibandingkan ingatan positif. Untuk dapat mempertahankan diri, otak menjadi peka untuk menangkap ancaman yang datang kepada diri. Pikiran negatif adalah bagian dari mekanisme pertahanan diri dari ancaman tersebut.

  • Pelampiasan Emosi 

Seseorang tentu tidak dapat mengontrol sesuatu di luar diri kita. Sebaliknya, kita lebih punya kuasa terhadap diri kita sendiri. Hal inilah yang menjadikan diri kita sebagai objek yang paling mungkin untuk disalahkan atas ketidaknyamanan yang dirasakan. Inilah yang membuat kita sering berpikir negatif tentang diri sendiri maupun orang lain.

Pikiran negatif merupakan sinyal agar kita mulai menyadari kondisi diri, sehingga kita dapat mengevaluasi diri sendiri. Jika pikiran negatif dimaknai dengan baik dan dikendalikan ke dalam porsi yang cukup, pikiran ini sebenarnya akan membantu kita untuk meningkatkan diri ke arah yang lebih baik. 

  • Terlalu Fokus Pada Pengalaman Buruk

Anda selalu fokus pada kesalahan seseorang dan saat-saat dia pernah mengecewakan Anda ketimbang menghargai atau mengapresiasi hal-hal positif yang dia lakukan pada Anda. Di sisi lain, karena  Anda terlalu mencintai seseorang, Anda lebih memilih untuk mengabaikan sikap kasar dia terhadapmu dengan harapan dia pasti akan berubah.

Solusi dari permasalahan ini adalah mintalah pendapat dari orang lain atau para ahli untuk menyadarkan Anda dari pikiran delusional ini. Jangan lupakan aspek positif jika Anda terlalu fokus ke perasaan negative thinking Anda. Pertimbangkan kedua aspek dengan seimbang. Praktikkan self-love dengan melakukan hal-hal yang bisa membantumu berpikiran positif.

Berhentilah Negative Thinking dan Mulailah Berpikir Positif

  • Berhenti Berpikir Berlebihan

Untuk mencegah negative thinking menjadi sumber stres, Anda harus berani menghadapinya dari awal. Pikiran yang berlebihan ini biasanya akan berujung pada banyak hal tak keruan. Inilah sumber negative thinking paling awal.

  •  Menceritakan dengan Orang Terdekat

Jika rasanya sulit untuk bicara dengan diri sendiri, coba luapkan perasaan pada orang terdekat. Selain bisa melegakan hati, menceritakan masalah dengan orang yang dipercaya juga bisa menambah kepercayaan diri serta membantu masalah supaya cepat selesai. Hanya beberapa menit berekspresi dapat membantu Anda mencapai solusi yang benar-benar dapat membantu Anda keluar dari masalah yang sedang dihadapi. 

  • Coba Memikirkan Tentang Semua Kemungkinan yang Bisa Terjadi 

Dibandingkan harus berpikir hal-hal yang negatif, tidak ada salahnya untuk mencoba berpikir berbagai kemungkinan yang dapat terjadi. Misalnya ubah mindset Anda tentang “Kenapa saya gendut sekali ya” dengan “Saya pasti bisa menurunkan beberapa kilogram berat badan”. Setelah itu, coba untuk konsisten melakukan kegiatan positif demi mengejar impian tersebut.

***

Negative thinking biasanya datang dari kebiasaan dan untuk menghilangkannya butuh waktu.  Untuk mengatasi kebiasaan negatif thinking, mulailah dengan mengenali kapan kebiasaan ini muncul. Misalnya, perhatikan cara Anda memandang sebuah peristiwa dan bagaimana bereaksi terhadap berbagai masalah.

Read More

Claustrophobia Hadirkan Gejala-gejala Tak Menyenangkan Ini

Banyak jenis ketakutan tidak mendasar yang bisa dialami seseorang sepanjang hidupnya. Ketakutan-ketakutan tak beralasan tersebut sebenarnya merupakan masalah mental yang terbentuk karena ada pemicu di masa lalu. Dari sekian banyak jenis ketakutan tidak mendasar, claustrophobia menjadi salah satu jenis ketakutan tak mendasar yang cukup merugikan bagi para penderitanya.

Claustrophobia merupakan suatu situasi ketika seseorang memiliki ketakutan berlebihan ketika berada di dalam ruangan sempit. Di mana definisi ruangan sempit bagi penderita claustrophobia pun sangat sulit diukur karena sangat bergantung persepsi tiap-tiap penderitanya. Dengan ketakutan tak mendasar terhadap ruang sempit ini, para penderita claustrophobia pun memiliki keterbatasan aktivitas karena banyak memilih untuk tidak menaiki transportasi umum yang cenderung sempit, seperti pesawat, bus, ataupun kereta api. Bahkan untuk masuk ke elevator atau lift, para penderita claustrophobia akan berpikir ratusan kali.

Keengganan untuk masuk ke sesuatu yang sempit tersebut dikarenakan akan ada gejala tak mengenakkan yang hadir jika mereka memaksa masuk ke ruangan yang dianggap sempit. Berikut ini adalah beberapa gejala tak menyenangkan yang kerap dialami orang-orang yang menderita claustrophobia ketika terpaksa masuk ke ruangan yang dinilai sempit oleh persepsi mereka.

  1. Gemetar Hebat

Gemetar hebat biasa dialami oleh siapapun ketika berada dalam kondisi yang menegangkan. Bagi kaum yang menderita claustrophobia, masuk ke dalam kendaraan ataupun elevator jelas merupakan sesuatu yang sangat menegangkan dan memicu gemetar hebat. Tentunya rasa gemetar ini akan membuat orang-orang di sekelilingnya merasa heran dan memicu rasa tidak percaya diri bagi penderita claustrophobia.

  • Disorientasi Mendadak

Penderita claustrophobia akan mendadak tidak bisa berpikir jernih ketika berada di ruangan yang dianggap sempit. Kondisi tersebut memicu disorientasi terhadap apa yang mesti dilakukan oleh sang penderita. Karena disorierntasi atau kebingungan tersebut, penderita claustrophobia bisa saja tiba-tiba berteriak ataupun melakukan sesuatu yang justru bisa mencelakakan dirinya sendiri hingga orang-orang di sekitarnya.

  • Berkeringat Dingin

Ruangan sempit akan membuat penderita claustrophobia mudah sekali berkeringat. Keringat yang dialami penderita bisa jadi sangat deras dan menyerupai keringat dingin yang umum dialami oleh orang-orang yang sedang dilanda ketakutan. Tentunya berkeringat dingin secara deras bisa mengganggu penampilan dari penderita claustrophobia. Bayangkan ketika sebenarnya penderita sedang hendak menemui klien penting untuk usahanya, namun tiba-tiba ia menjadi berkeringat dingin dan membanjiri bajunya ketika terpaksa menaiki lift untuk menemui klien tersebut.

  • Sesak Napas

Karena tidak mampu mengatur rasa ketakutannya dalam ruangan sempit, kepanikan akan timbul bagi penderita claustrophobia. Kepanikan sebenarnya merupakan hal wajar. Namun jika sudah berlebihan, kepanikan terhadap kondisi ruangan yang sempit bisa memicu sesak napas bagi penderita claustrophobia!

  • Mual

Anda yang menderita claustrophobia umumnya akan mengalami gejala mual-mual setiap memasuki ruangan yang dianggap sempit. Untungnya, gejala mual yang dialami biasanya tidak berujung pada kondisi muntah-muntah.

  • Jantung Berdebar Kencang

Kepanikan yang melanda penderita claustrophobia jelas tidak berujung baik pada kesehatan. Apalagi kerap ditemukan kondisi saat penderita ketakutan ruang sempit ini mengalami nyeri dada hebat akibat jantung berdebar kencang ketika berada di ruangan sempit. Jika sudah demikian, memutuskan untuk segera keluar dari ruangan merupakan jalan terbaik untuk menghindari masalah jantung dadakan yang bisa saja timbul.

  • Pingsan

Sampai pada tahap ekstrem, orang-orang yang menderita claustrophobia tidak mampu lagi mengendalikan kesadarannya selama berada di ruangan sempit. Ia pun sangat mungkin mengalami pingsan ketika merasa terjebak dalam ruangan yang dinilai sempit tersebut.

***

Hidup dengan risiko berbagai gejala tidak menyenangkan di atas tentunya bukan hal yang baik. Segera melakukan penanganan terkait claustrophobia yang diidap ke tenaga ahli baiknya dilakukan guna bisa membuat hidup penderita kembali normal.

Read More

6 Penyebab Wajah Gatal dan Cara Mengatasinya

Memiliki kulit wajah yang bersih, sehat, dan cerah tentu adalah impian para wanita. Namun, ada saja faktor yang menghalangi tercapainya hal itu, yaitu wajah gatal hingga mengelupas. Kondisi ini kerap kali membuat tidak nyaman dan tangan tidak tahan untuk segera menggaruknya. Alhasil, kulit wajah jadi merah dan mengelupas. Sebenarnya, apa sih yang menyebabkan wajah gatal? Perawatan apa yang harus dilakukan agar wajah gatal ini tidak terjadi lagi? Yuk, simak di sini penjelasannya!

  • Kulit kering (dry skin).

Perempuan yang memiliki kulit kering cenderung sering merasa gatal di area wajahnya. Penyebab kulit kering sendiri bisa berbagai faktor, seperti sering mencuci wajah, terpapar bahan kimia, dan kelembaban udara yang rendah.

American Academy of Dermatology merekomendasikan cara mengatasi wajah gatal karena kulit kering sebagai berikut.

  • Gunakan air hangat untuk membersihkan wajah.
  • Pilih pembersih bebas alkohol.
  • Bersihkan wajah cukup dua kali sehari pada pagi dan malam hari sebelum tidur.
  • Oleskan pelembap setelah membersikan wajah untuk mengunci kelembapan.
  • Oleskan lip balm dengan petrolatum jika bibir pecah-pecah.
  • Pakai syal untuk melindungi wajah dari paparan suhu dingin.
  • Gigitan serangga.

Bisa saja wajah gatal Anda karena digigit nyamuk, semut, serangga, dan sejenisnya. Rasa gatal ini biasanya cepat hilang. Hanya saja, gigitan serangga tertentu, seperti kutu atau tungau dapat menyebabkan gatal yang berkepanjangan. Anda bisa membersihkan area yang gatal dengan sabun dan air, mengompres dengan es atau air dingin, dan minum obat pereda nyeri atau antihistamin jika diperlukan.

  • Kondisi kulit tertentu.

Kondisi kulit tertentu juga dapat menyebabkan wajah gatal dalam waktu lama. Beberapa masalah kulit yang bisa menimbulkan rasa gatal, meliputi:

  • Cacar air, yang disebabkan oleh virus menular.
  • Folliculitis, yaitu peradangan pada folikel rambut di kulit.
  • Eksim, yaitu kulit gatal, merah, pecah-pecah, dan meradang.
  • Gatal-gatal akibat reaksi alergi, sehingga menyebabkan bengkak pada kulit.
  • Psoriasis, yaitu penyakit kulit kronis dengan timbulnya bercak merah dan bersisik pada kulit.
  • Dermatitis sebhorreik, adalah gangguan pada kulit kepala.
  • Kurap, disebabkan infeksi jamur pada kulit.
  • Herpes zoster, yaitu infeksi virus yang menyebabkan ruam.

Jika wajah gatal Anda disebabkan oleh kondisi kulit seperti ini, maka segeralah konsultasi dengan dokter kulit. Dokter akan memberikan pengobatan yang sesuai dengan masalah kulit Anda, seperti lotion, obat topikal, dan antihistamin.

  • Kanker kulit.

Sebagian besar, tanda orang mengalami kanker kulit atau melanoma adalah muncul bintik, bercak, atau perubahan pada kulit mereka. Tidak jarang, bercak itu yang membuat wajah gatal-gatal.

Anda harus segera menemui dokter kulit agar lebih memastikan kondisi dari kulit dan penyebab wajah gatal. Jika Anda menderita kanker kulit, dokter melakukan pengobatan yang tepat untuk menghilangkan rasa gatal tersebut.

  • Reaksi alergi.

Kulit bisa menimbulkan reaksi alergi terhadap banyak zat, termasuk kulit wajah. Salah satu zat yang menyebabkan alergi adalah nikel. Senyawa ini banyak ditemukan dalam produk yang dekat dengan Anda, salah satunya bingkai kacamata, sehingga bisa menyebabkan wajah gatal.

Jika Anda mengalami reaksi alergi, kemungkinan besar Anda akan mengalami ruam dan rasa gatal yang hebat. Anda harus mencari tahu apa yang menyebabkan alergi muncul, sehingga Anda lebih berhati-hati lagi terhadap barang atau sesuatu penyebab rasa gatal. Dokter kulit mungkin akan meresepkan Anda obat krim atau salap steroid.

  • Usia lebih dari 65 tahun.

Meskipun tidak semuanya mengalami hal ini, tapi usia terkadang juga menjadi penyebab wajah gatal. Seiring bertambahnya usia, kondisi kulit pun juga ikut berubah. Kulit pada usia 65 tahun ke atas jadi lebih tipis dan kelembapannya pun menurun. Akibatnya, kulit jadi kering dan terasa gatal.

Anda dapat menggunakan pelembab wajah agar kulit tidak kering. Selain itu, perbanyak konsumsi buah-buahan, sayur-sayuran, dan cukup minum air putih, agar kulit terhidrasi dengan baik. Bila perlu, temui dokter kulit Anda untuk menemukan penyebab dari wajah gatal yang sedang dialami dan mendapatkan penanganan yang tepat. Jadi, jangan biarkan rasa gatal semakin parah dan merusak kesehatan kulit wajah Anda, ya!

Read More

Manfaat Kulit Pohon Bunga Cempaka Putih

Ada manfaat bunga cempaka putih di samping mitosnya

Pohon bunga cempaka putih adalah salah satu dari 200 jenis pohon magnolia. Selain bunganya yang indah, pohon cempaka memiliki manfaat kesehatan, terutama pada bagian kulit pohonnya. Selama ribuan tahun kulit pohon cempaka digunakan untuk suplemen obat tradisional Cina. Meskipun penggunaan kulit pohon bunga cempaka putih merupakan hal yang biasa di pengobatan tradisional Cina, Anda mungkin penasaran apa kata dunia ilmiah dan penelitian mengenai kulit pohon ini. Artikel ini akan membahasnya dengan lebih mendalam. 

Umumnya, kulit pohon bunga cempaka putih dilepaskan dari batang dan ranting pohon untuk dijadikan suplemen. Terkadang, daun dan bunga cempaka putih juga digunakan dengan tujuan serupa. Kulit pohon mengandung 2 jenis neolignan (yaitu magnolol dan honokiol) yang dipercaya memiliki kemampuan pengobatan. Neolignan adalah sejenis zat gizi mikro polyphenol yang ditemukan di tanaman. Polyphenol sangat dihargai karena kadar antioksidannya dan dipercaya memberikan banyak manfaat kesehatan. Kulit pohon bunga cempaka putih sering digunakan sebagai bentuk pengobatan tradisional untuk merawat asma, kecemasan, depresi, gangguan pencernaan, dan peradangan. 

Potensi manfaat kulit pohon cempaka

Selain mengandung neolignan, ada lebih dari 200 senyawa kimia yang terkandung di dalam pohon bunga cempaka putih. Senyawa-senyawa ini, termasuk magnolol dan honokiol, telah dipelajari secara ekstensif karena manfaat anti-peradangan, anti-kanker, anti-bakteri, dan antioksidannya. Beberapa potensi manfaat kulit pohon bunga cempaka putih adalah:

  • Melindungi tubuh dari efek stres oksidatif dan peradangan

Stres oksidatif dan peradangan adalah salah satu penyebab kondisi-kondisi kesehatan kronis seperti diabetes, kanker, penyakit jantung, dan penyakit degeneratif saraf seperti Alzheimer. Stress oksidatif juga memiliki peran terhadap perubahan-perubahan pada tubuh dan pikiran yang terjadi saat seseorang bertambah tua. Polyphenol, yang banyak ditemukan di kulit pohon cempaka, dianggap dapat dijadikan sebagai terapi khusus untuk melawan efek samping dari stres oksidatif dan peradangan. 

Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada tikus, beberapa ilmuwan percaya bahwa honokiol dapat membantu melawan penuaan dengan cara meningkatkan enzim antioksidan dan mengurangi kadar metana aldehyde dikarboksilat. Pada penelitian, perubahan kadar metana aldehyde dikarboksilat sering dianggap sebagai tanda-tanda aktivitas antioksidan. 

Sementara itu, penelitian pada honokiol telah menemukan bahwa zat ini dapat mengurangi peradangan pada otak dan sumsum tulang belakang, karena kemampuannya dalam melewati pembatas otak-darah. Hal ini membuat kulit pohon cempaka berpotensi sebagai agen terapi penyakit degeneratif saraf seperti Alzheimer. Selain itu, stres oksidatif juga dipercaya menyebabkan diabetes dan komplikasi yang berhubungan dengannya. Pada sebuah ulasan tahun 2016, kulit pohon cempaka dianggap dapat meningkatkan kadar gula darah dan meringankan komplikasi diabetes pada hewan. Tentunya, penelitian tambahan pada manusia masih tetap dibutuhkan. 

  • Meringankan gejala stres dan kecemasan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, ekstrak kulit pohon cempaka memiliki efek perlindungan terhadap banyak kondisi saraf. Tidak hanya untuk penyakit degeneratif saraf seperti Alzheimer saja, tetapi juga kondisi gangguan mental seperti stres, kecemasan, gangguan suasana hati, dan depresi. Sebuah studi pada hewan pengerat menunjukkan bahwa campuran honokiol dan magnolol menyebabkan efek seperti antidepresan, seperti kenaikan kadar serotonin di otak dan berkurangnya kadar kortikosteron di darah. Serotonin dan kortikosteron masing-masing memainkan peran dalam mengatur kecemasan, suasana hati, dan depresi. 

Penelitian kulit pohon bunga cempaka putih di atas kebanyakan dilakukan lewat studi hewan dan tes tabung laboratorium. Untuk benar-benar memastikan potensi manfaat bagi kesehatan manusia, penelitian lanjutan masih perlu banyak dilakukan.

Read More

Manfaat Saffron Berdasarkan Penelitian

Saffron adalah rempah dari bunga Crocus sativus, yang merupakan sepupu dari bunga lily. Saffron adalah rempah dengan aroma yang kuat dan warna yang khas dan banyak manfaat saffron bagi kesehatan. Bumbu ini juga kaya akan antioksidan, yang memiliki banyak manfaat kesehatan.

Untuk menghasilkan saffron, stigma (bagian dari bunga, yang menangkap serbuk sari) harus dipilih dengan teliti, dipotong dari gaya putih dan kemudian dengan hati-hati diletakkan di atas saringan dan di asap di atas panas untuk memperdalam rasa.

Selain menjadi bumbu yang paling mahal, terdapat banyak manfaat dari saffron, yang membuatnya lebih istimewa. Berikut manfaat yang bisa Anda dapatkan dari saffron:

  • Memberikan antioksidan

Saffron selalu dihubungkan dengan tingginya tingkat antioksidan spesifik yang dimiliki. 

Menurut studi, antioksidan aktif utama meliputi crocin, picrocrocin, dan safranal. Senyawa lain termasuk kaempferol dan crocetin. Antioksidan ini membantu melawan stres oksidatif dan radikal bebas dalam tubuh.

Karena stres oksidatif dan radikal bebas berperan dalam pengembangan berbagai kondisi kesehatan, termasuk kanker dan penyakit jantung, antioksidan seperti ini dapat membantu melindungi kesehatan Anda.

  • Mengurangi gejala PMS

Premenstrual syndrome (PMS) adalah istilah yang menggambarkan gejala fisik, emosi, dan psikologis yang terjadi sebelum dimulainya periode menstruasi.

Penelitian menunjukkan bahwa saffron dapat membantu mengobati gejala PMS. Mencium saffron selama 20 menit membantu Anda mengurangi gejala PMS seperti kecemasan dan menurunkan kadar hormon stres kortisol.

Saffron adalah bumbu kuat yang tinggi antioksidan. Hal ini telah dikaitkan dengan manfaat kesehatan, seperti peningkatan mood, libido, dan fungsi seksual, serta mengurangi gejala PMS dan peningkatan penurunan berat badan.

Saffron telah dikaitkan dengan beberapa manfaat kesehatan potensial lainnya, seperti peningkatan resiko penyakit jantung, kadar gula darah, penglihatan, dan memori.  Namun, studi lebih lanjut diperlukan untuk menarik kesimpulan yang lebih kuat mengenai manfaat-manfaat tersebut.

Read More